5 Rahasia Tersembunyi Dari Long Tail Keywords, Cara Efektif Untuk SEO Bisnis Anda

Sebagaimana diketahui, untuk menerapkan strategi SEO, Anda membutuhkan keyword. Keyword terdiri dari dua jenis, yakni short tail dan long tail. Meskipun demikian, sebagian besar konten SEO menargetkan short tail karena dianggap lebih cepat menembus mesin pencarian. 

Faktanya, tingkat persaingan short tail keyword sangat tinggi sehingga peluang untuk berada di halaman utama mesin tergolong rendah. Sementara long tail keyword yang kurang begitu diminati justru dapat membantu Anda meraih trafik dan konversi tinggi. Tak heran jika long tail keyword kerap digunakan sebagai strategi kampanye pemasaran digital yang tujuan utamanya adalah penjualan.

Sekilas Tentang Long Tail Keywords

Long tail keyword merupakan kata kunci spesifik bervolume kecil sehingga tingkat persaingannya tergolong rendah. Umumnya, long tail keyword memiliki kata yang panjang. Namun, bisa juga hanya terdiri dua kata asalkan spesifik dengan persaingan rendah. Lantaran long tail keyword lebih spesifik, kata kunci ini lebih tepat sasaran dibandingkan short tail.  Ketika pengguna internet mengetik kata kunci, mesin telusur akan menampilkan hasil sesuai dengan yang dicari.

Wow! Ini 5 Rahasia Long Tail Keywords Untuk SEO Bisnis

Penggunaan long time keyword pada sebuah konten sangat penting, terutama bagi Anda yang memang ingin mengembangkan bisnis. Mengapa demikian? Berikut sejumlah keunggulan long time keyword yang perlu diketahui!

Jasa SEO

1. Mengoptimalkan Strategi SEO

Saat mencari sesuatu, besar pengguna internet menginginkan hasil yang lengkap. Menyadari hal ini, Google mulai memunculkan konten dengan kata kunci spesifik untuk menyelesaikan permasalahan para pengguna. Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk mengoptimalkan strategi SEO. Cara termudah dengan memulai membuat konten long tail keyword.  Dengan menggunakan long tail keyword, secara tidak langsung Anda telah menerapkan strategi meningkatkan kualitas, bukan kuantitas.

Baca Juga: 4 Penyebab Utama Mengapa Strategi SEO Gagal

2. Mendatangkan Banyak Trafik

Apabila Anda ingin mendapatkan peringkat satu di halaman utama mesin telusur menggunakan kata kunci pendek, mau tidak mau Anda harus bersaing dengan ratusan ribu website lain. Dapat Anda bayangkan berapa banyak usaha dan lama waktu yang diperlukan? 

Lain halnya jika Anda menggunakan long tail keyword. Kata kunci ini terbukti digunakan lebih sedikit sehingga tingkat persaingannya pun rendah. Tidak hanya memperbesar peluang meraih peringkat atas di halaman mesin telusur, tetapi juga mendorong trafik yang lebih banyak. Pasalnya, target long tail keyword tidak hanya satu, melainkan beberapa kata kunci sekaligus. Alhasil, setiap pencarian kata kunci masing-masing terjadi, website miliki Anda akan muncul. Tidak hanya muncul sekali karena terdapat beberapa target kata kunci utama.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Traffic Website agar Bisnis Optimal

3. Mengundang Calon Konsumen Potensial

Biasanya, panjang long tail keyword lebih dari tiga kata yang sifatnya deskriptif, seperti usia, jenis kelamin, kebangsaan, dan lokasi geografis. Mengingat long tail keyword juga membidik pengguna internet aktif yang telah memiliki gambaran mengenai kebutuhannya, buatlah konten yang akan mendukung layanan atau produk yang ditawarkan. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh lebih banyak calon konsumen potensial.

Baca Juga: Jenis Segmentasi Pasar yang Perlu Anda Ketahui

Apabila website Anda menjual layanan atau produk, long tail keyword terbukti mampu meningkatkan rasio konversi lebih baik dibandingkan short tail. Fokuslah pada konten dengan long tail keyword untuk menarik lebih banyak lalu lintas dari pengguna internet. 

4. Biaya Pemasaran Murah

Berbeda dengan head term yang sifatnya luas, long tail keyword bersifat spesifik sehingga jumlah pesaing cenderung lebih sedikit. Long tail keyword memang mengundang click through rate yang lebih rendah daripada head term. Pasalnya, makin spesifik keyword, volume pencarian pun makin sedikit. Namun, persentase konversi makin tinggi. Artinya biaya untuk memasarkan produk atau bisnis Anda menjadi lebih rendah. 

Baca Juga: Cara Meningkatkan CTR yang Mudah untuk Bisnis

5. Menghasilkan Lalu Lintas Organik

Sebenarnya, ada banyak jenis trafik website yang dapat membantu pemasaran digital marketing. Salah satunya adalah trafik organik. Trafik ini akan mendatangkan pengunjung secara alami, bukan dari iklan, melainkan dari hasil penelusuran. Bahkan, dibandingkan direct trafik, trafik organik jauh lebih efektif mengoptimalkan SEO untuk bisnis. 

Selain pakar seo, hanya segelintir orang yang mengetahui bahwa long tail keyword sangat kuat dalam menghasilkan trafik organik. Hal ini tak lepas dari banyaknya kata kunci pendek yang terkandung di dalam long tail keyword. Alhasil, Anda akan lebih mudah meningkatkan ranking website di halaman mesin telusur. Makin tinggi peringkat, trafik organik pun makin bertambah.

Baca Juga: 12 Alasan Mengapa SEO Penting untuk Website Bisnis Anda

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Long Tail Keyword?

Untuk mengoptimalkan long tail keyword, Anda harus melakukan riset kata kunci. Ketepatan kata kunci memudahkan pengguna internet sekaligus calon konsumen menemukan website Anda. Dalam proses riset kata kunci, terdapat tiga hal yang tak boleh dilupakan, yakni kompetisi, volume, dan intensi komersial. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan kata kunci yang tepat. Sisipkan kata intensi komersial bervolume pencarian tinggi, seperti harga, jual, beli, atau promo di konten berisikan kata kunci utama. 

Selain di badan konten, sebar long tail keyword secara merata di sejumlah spot penting, antara lain:

1. Nama File

Mencantumkan kata kunci sebagai nama file baik berupa dokumen, PDF, video, gambar, atau audio disarankan oleh Google untuk memudahkan proses pembacaan dokumen terlampir. 

2. URL

Menyisipkan kata kunci ke dalam URL terbukti memudahkan Google mengindeks website Anda. Meskipun tampak sepele, hal ini memengaruhi peringkat di halaman pencarian mesin telusur. 

3. Judul 

Tujuan utama judul adalah menginformasikan mengenai isi dari konten Anda. Jika Anda memiliki produk untuk dijual, maka manfaatkan judul untuk menarik calon konsumen potensial. Sebaiknya kata kunci berada di awal judul untuk meningkatkan optimasi SEO. 

4. Deskripsi

Cukup banyak orang melewatkan hal ini, padahal meletakkan long tail keyword pada deskripsi produk atau layanan Anda akan memudahkan proses crawling dari pihak Google. Oleh karena itu, pastikan untuk menyelipkan long tail keyword sebanyak dua kali pada deskripsi sepanjang 200 kata. 

5. ALT Text

Lantaran crawling tidak dapat melihat gambar, Anda hanya bisa mengandalkan alt text mengenai bagaimana tampilan gambar tersebut. Apa yang terjadi jika alt text dibiarkan kosong? Tentu proses crawling akan terganggu dan kurang maksimal. Oleh karena itu, cantumkan long tail keyword ke dalam alt text. Bisa juga dengan menyamakan isinya dengan nama file. Hindari menyisipkan terlalu banyak kata kunci. 

6. Meta Deskripsi

Menyisipkan long tail keyword di bagian meta deskripsi bisa meningkatkan peluang klik lebih tinggi. Pasalnya, Google akan memberi sorotan di bagian kata kunci yang diletakkan pada bagian tersebut. Dengan cara ini, pengguna juga akan mengetahui tingkat relevansi isi website dengan kebutuhannya. 

Demikianlah rahasia seputar long tail keyword yang perlu diketahui. Gunakan informasi ini untuk mengoptimalkan SEO sehingga bisnis Anda makin berkembang. Jika membutuhkan bantuan ahli SEO untuk mendongkrak bisnis Anda dengan menggunakan long tail keyword atau strategi lainnya, maka segera hubungi master SEO. Dijamin, popularitas bisnis dan penjualan Anda makin meningkat! 

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat