Cara Buat Toko Online
5 Cara Buat Toko Online dengan Facebook Fanpage
Juli 10, 2020
2 Pria Menyusun strategi digital marketing B2B
5 Strategi Digital Marketing B2B yang Efektif untuk Meningkatkan Konversi
Juli 21, 2020
Show all

Optimasi Website untuk Mendapatkan Zero-Click Dalam SEO

Zero-Clik Dalam SEO

Zero-Clik Dalam SEO

Dunia SEO terus mengalami pembaharuan. Tidak hanya algoritmanya saja, namun Google juga memperbaharui fitur yang ada di mesin telusurnya. Zero-click dalam SEO menjadi tren yang digadang-gadang akan mendatangkan traffic jauh lebih banyak dibanding dengan teknik SEO organik biasa. Zero-click SEO memungkinkan pengguna tidak perlu mengklik website untuk mencari website yang diinginkan. Tren SEO tersebut kemudian diimplementasikan oleh Google melalui fitur Featured Snippet. Featured Snippet adalah kotak spesial dengan format regular listing dimana kotak ini ditampilkan pada urutan paling awal. Melalui fitur tersebut, Google sebenarnya memberikan ranking #0 pada website. Dengan kata lain, website dengan zero-click SEO akan berada di atas website dengan ranking #1 secara SEO organik biasa. Hal ini tentunya menggiurkan bagi para pebisnis untuk menautkan website mereka pada kotak zero-click SEO. Jika Anda tertarik untuk mendapatkan akses zero-click SEO oleh Google, berikut kami berikan beberapa cara untuk mendapatkannya:

Perhatikan Struktur Konten 

Hal mendasar yang perlu Anda perhatikan adalah membangun struktur konten secara tepat dan konsisten. Misalnya seperti konsisten memberikan heading tag H2 dan H3 pada setiap konten yang Anda terbitkan. Selain itu, gunakan strategi struktur Question and Answer pada tiap heading H2 dan H3. Heading H2 digunakan sebagai kalimat pertanyaan, sedangkan H3 sebagai jawaban pertanyaan di bawah H2. Dengan demikian, ketika pengguna hendak mencari jawaban atas sebuah pertanyaan, keyword pengguna tersebut dapat secara spesifik langsung merujuk ke website Anda.

Jangan Terapkan pada Laman Produk

Mungkin pernah terlintas di benak Anda untuk mendapatkan zero-click SEO pada laman produk, sehingga meningkatkan traffic pada produk Anda. Sekilas ide tersebut terlihat brilian, namun faktanya tidak demikian. Sebesar apapun usaha Anda mendapatkan hal tersebut pada laman produk, nyatanya tidak satupun yang akan berhasil. Keyword difficulty yang menjadi kompetitor pada laman produk tergolong sangat tinggi sehingga sulit bagi Anda untuk mendapat ranking #0. Sebagai solusinya, Anda cukup menerapkan optimasi konten pada laman blog saja.

Selalu Perbaharui Laman Anda

Beberapa praktisi SEO menganjurkan untuk selalu memperbaharui konten yang sudah tidak relevan dengan keadaan sekarang. Hal ini disebabkan karena hampir sebagian besar konten yang mendapatkan cuplikan dari Google adalah konten-konten baru. Seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama, perbaharuilah laman konten Anda dengan menggunakan strategi struktur QnA. dengan demikian, Google akan lebih mudah mendeteksi cuplikan keyword yang relevan dari website Anda.

Teruslah Melakukan Riset

Sama seperti fitur lainnya, Google juga tidak mau memberikan penjelasan yang gamblang terkait fitur ini. Google hanya mengatakan bahwa konten dipilih secara otomatis dan ditentukan oleh sistem. Dengan kata lain, cara kerja zero-click SEO memang tidak rigid. Oleh sebab itu, saran terbaik adalah dengan terus melakukan riset mengenai cara seperti apa yang efektif untuk mendapatkan fitur tersebut. Anda dapat amati, meniru, dan memodifikasi dari situs-situs yang telah mendapatkan fitur ini.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa kunci kesuksesan zero-click dalam SEO adalah dengan terus melakukan optimasi konten website Anda. Jika Anda memerlukan jasa SEO untuk mengoptimasi website Anda, Toffeedev digital marketing agency menyediakan Jasa SEO berkualitas untuk bisnis Anda. Kami juga menyediakan  Jasa Pembuatan Website Perusahaan bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis Anda secara digital. 

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *