4 Cara Untuk Mempertahankan Peringkat SEO!
Mei 20, 2016
Facebook Merubah Pengaturan 20% Iklan Teks Bergambar
Juni 1, 2016
Show all

5 Langkah Membentuk Team Yang Kuat Dalam Bisnis Kamu

Penggunaan kata “kuat” dan “sukses” mungkin terdengar begitu berat, apalagi jika saat ini kamu bekerja di perusahaan besar yang memang sudah menanamkan konsep tersebut sejak dulu. Perusahaan yang sudah kuat dan besar, mau tidak mau dan suka tidak suka akan menuntut karyawannya untuk selalu tampil baik. baik secara individu, maupun grup. Hal ini tentu saja dibutuhkan peranan yang penting dari setiap individunya, guna membentuk hubungan jangka panjang. Dan berikut adalah caranya bagaimana kamu memastikan bahwa grup atau team yang kamu punya sudah sekuat perusahaan yang kamu miliki, dilansir dari Entrepreneur.com:

  • Fokus Pada Peranan Kamu

Memilih orang yang tepat untuk team kamu pasti memerlukan proses yang panjang, namun membuahkan hasil yang manis. Mengapa? Karena meskipun prosesnya tidak sebentar dan mungkin banyak menyita waktu kamu, tapi dapat dipastikan bahwa yang kamu lakukan itu sudah tepat. Sebuah team yang solid, tidak semudah itu dapat ditemukan.

Perusahaan melakukan hal ini guna mengembangkan bisnis yang kini tengah dijalani. Dan tentu saja untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan orang-orang yang memang sudah berkompeten dalam hal tersebut. Hal ini akan membuat kamu dapat menghemat waktu serta biaya, jika dibandingkan dengan mencarinya sendiri. Jika peranan kamu adalah sebagai owner, maka kamu harus mempercayakan recruitment kepada orang yang kamu anggap tepat dan dapat dipercaya.

  • Hargai Peranan Masing-Masing

Setiap anggota memiliki peranan yang penting, memperlakukan setiap peranan orang lain juga merupakan bagian penting dari sebuah bisnis. Hal dasar yang paling sering dilupakan adalah menghargai adanya peranan orang lain. Terkadang kita terlalu sibuk memikirkan tentang bagaimana perusahaan kita sukses, namun sering melupakan siapa yang membuat bisnis kita tersebut menjadi sukses.

Setiap anggota team sudah seharusnya sadar akan apa peranan dia dalam sebuah organisasi, tanpa harus bertanya. Bukan rahasia lagi bahwa a sense of purpose membantu perkembangan setiap anggota. Ketika semua anggota merasa bahwa peranan mereka itu tidak dihargai atau bahkan tidak dianggap, ini akan dengan sangat mudah menjatuhkan mental diri mereka, dan itu sangat buruk untuk bisnis kamu ke depannya.

  • Komunikasi

Cara terbaik untuk mendemonstrasikan value antar anggota team adalah dengan komunikasi. Mungkin akan terasa sedikit sulit jika kamu merasa dirimu adalah bagian dari sebuah team ketika semua orang mempunyai informasi yang kamu sendiri tidak atau belum mengetahuinya. Tentu saja kamu akan merasa bahwa kamu tidak dianggap terhadap apa yang tengah dikerjakan di team kamu. Hindarilah hal tersebut. Sebuah team haruslah memiliki komunikasi yang bersifat transparan, dimana semua orang dalam sebuah team harus saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain.

Di era teknologi canggih seperti sekarang ini, “ketinggalan jaman” adalah hal yang harus dan wajib dihindari. Mengapa? Karena saat ini informasi bisa kamu dapatkan dimana saja. Begitu juga dengan informasi di dalam sebuah perusahaan. Jika kamu tidak mengetahuinya dari sumber utama, maka kamu bisa mengetahui hal tersebut dari sumber lain yang terpercaya.

  • Tetapkan Tujuan!

Menetapkan tujuan akhir, baik jangka panjang maupun jangka pendek adalah sebuah task yang harus dikerjakan setiap hari oleh masing-masing individu dalam sebuah bisnis. Mengapa? Karena begitulah cara sebuah bisnis membangun pondasi yang kuat, guna mengembangkan bisnis mereka. Menggebu-gebu terhadap apa yang dikerjakan adalah cara yang baik, bayangkan jika antusiasme tersebut kamu gunakan untuk memotivasi yang lain, pasti akan terasa bermanfaat sekali.

Jangan lupa untuk selalu memastikan bahwa setiap anggota team mengerjakan peranan masing-masing, agar kamu dapat mencapai tujuan jangka panjang yang diimpikan semua orang yaitu sukses. Tidak hanya itu, hubungan internal antar anggota juga akan semakin erat. Dan perlu diingat bahwa tujuan tersebut haruslah realistis sehingga kamu dan team tidak merasa mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

  • Rayakan Kesuksesan dan Kegagalan

Merayakan kesuksesan dan kegagalan bersama juga dapat membuat seluruh anggota team kamu hubungannya semakin erat. Dan hal ini juga membiarkan semua orang berpikir bahwa sesuatu yang dikerjakan secara bersama-sama akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ketika salah satu anggota team kamu berhasil melakukan sesuatu yang hebat, apresiasilah pekerjaannya tersebut di depan keseluruhan team. Hal ini dapat membuat mereka berpikir kalau kerja kerasnya selama ini dihargai oleh semua team.

Selain itu, hal ini juga dapat membantu masing-masing individu merasa dianggap dan apa yang selama ini ia kerjakan membuahkan hasil yang baik. Dan sebaliknya, jika kamu tidak mengapresiasi hasil kerja mereka maka yang akan terjadi adalah lama-kelamaan solidaritas pada team kamu akan memudar.

Mengenal dan menghargai satu sama lain dalam sebuah team adalah keharusan. Apalagi jika dalam sebuah team terjadi perdebatan, jangan dihindari, tapi segera diatasi dengan solusi terbaik. Dengan begitu, team yang kuat akan terbentuk dengan sendirinya dan akan semakin tumbuh seiring berkembangnya bisnis kamu.

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat