Google Ads vs SEO: Mana yang Harus Dilakukan Lebih Dahulu
Maret 27, 2019
Cara Meningkatkan CTR Google Ads
April 2, 2019
Show all

Code Playground, Apa itu?

Pada kali ini saya akan berkesempatan untuk membahas mengenai apa sih code playground itu?

Sebelumnya saya akan memperkenalkan diri. Nama saya Andre, saya adalah web developer dari Toffeedev.

Dan untuk review topik pagi ini, saya akan membahas tentang apa sih code playground itu?

Nah, disini khusunya untuk para web developer.

Jadi intinya code playground itu fungsinya untuk bereksperimen tentang projek yang mau kalian buat.

Misalkan kayak kalian untuk mengeksperimen dari segi warna background, atau kalian untuk mau buat button cuma dibentuknya seperti apa, gitu. Dan masih banyak lagi, itu sih tergantung kreatif dari masing-masing developer sendiri.

Disini untuk ekperimen dari bahasa pemrograman-nya itu biasanya yang paling sering digunakan yaitu ada html, css, maupun javascript.

Nah, ketiga bahasa pemrograman itu adalah salah satu intinya untuk berpeksperimen khusunya untuk para front-end.

Nah, di sini yang pertama yaitu ada kalian bisa coba yang namanya CodePen.io.

Untuk CodePen.io itu begitu kalian buka di webnya di situ kalian bisa bereksperimen. Ada 4 panel, yang pertama yaitu kota html-nya, kedua css-nya, yang ketiga yaitu ada javascript, dan lalu yang terakhir itu ada reviewnya.

Yang dimaksud dari review-nya itu, dari hasil yang udah kalian buat.

Nah, dari 4 panel itu jadi kalian bisa membuat masing-masing dari segi bahasa pemrogramannya.

Misalkan kalian mau buat button, jadi struktur html button–nya tinggal taruh aja di panel html-nya, lalu untuk bagian style link nya bisa taruh di style link css-nya maupun di scss.

Di situ kalian juga bisa ganti type format pemrogramannya itu.

Di situ selain itu ada javascript juga jadi kalian kalau misal ada kondisional dari elemen kalian yang mau buat disitu kalian juga bisa terapkan. Di sini ada yang namanya CodePen.

Yang kedua yaitu ada JS Bin. JS Bin itu lebih ke endbad code, kurang lebih sama fungsinya, kayak gitu. Jadi codeplayground gitu.

Yang ketiga disitu ada namanya CSS Deck. Nah, CSS Deck ini ya kurang lebih sama.

Di situ ada code playground juga jadi dia modenya sama, kurang lebih sama kayak CodePen cuma dia bisa berkolaborator dengan developer lain.

Jadi kalian tinggal misalkan ada trouble shooting atau ada yang eror gitu kan.

Jadi kalian bisa minta sharing. Tinggal di sharing aja linknya, link yang projek kalian buat lalu kalian bisa langsung collab sama web developer lainnya untuk menyelesaikan trouble shooting tersebut.

Yang terakhir yaitu ada yang namanya JSFiddle, JSFiddle.net.

Nah, JSFiddle.net ini kurang lebih sama banget ya sama CodePen. Disitu sama kayak 4 panel gitu modelnya, bentukannya.

Disitu kalian juga bisa eksperimen banget dan juga bisa keliatan lognya kalau kalian save gitu kan.

Kayak misalkan projek yang udah kalian buat lalu ada bugs sedikit atau nggak ada beberapa bugs yang belum ditemukan gitu, yang belum di soving.

Lalu kalian juga bisa langsung di yang saya sebelumnya saya sebutkan itu kayak trouble shooting mau ke web developer lainnya itu juga bisa.

Dan dari beberapa yang udah saya sebut, itu yang codeplayground-nya itu yang paling umumnya, yang paling sering dipake yaitu CodePen sama JSFiddle.

Nah, itu kedua tersebut disitu banyak kok kayak misalkan kalian mau nyari eksperimen-eksperimen, ingin ini ya kayak insipirasi lah, disitu banyak kayak user yang ngeshare –ngeshare yang elemen-elemen yang udah jadi gitu.

Jadi kalian bisa langsung cari contoh yang udah jadi.

Tinggal kalian cari aja misalkan kalian mau button yang berbentuk seperti apa atau dari segi warna maunya kayak gimana.

Di situ banyak, kok, ada beberapa contoh yang dari JSFiddle maupun CodePen.

Ok, segitu saja dari saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *