5 Perbedaan Cloud Computing dengan Web Hosting

5 Perbedaan Cloud Computing dengan Web Hosting

Dalam membuat sebuah website baru, ada banyak istilah yang biasa dipakai, seperti domain, subdomain, hingga cloud computing dan web hosting. Untuk domain sendiri mungkin sudah banyak diketahui, yakni alamat URL sebuah website, sedangkan subdomain adalah alamat unik yang menjadi bagian dari domain. Nah untuk perbedaan cloud computing dengan web hosting sendiri belum banyak dipahami.

Padahal, dua istilah ini cukup umum jika Anda memang menggeluti dunia website. Membahas soal dua istilah tersebut, ada perbedaan cloud computing dengan web hosting. Namun, sebelum membahasnya lebih lanjut, simak terlebih dahulu soal pengertian masing-masingnya berikut ini.

Pengertian Cloud Computing

Pengertian Cloud Computing

Cloud computing adalah metode atau layanan yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan file secara virtual. Karenanya, layanan atau metode ini dinamakan dengan komputasi awan. Dalam hal ini, ‘awan’ diibaratkan sebagai tempat virtual yang luas dan bisa menyimpan file digital apa saja asal terhubung dengan layanan internet.

Cloud computing saat ini begitu bermanfaat karena pengguna tidak perlu menyimpan file hingga software pada perangkat komputer atau ponsel. Dengan cloud, pengguna bisa menyimpan di penyimpanan virtual asal memiliki internet.

Penggunaan cloud computing sendiri mulai populer karena memiliki beberapa kelebihan, di antaranya biaya yang murah, cepat, efisien, dan aman. Karenanya, tidak heran kini banyak perusahaan lebih memilih cloud computing untuk menyimpan berbagai data atau menggunakan aplikasi tanpa harus menginstalnya.

Cloud computing bisa digunakan secara rahasia (private) dan juga umum (public). Public cloud bisa dipakai siapa saja, sedangkan private cloud hanya bisa dipakai orang-orang tertentu. Namun, bisa juga Anda menggabungkan keduanya untuk mendapatkan manfaat optimal.

Baca juga: Pengertian-Cloud-Computing

Pengertian Web Hosting

Setelah tahu soal cloud computing, Anda juga wajib tahu soal web hosting. Web hosting adalah layanan penyimpan data/file website yang bisa diakses oleh siapa saja. Web hosting ini digunakan untuk mengelola, mengamankan, dan juga menjalankan server website sehingga data, foto, dan file yang ada di website bisa dibuka oleh pengunjung. Untuk lebih jelasnya, berikut cara kerja web hosting sebagai bahan gambaran.

Saat membuat website, Anda akan mencari perusahaan hosting yang menyediakan server. Kemudian, web hosting akan menyimpan semua file dan database di server tersebut. Karenanya, penting bagi Anda dalam memilih layanan web hosting agar bisa digunakan secara efektif dan maksimal. Nantinya, semua file dalam website akan diawasi oleh web hosting, sehingga para pengunjung bisa menggunakannya dengan maksimal.

Perbedaan Cloud Computing dengan Web Hosting

Perbedaan Cloud Computing dengan Web Hosting

Perbedaan cloud computing dengan web hosting dilihat dari beberapa hal. Meski keduanya sama-sama dikenal sebagai layanan penyimpan data, ada beberapa perbedaan yang cukup kentara, di antaranya sebagai berikut:

1. Jenisnya

Salah satu perbedaan cloud computing dengan web hosting adalah jika dilihat dari jenisnya. Cloud computing memiliki tiga jenis yang paling umum, yakni Software as a Service (SaaS), platform, dan juga infrastruktur. Sedangkan untuk jenis web hosting sendiri ialah shared hosting/virtual hosting, dedicated hosting, akar server hosting, dan juga reseller.

2. Performa

Cloud computing tidak memiliki penyimpanan fisik karena semua file disimpan di internet. Karenanya, loading yang muncul pun tidak begitu menjadi masalah. Bahkan ketika ada masalah seperti itu, server cloud akan dipindahkan oleh sistem. Ini berbeda dengan web hosting yang memiliki kapasitas ruang penyimpanan maupun bandwidth terbatas, sehingga terkadang website butuh waktu cukup lama untuk terbuka.

3. Kontrol Data

Untuk cloud computing, Anda memiliki kuasa atau kontrol penuh pada server. Jadi, meski user lain sedang menggunakan, data website Anda akan dipindah ke server lain sehingga tetap bisa diakses. Ini berbeda dengan web hosting di mana Anda harus berbagi tempat dengan pengguna lain, sehingga Anda tidak bisa leluasa menggunakan server. 

4. Biaya

Faktor biaya tentu jadi salah satu pertimbangan saat membahas soal perbedaan cloud computing dengan web hosting. Untuk cloud hosting, Anda akan membayar layanan sesuai dengan apa yang Anda pakai. Tekniknya pun seperti tagihan listrik, di mana Anda hanya akan membayar sesuai dengan pemakaian dan server menjadi kendali penuh milik Anda. Ini berbeda jika dibandingkan dengan web hosting, di mana biaya yang dikeluarkan bisa lebih mahal jika Anda menyewa tipe dedicated.

Tipe ini adalah layanan yang memungkinkan Anda memegang kendali penuh pada server. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa pada web hosting, Anda akan berbagi dengan user lain. Jadi, jika Anda ingin menggunakan layanan dengan maksimal, Anda harus mengeluarkan dana lebih.

5. Keamanan

Nah, untuk segi keamanan, web hosting memiliki tingkat keamanan yang cukup baik. Pasalnya, terbatasnya penyimpanan membuat data yang diamankan menjadi lebih optimal. Ini berbeda dengan cloud computing yang menyimpan data secara virtual. Penyimpanan data secara virtual ini memungkinkan hacker atau peretas untuk mencuri data perusahaan. Sehingga, kini beberapa perusahaan pun cukup hati-hati saat akan menggunakan layanan tersebut.

Meski ada beberapa perbedaan cloud computing dengan web hosting, sebetulnya semua kembali ke kebutuhan masing-masing pihak. Jika Anda memang membutuhkan layanan dengan biaya terjangkau, cloud computing bisa jadi solusi. Namun, jika ingin yang lebih aman, web hosting bisa jadi pilihan. 

Jasa SEO

Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak soal pengembangan website, ToffeeDev menyediakan berbagai layanan seputar website. Anda bisa mendapatkan layanan web development yang tentu saja berkualitas. Untuk lebih jelasnya, segera hubungi tim ToffeeDev.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top