3 Tanda Saatnya Kamu Membutuhkan Bantuan Untuk Digital Advertising!
Mei 11, 2016
Google Doodle Hari Ini: Daeng Soetigna
Mei 13, 2016
Show all

5 Hal Yang Dapat Dikatakan Saat Diskusi Berubah Negatif

Setiap orang setidaknya melihat sebanyak 75% tentang bagaimana seseorang memperlakukan mereka. Tindakan verbal maupun non-verbal yang kita lakukan pasti akan selalu diperhatikan, apalagi jika kita sedang bertemu dengan klien. Dan biasanya bahasa verbal sederhana saja bisa menjadi “besar” jika kita tidak melakukannya dengan baik. Sebagai contoh, jika kamu sedang di jalan dan bertemu dengan seseorang, lalu kamu menyapanya namun mereka hanya mengangguk pasti kamu akan merasa ada sesuatu yang salah. Lain halnya jika ia menjawab sapaan kamu dengan bertanya pertanyaan sebaliknya kepada kamu, pasti kamu akan merasa dihargai.

Begitupun jika kamu tengah melakukan meeting dengan klien, jika si klien memberikan tanggapan positif pasti kamu akan merasa dihargai dan akan semakin semangat dalam diskusi. Lain halnya jika si klien menunjukan tindakan verbal atau non-verbal yang kurang baik, pasti kamu akan merasa terintimidasi dan membuat atmosfer diskusi menjadi negatif. Jika sudah seperti ini, apa yang dapat kamu lakukan?

Cari titik terang dari pandangan yang berbeda — Hal ini sangat bisa kamu lakukan jika tiba-tiba suasana meeting menjadi negatif. Cobalah cari solusi yang akan membuat kedua belah pihak senang. Buatlah suasana senang seperti seharusnya. Perjelas perkataan seseorang sebelumnya dengan penjelasan yang lebih spesifik dari sisi yang berbeda namun tetap sejalan.

Katakan dengan cara yang berbeda namun jauh dari kesan negatif — Jika seseorang menyerang kamu dengan berbagai opini, jangan ikut terbawa emosi. Tetaplah pada opini yang sudah kamu percayai. Hindari kata-kata negatif untuk meredakan suasana. Jika kamu adalah orang yang berapi-api, coba redakanlah sedikit lalu mulai berbicara dari pandangan kamu tanpa harus berkata negatif sedikitpun.

Gunakan Kesuksesan Terdahulu — Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, begitu juga dengan kamu atau klien. Jika suasana sedang negatif, cobalah kamu mengingat kesuksesan yang pernah dicapai bersama di waktu terdahulu. Dengan begitu si klien akan masih tetap mempercayai kinerja perusahaan kamu untuk diajak bekerja sama. Sebutkan beberapa poin yang kamu anggap itu adalah kesuksesan bersama.

Klarifikasi Kata-Kata Negatif Yang Keluar — Jika kamu sudah terlanjur berkata kasar atau negatif, kamu harus segera klarifikasi saat itu juga. Jangan sampai kalimat negatif selanjutnya akan bermunculan pada saat diskusi. Atau, jika si klien yang berbicara negatif, cobalah untuk meyakinkan mereka kalau perkataan tersebut tidak pantas dikeluarkan saat diskusi berlanjut.

Bertanyalah — Saat melakukan diskusi, tanya-jawab merupakan hal yang wajib dilakukan. Sebelum pertanyaan tersebut dijawab atau didiskusikan lebih lanjut, alangkah baiknya kamu klarifikasi terlebih dulu apakah si klien yakin dengan pertanyaanya? Jika iya, maka kamu harus menjawabnya sesuai dengan ekspektasi mereka. Jika sudah, jangan lupa untuk kembali bertanya kepada mereka apakah mereka sudah cukup puas dengan jawaban yang kamu berikan?

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *