Kenali Apa itu Brand Value dan Manfaatnya Bagi Produk Anda

Dalam menjalankan sebuah bisnis, ada banyak elemen yang perlu dipersiapkan dan digunakan agar dalam menjalankannya, bisnis tersebut tidak kekurangan sesuatu hal. Dalam menjalankannya pasti kita perlu melakukan branding agar brand atau merek yang kita jual dapat disadari kehadirannya oleh pasar. Namun sebelum melakukan branding, apakah Anda mengerti betul arti dari brand itu sendiri? Tahukah Anda bahwa dalam brand terdapat 2 jenis penilaian yakni brand value dan brand equity? Dalam artikel ini ToffeeDev akan membawa Anda mengenali brand atau merek dari sebuah produk, khususnya apa itu brand value. Sekilas, brand value adalah nilai harga dari sebuah produk. 

Jika Anda diminta untuk menyebutkan nama suatu brand dari produk tas kesukaan Anda, kira-kira nama apa yang terlintas di pikiran Anda? Mungkin ada dari Anda yang menyebutkan Louis Vuitton, Channel, Fossil atau merek lainnya dari produk-produk tertentu. Jika Anda diminta menyebutkan nama suatu brand yang menyediakan jasa telekomunikasi, kira-kira nama apa yang terlintas di pikiran Anda? Anda mungkin akan menyebut brand Telkom atau Indosat. Brand-brand yang Anda sebutkan tadi tentu jadi brand yang sudah membekas di pikiran Anda, entah karena Anda memang sudah lama menggunakan brand tersebut atau karena brand tersebut adalah brand besar yang sangat umum dan memang digunakan oleh kebanyakan masyarakat di Indonesia. 

Mungkin juga brand-brand tersebut telah menayangkan banyak iklan di berbagai media sehingga Anda jadi menyadari bahwa ternyata ada brand tersebut? Mana pun caranya yang membuat Anda mengenali brand tersebut, pasti setiap brand itu memiliki keunikan dan perbedaannya sendiri daripada yang lain. Kira-kira seperti inilah yang akan kita bahas mengenai value dari sebuah brand. Mengapa mereka bisa dikenal atau membekas di kalangan masyarakat. Simak penjelasannya sampai akhir untuk mengetahui informasi selengkapnya. 

Perbedaan Brand dan Branding

Jadi apa perbedaannya? Tentu bukan hanya perbedaan huruf yang dimiliki oleh kedua kata tersebut bukan? Dalam bahasa Indonesia, brand dapat diartikan sebagai merek atau nama dari suatu produk yang dikenal oleh pasar terhadap produk Anda. Berbeda halnya dengan Branding. Branding adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh seorang produsen atau para penjual dari sebuah brand untuk mengenalkan produk yang mereka miliki kepada pasar. Brand yang dimiliki oleh suatu produk tidak hanya berguna sebagai nama atau logo yang biasanya tertera pada barang yang kita gunakan, tetapi brand juga membawa semua nilai dari produk tersebut. 

Nilai yang dimaksudkan berupa identitas, integritas dan juga harga dari suatu produk yang dilihat dan dinilai oleh konsumen. Tidak hanya produk, tetapi brand juga memperlihatkan bagaimana nilai dari perusahaan yang memproduksi barang atau jasa tersebut dimata konsumen. Dalam sebuah produk terdapat 2 jenis penilaian yang biasanya disebut brand value dan brand equity. Apa perbedaan keduanya? Langsung saja simak penjelasan berikut.

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Brand Awareness dengan Cepat

Brand Value vs Brand Equity

Seperti yang sudah sempat disebutkan pada penjelasan sebelumnya, brand mengandung semua nilai dari suatu produk. Namun dalam penilaiannya terdapat 2 jenis nilai yang berbeda yang dimiliki oleh sebuah produk. Brand equity adalah nilai yang dilihat dari kepuasan terhadap barang atau pelayanan yang Anda berikan kepada konsumen. Misalnya brand Anda adalah brand yang sudah beroperasi lebih dari 20 tahun dan memiliki produk yang sudah sangat dicintai oleh publik. Saat dilakukan survei kepada beberapa orang yang setia kepada brand Anda, mereka menjawab bahwa mereka menyukai brand Anda karena kualitas dari produk Anda yang meskipun sudah beroperasi lebih dari 20 tahun, namun produk Anda tetap menggunakan kualitas terbaik. 

Mereka juga menyebutkan bahwa setiap kali mereka datang berkunjung ke toko resmi Anda, mereka mendapatkan pelayanan sangat yang ramah dan bersahabat, sehingga mereka sangat senang saat kembali berkunjung ke toko Anda. Kesenangan inilah yang menjadi nilai dari brand equity Anda di mata konsumen. Berbeda dengan brand value, brand value dinilai dari harga jual brand tersebut. Misalnya, brand A adalah brand yang sudah ada dan dikenal lama oleh masyarakat Indonesia. Namun akhirnya brand tersebut dibeli oleh perusahaan XY senilai 2 milyar dolar Amerika. Harga jual senilai 2 milyar dolar Amerika inilah yang disebut brand value. 

Baca Juga: Brand Activation, Strategi Baru Menarik Perhatian Konsumen

Manfaat Dari Brand Value

Brand value yang dimiliki oleh produk Anda tidak serta merta dihargai dengan sembarangan, tetapi dengan kualitas dan pelayanan dari produk Anda supaya harga dari brand Anda memiliki yang tinggi. Oleh karena itu sangat penting untuk tim perusahaan Anda memikirkan nilai seperti apa dan harga setinggi apa yang ingin perusahaan Anda hasilkan daripadanya. Namun apa sebenarnya manfaat dari brand value yang tinggi yang dimiliki oleh sebuah produk?

Jasa SEO

1. Meningkatkan Kepercayaan

Dengan kualitas brand value yang Anda miliki, Anda juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand Anda. Ini diakibatkan dari adanya nilai-nilai yang jelas, adanya integritas dan memang kualitas yang Anda berikan tidak lagi diragukan. Brand value Anda dapat membuat konsumen semakin percaya dengan brand dari produk yang Anda jual. Biasanya konsumen juga akan menaruh kepercayaan yang lebih kepada brand Anda karena adanya nilai-nilai yang sejalan yakni yang dipegang oleh konsumen dan yang dipegang oleh brand

Misalnya brand ABC menjunjung nilai “Eco-firendly” pada produk dan pengemasan dari produk yang mereka miliki, karena mereka sadar pentingnya menjaga lingkungan. Maka audience X yang juga mencintai lingkungan akan lebih tertarik membeli produk dari brand ABC karena prinsip yang sama yaitu “eco-friendly”. Audience X akan berpikir berulang-ulang atau bahkan tidak tertarik untuk membeli produk dari brand CDE karena produk dan pengemasannya yang tidak ramah lingkungan.

2. Meningkatkan Branding

Memiliki brand value yang jelas akan meningkatkan branding dari brand yang Anda miliki. Meningkatkan branding yang dimaksud adalah memperjelas dan memperkuat brand dengan nilai yang selama ini tidak jelas. Saat nilai dari brand Anda semakin jelas dan kuat maka kualitas brand Anda di mata konsumen juga semakin meningkat dan menguat. 

Baca Juga: 5 Cara Membangun Brand Anda di Dunia Digital

3. Mengetahui Target Audience

Memiliki brand value juga dapat membantu Anda mengidentifikasi siapa sebenarnya target audience dari brand Anda. Biasanya nilai-nilai yang dimiliki oleh suatu brand akan menarik target audience dengan nilai-nilai yang sama. Misalnya brand Anda mengusung nilai eco-friendly dan juga menunjukkan kualitas kulit yang menjadi bahan pokok dari produk Anda. Tentu saja yang akan menjadi target audience adalah orang yang sangat memperhatikan lingkungan dan yang menyukai produk dengan bahan kulit. Dengan begitu Anda sudah mulai mengetahui siapa audience Anda, selanjutanya Anda tinggal melanjutkan karakteristik target audience yang lainnya. Secara tidak langsung Anda juga sudah mengelompokkan audience Anda dari awal dengan produk dan nilai yang Anda buat. 

4. Meningkatkan Penjualan Produk

Tentu saja brand value yang Anda miliki akan meningkatkan penjualan dari brand produk Anda. Misalnya tadinya produk Anda tidak dilirik oleh beberapa kelompok konsumen karena produk Anda menjual produk berbahan kulit tadi, karena tidak semua kelompok dari pasar menyukai produk berbahan kulit. Namun saat Anda memasukkan nilai sosial ke dalam produk Anda, orang-orang tersebut bisa jadi akan melirik produk dari brand Anda. Nilai sosial yang dimaksud misalnya brand Anda mengumumkan bahwa “setiap pembelian dari produk kami, berarti Anda sudah membantu memberi makan anak-anak yang kekurangan gizi di daerah Timur”. Namun tentu saja tulisan seperti ini tidak boleh menjadi tulisan promosi belaka melainkan benar-benar Anda salurkan. Dengan begitu kepercayaan konsumen terhadap produk Anda akan semakin meningkat.

5. Meningkatkan Harga Jual Brand Anda

Dengan keempat peningkatan yang telah diakibatkan oleh adanya brand value yang baik, tentu hal ini juga akan semakin meningkatkan nilai jual dari brand Anda. Misalnya pada awal diperkenalkan, brand Anda sudah bernilai Rp100 juta. Namun dengan adanya penambahan nilai dan penetapan brand value yang semakin jelas, nilai dari brand Anda naik ke angka Rp500 juta. 

Apakah Anda sudah lebih memahami pentingnya brand value dari brand Anda? Jika sudah, mungkin pertanyaan yang selanjutnya yang Anda tanyakan adalah “bagaimana cara saya meningkatkan brand value dari brand saya?” Tenang, simak penjelasan berikut untuk informasi selengkapnya. 

Baca Juga: Cara Memanfaatkan Media Sosial Untuk Promosi

2 Cara Meningkatkan Brand Value

1. Kolaborasi 

Melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak yang tepat akan membuat brand Anda meningkat dalam beberapa hal: 

  1. Meningkatkan kepercayaan konsumen.
  2. Meningkatkan jangkauan audience atau membuka pasar baru bagi brand Anda.
  3. Meningkatkan penjualan produk brand Anda.

Ketiga hal di atas dapat Anda alami saat semua syarat terpenuhi, maksudnya ialah pihak yang Anda ajak berkolaborasi memiliki nilai-nilai yang sama dan juga memiliki kredibilitas yang tidak kalah dibandingkan dengan Brand Anda. Tidak hanya perusahan dengan brand lain yang bisa Anda ajak untuk berkolaborasi, tetapi public figure atau influencer yang juga memiliki nilai dan kredibilitas yang terjamin. Syarat ini sangat penting tidak hanya bagi Anda, tetapi juga bagi pihak yang akan Anda ajak berkolaborasi. 

2. Partisipasi

Partisipasi dari konsumen Anda akan sangat penting untuk kualitas brand value dari produk Anda. Mengajak konsumen untuk berpartisipasi seperti mengadakan acara giveaway atau sekedar berinteraksi dengan melakukan voting seperti “this or that”, akan membantu menjaga engagement dengan konsumen yang selama ini sudah setia. Mengajak konsumen berinteraksi akan membuat mereka dihargai dan diterima kehadirannya. Hal ini juga membantu Anda membangun komunitas dari produk Anda sehingga kepercayaan dan keterikatan dari konsumen terhadap produk Anda semakin kuat. 

Baca Juga: Umbrella Branding : Strategi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Sekarang Anda sudah lebih memahami apa itu brand value dan mengapa sangat penting untuk dimiliki oleh produk Anda. Langkah selanjutnya adalah mencoba mengaplikasikannya pada produk Anda. Jika brand value Anda sudah ditingkatkan pada kualitas yang lebih baik, ini saatnya untuk melakukan branding dengan strategi yang tepat bagi produk Anda. ToffeeDev menyediakan pelayanan terbaik untuk strategi pemasaran produk Anda. Kunjungi website kami sekarang untuk menemukan jasa lainnya, klik di sini.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat