Tugas Marketing Executive
Tugas Marketing Executive & Kemampuan yang Harus Dimiliki
Juni 29, 2020
Google Trends Indonesia
Optimasi Google Trends Indonesia Untuk Digital Marketing
Juni 29, 2020
Show all

Pengertian dan Belajar Marketing Funnel 

Belajar Marketing Funnel

Belajar Marketing Funnel

Dunia marketing adalah dunia yang sangat luas dan dipenuhi berbagai macam teori serta analisa. Dengan kondisi seperti ini, maka perlu sekali belajar lebih dalam tentang beragam teori yang ada. Salah satunya adalah belajar marketing funnel. Apakah Anda tahu apa itu marketing funnel?

Sesuai namanya, marketing funnel adalah perjalanan dari konsumen terkait pemasaran produk dengan bentuk corong yang mengerucut. Mengapa mengerucut? Jika Anda membandingkan dengan customer journey, mungkin Anda berpikir bahwa marketing funnel itu sama saja. Namun sebenarnya ada perbedaan yang cukup mencolok dan terlihat sangat relevan.

Ketika customer journey fokus kepada perjalanan konsumen sejak awal perkenalan produk hingga mau membeli produk tersebut, maka semuanya terlihat flat. Namun tidak dengan marketing funnel. Memang pada dasarnya yang dibahas adalah perjalanan konsumen sejak awal perkenalan produk. Namun yang membedakan adalah jumlah konsumen yang akhirnya membeli produk tersebut. Ya, marketing funnel juga memikirkan angka konsumen yang memang membeli produk yang dipasarkan.

Untuk bisa mengetahui lebih dalam tentang belajar marketing funnel, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Marketing Funnel

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, marketing funnel adalah perjalanan dari konsumen terkait pemasaran produk dengan bentuk corong yang mengerucut. Hal itu terkait angka konsumen yang memang juga dihitung dalam teori ini. 

Ada beberapa tahapan di dalam marketing funnel itu sendiri. Dimulai dari proses seseorang yang memang belum mengenal produk tersebut, lalu mengenal produk tersebut, mulai memikirkan untuk membeli produk, akhirnya melakukan pembelian, menilai produk yang sudah digunakan, hingga bisa menjadi pelanggan setia.

Dalam perjalanan marketing funnel sendiri, memang sangatlah banyak. Dengan barisan tahap yang ada, pasti dari segi jumlah konsumen yang masuk sejak langkah awal itu berbeda hingga langkah terakhir yaitu menjadi pelanggan setia. 

Ya, seperti yang dituliskan sebelumnya, marketing funnel itu juga menghitung berapa banyak konsumen yang akhirnya mau membeli produk hingga menjadi pelanggan setia. Inilah yang akhirnya membedakan marketing funnel dengan customer journey

Pada dasarnya, ketika semakin mengerucut ke dalam atau mulai masuk ke langkah-langkah akhir, dari segi jumlah konsumen sudah pasti lebih kecil. Inilah yang akhirnya membuat Anda tahu apa saja langkah yang salah. Marketing funnel memang berguna sekali untuk melihat bagian mana yang sebenarnya menyebabkan kehilangan banyak konsumen. Selain itu melihat juga bagian mana yang dari sisi kinerja sudah optimal.

Dari hasil analisa yang ada, maka Anda bisa mengoptimalkan bagian yang masih kurang dan harus diperbaiki. Inilah yang akhirnya bisa membuat performa perusahaan dari sisi penjualan produk menjadi jauh lebih baik lagi.

Belajar Marketing Funnel

Untuk bisa belajar marketing funnel sendiri, Anda harus tahu lima bagian dari salah satu teori di dalam dunia marketing ini. Dimulai dari:

  • Awareness

Dalam awareness, konsumen tahu produk yang mereka inginkan dan butuhkan.

  • Consideration

Dalam consideration, konsumen mulai mencari informasi terkait produk yang mereka inginkan. Mereka juga biasanya membandingkan beberapa produk agar bisa menemukan yang terbaik.

  • Purchase

Jika sudah menemukan yang terbaik, maka konsumen akan memutuskan untuk membeli satu produk.

  • Retention

Jika puas, konsumen akan kembali membeli produk tersebut.

  • Advocacy

Dalam advocacy, konsuemn akan menjadi loyal dan memberikan rekomendasi kepada orang lain untuk membeli produk tersebut.

Dari lima langkah ini, maka Anda harus mengenal jauh lebih dalam terkait cara mendapatkan tujuan akhir yaitu advocacy. Perlu berbagai langkah dan trial & error agar bisa mendapatkan yang maksimal. Itu semua akhirnya tergantung dari bagaimana Anda mengolah produk yang ada menjadi marketing yang menarik dan bisa memberikan dampak persuasif.

Baca Juga: Tugas Marketing Executive & Kemampuan yang Harus Dimiliki

Itulah pengertian tentang marketing funnel. Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *