Schema Adalah
Mengenal Schema Dalam Website dan Search Engine
Juli 2, 2020
Pekerjaan Marketing
4 Pekerjaan Marketing yang Tidak Banyak Disadari
Juli 2, 2020
Show all

Barisan Perbedaan Adobe Illustrator Dengan Photoshop

Perbedaan Adobe Illustrator Dengan Photoshop

Perbedaan Adobe Illustrator Dengan Photoshop

Sebagai perusahaan pembuat software yang berhubungan dengan dunia visual, popularitas Adobe tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak produk dari Adobe yang saat ini digunakan di dunia profesional. Dimulai dari Adobe After Effects, Adobe Dreamweaver, Adobe InDesign, Adobe Premiere, Adobe Photoshop, hingga Adobe Illustrator. Namun dari semua produk yang ada, bisa dibilang Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator selalu dibandingkan karena dari sisi produk yang dihasilkan, bisa dibilang sama. Sebenarnya apa perbedaan Adobe Illustrator dengan Photoshop?

Pada dasarnya, kedua produk dari Adobe ini digunakan untuk membuat desain, khususnya yang berbentuk gambar. Dengan tujuan yang sama, akhirnya banyak tidak tahu mana yang lebih cocok digunakan dan mengapa juga Adobe membuat dua produk desain yang berbeda.

Tentu saja Adobe memiliki beragam alasan yang mendasari keputusan ini. Hal itu juga bisa terlihat dari barisan perbedaan Adobe Illustrator dengan Photoshop. Untuk melihat lebih jelas terkait perbedaannya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Fungsi

Perbedaan pertama yang bisa dilihat adalah berdasarkan fungsi. Untuk fungsi dari kedua software desain ini, memang ada perbedaan. Untuk Adobe Illustrator, biasanya digunakan untuk membuat gambar berbasis vector. Namun untuk Adobe Photoshop lebih sering digunakan untuk melakukan proses editing gambar atau foto bitmap berbasis pixel.

Sebenarnya terlihat jelas sekali perbedaan di antara keduanya. Adobe Illustrator memang digunakan untuk membuat desain dari nol. Jadi Anda bisa membuat logo, menggambar illustrasi, membuat brosur produk, banner, dan lainnya dengan Adobe Illustrator. Jika memang Anda ingin melakukan editing dari foto yang sudah diambil, maka Anda bisa menggunakan Adobe Photoshop. Anda bisa memasukkan efek, menghapus objek yang tidak penting, dan memanipulasi foto.

Pengguna

Selain dari fungsi, pengguna keduanya juga berbeda. Bagi para desainer grafis, maka mereka lebih akrab dengan Adobe Illustrator, sedangkan untuk Adobe Photoshop sendiri, lebih sering digunakan fotografer dan seniman digital.

Jika Anda melihat beragam desain yang dibuat untuk sebuah produk dalam rangka promosi, maka bisa dipastikan itu dibuat oleh Adobe Illustrator. Namun perlu diketahui bahwa pada akhirnya, keduanya pasti diperlukan dalam satu pekerjaan. Jadi penggunannya dilakukan secara bergantian berdasarkan kebutuhan dari desain visual itu sendiri.

Efektivitas

Kalau keduanya sama-sama dibutuhkan, maka lebih efektif yang mana? Pertanyaan ini bisa dijawab di sini. Dari sisi efektivitas pekerjaan, Adobe Illustrator jauh lebih baik dibandingkan lawannya. Adobe Illustrator memang bisa memberikan fitur berupa halaman desain di dalam satu file. Jadi ketika Anda membutuhkan desain tambahan lainnya, Anda tinggal membuat halaman selanjutnya. Bisa dibilang layaknya Microsoft Word atau Google Docs. Jadi Anda tidak perlu membuat file baru dengan nama yang berbeda.

Berbeda dengan Adobe Photoshop. Anda harus membuat file baru jika memang ingin membuat satu halaman desain yang berbeda. Adobe Photoshop memang hanya bisa mampu menampilkan satu lembar kerja saja dalam satu file. Inilah yang akhirnya membuat Adobe Illustrator jauh lebih efektif dibandingkan Adobe Photoshop.

Baca Juga: Adobe Photoshop, Aplikasi Desain Serba Guna Untuk Anda

Sekarang Anda sudah tahu perbedaan Adobe Illustrator dengan Photoshop tanpa perlu merasa kebingungan lagi. Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *