Apa itu UX Design? Mengapa Penting untuk Bisnis?

apa manfaat dari ux design

Apa manfaat dari UX design? Tentu kita dapat menemukan sejumlah manfaat yang dapat meningkatkan konversi bisnis sehingga sangat penting untuk memahami perannya. UX design menghadirkan kesan positif terhadap bisnis sehingga tujuan bisnis juga dapat tercapai.

Artikel di bawah ini dapat memberikan serangkaian penjelasan seputar UX design termasuk pengertian, prinsip-prinsip di dalamnya, dan manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari kehadirannya. Selanjutnya mari simak ulasan kami.

Pengertian UX Design

User Experience Design biasa kita kenal dengan sebutan UX design merupakan pendekatan dalam membangun serta merancang produk, layanan, atau suatu sistem yang bertujuan untuk memuaskan pengalaman interaksi mereka. Mengenai hal ini, tim desain ingin menghadirkan makna serta fungsi yang relevan dengan pelanggan mereka.

Proses dalam merancang UX design melibatkan serangkaian perencanaan matang dengan melakukan penelitian, analisis, prototyping, serta pengujian agar dapat menciptakan antarmuka yang efisien, mudah untuk digunakan, dan menarik tentunya. UX design sendiri dapat menarik perhatian pelanggan, meningkatkan kepuasan, dan membantu bisnis untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Prinsip-Prinsip Dasar UX Design

Dalam proses desain tentu tim membutuhkan sebuah pedoman yang berguna untuk membantu mengarahkan mereka dalam membangun serta merancang UX design. Pada dasarnya, prinsip-prinsip UX design merupakan panduan untuk membantu dalam proses desain agar tim dapat menciptakan pengalaman yang memiliki nilai bagi pengguna. Oleh sebab itu, pada sesi ini kami menjelaskan apa saja prinsip yang terdapat dalam UX design.

1. Kesederhanaan

Prinsip kesederhanaan ini sangat berguna untuk menyederhanakan kompleksitas sehingga dapat mengurangi kebingungan atau kesulitan yang dialami oleh pengguna ketika sedang berinteraksi dengan antarmuka. Prinsip ini mengedepankan kejelasan yang maksimal dan mudah serta dapat dimengerti oleh pengguna. Di samping itu, tujuan prinsip ini diterapkan agar tim bekerja secara lebih mudah.

2. Konsistensi

Prinsip yang berikutnya adalah mengenai konsistensi dalam menciptakan antarmuka baik dari segi visual, dan pengalaman pengguna secara menyeluruh. Konsistensi ini berkaitan dengan setiap elemen-elemen yang digunakan di semua produk agar tidak menimbulkan kesan yang tidak profesional serta inkonsisten. Dalam prinsip ini, setiap terminologi atau bahasa yang digunakan harus dimengerti oleh semua kalangan agar tidak menimbulkan kebingungan.

3. Kelengkapan Informasi

Kelengkapan informasi merujuk pada ketersediaan semua informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dalam sebuah antarmuka. Prinsip ini ingin memastikan bahwa setiap pengguna mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk membantu melakukan tugas atau hal penting lainnya. Selain lengkap dan jelas, informasi yang tersedia juga harus terstruktur dan terorganisasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kesulitan dalam antarmuka.

4. Keterjangkauan

Prinsip ini ingin memastikan setiap pengguna dapat mengakses segala informasi dengan baik dan tanpa hambatan. Agar tujuan ini berhasil sepenuhnya tentu saja harus dilakukan penelitian mendalam dan analisis terkait kebutuhan pengguna agar nantinya antarmuka menjadi nilai fungsi yang tinggi.

Baca Juga: Bootcamp UI/UX: Cara Kerja, Manfaat, dan Tipsnya

5. Desain Visual yang Menarik

Desain visual yang estetis tentu harus selaras dan seimbang dengan fungsionalitasnya agar dapat memperkuat informasi dan menimbulkan kesan positif serta profesional. Prinsip ini bertujuan untuk menarik minat dan perhatian pengguna sehingga mereka termotivasi untuk menjelajahi lebih jauh lagi.

6. Keterlibatan Pengguna

Prinsip ini sangat memiliki kaitan erat dengan tujuan untuk memberikan sepenuhnya apa yang dibutuhkan oleh pengguna sehingga mereka mendapat nilai manfaat dari antarmuka. Selain itu, pengguna dapat termotivasi lebih jauh lagi untuk berinteraksi dan mereka dapat terlibat secara emosi.

7. Kecepatan

Prinsip berikutnya mengacu pada memaksimalkan kinerja antarmuka sehingga dapat memberikan akses yang cepat kepada pengguna. Di sisi lain, pengguna dapat berinteraksi dengan cepat dan tanpa hambatan. Tujuan dari prinsip ini dapat tercapai dengan memanfaatkan waktu loading yang ada dalam antarmuka. Selain itu, penyusunan tata letak yang optimal dapat membantu untuk meningkatkan kecepatan antarmuka.

banner

Manfaat UX Design Untuk Bisnis

Menerapkan UX design yang maksimal tentu dapat memperkuat hubungan antara pengguna dengan sebuah merek. Mereka yang mendapat nilai manfaat jelas dapat memberikan komentar positif yang berguna juga untuk mengembangkan produk atau layanan untuk jangka panjang. Berikut ini kami memberikan penjelasan mengenai manfaat dari UX design untuk bisnis.

1. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan tentu saja menjadi fokus utama dari merek dan merupakan salah satu indikator untuk kesuksesan dalam bisnis. Oleh sebab itu, kepuasan pelanggan adalah hal yang prioritas dan perusahaan ingin mempertahankannya agar dapat menjaga rasa loyal tetap ada. Dalam merancang UX design, banyak sekali hal yang dipertimbangkan oleh perusahaan demi menciptakan sebuah utilitas yang tinggi kepada pelanggan. 

2. Meningkatkan Retensi Pelanggan

Selain meningkatkan kepuasan pelanggan, perusahaan juga berupaya untuk mempertahankan pelanggan mereka dengan memberikan apa yang dibutuhkan serta memberikan utilitas yang tinggi. UX design  sangat efektif untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan retensi dan mempertahankan pelanggan untuk jangka panjang sebab hanya dengan loyalitas bisnis dapat terus berjalan.

3. Meningkatkan Konversi dan Penjualan

UX design yang optimal mampu untuk meningkat konversi dan penjualan. Hal tersebut karena utilitas yang ditawarkan dapat membantu pengguna dalam menemukan apa yang mereka cari. Selain itu, faktor lain seperti kepercayaan, komunikasi, penyediaan informasi, dan antarmuka yang mudah digunakan juga berguna dalam meningkatkan konversi.

Baca Juga: Tips Belajar UI/UX Design yang Harus Diketahui

4. Meningkatkan Reputasi Bisnis

Reputasi bisnis juga berkaitan erat dengan keberhasilan dan kesuksesan jangka panjang yang dipertahankan oleh perusahaan. Melalui UX design yang profesional, konsisten, serta maksimal perusahaan dapat meningkatkan reputasi mereka.

5. Memperkecil Risiko Kesalahan

Melalui penerapan prinsip-prinsip dasarnya dan semua dilakukan secara persisten, maka perusahaan dapat menghindari kesalahan yang mungkin terjadi. Di samping itu, pengguna juga menerima keuntungan dari upaya yang dilakukan oleh perusahaan. 

Kesimpulan

UX design merupakan pendekatan yang sangat penting untuk mengembangkan produk atau layanan. Prosesnya menciptakan dan perancangan dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ada.

Selain itu, bisnis dapat membangun website walau tidak memiliki tim UX design. Bagaimana caranya? Anda dapat menggunakan jasa web developer dari ToffeeDev yang secara profesional dapat merancang website sesuai dengan kebutuhan bisnis. Hubungi kami untuk konsultasi mengenai apa saja yang Anda butuhkan.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top