Metode E-Learning : Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

apa itu e learning

Seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan dalam bidang teknologi, kini kegiatan pembelajaran bisa dilakukan secara mudah walaupun para pengajar dan pelajar memiliki jarak yang jauh. Hal tersebut bisa dilakukan melalui e-learning yang merupakan metode pembelajaran dengan memanfaatkan alat elektronik sebagai media pembelajaran. Pada artikel kali ini, kami akan membantu Anda untuk memahami lebih jauh mengenai apa itu e learning. Simak ulasan berikut ini sampai tuntas ya!

Apa itu E-Learning?

Apa itu e learning? Pada dasarnya, e-learning merupakan gabungan dari dua kata, yaitu electronic dan learning. Jika diartikan secara harfiah, e-learning merupakan sebuah proses pembelajaran yang dilakukan secara elektronik atau kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan secara online.

Dalam praktiknya, kegiatan e-learning akan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pembelajaran antara pengajar dan pelajar. Dengan menggunakan metode e-learning, maka kegiatan pembelajaran bisa dilakukan oleh kapanpun dan dimanapun tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Hal ini dapat terjadi, karena kegiatan pembelajaran e-learning biasanya akan dilakukan melalui media perantara internet berbasis web. Di mana seluruh bahan ajar, materi pembelajaran, hingga melakukan kuis bisa diakses secara mudah melalui satu sistem yang terpusat.

Baca juga: Perkembangan Teknologi Informasi : Dampaknya Sampai Saat Ini

Tujuan E-Learning

Kehadiran e-learning di tengah-tengah metode pembelajaran tentu memiliki tujuannya tersendiri. Adapun beberapa tujuan dari kehadiran metode e-learning yang dapat Anda ketahui, di antaranya sebagai berikut.

  1. Memberikan Kemudahan dalam Proses Pembelajaran

Tujuan utama dari kehadiran metode e-learning adalah untuk memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran. Hal ini berlaku untuk seluruh jenis profesi untuk melakukan kegiatan pembelajaran profesional. Melalui metode e-learning, maka seluruh individu akan memiliki kesempatan pendidikan yang merata. 

Penggunaan metode e-learning juga memberikan kemudahan para pengajar dan pelajar saat Indonesia mengalami pandemi Covid-19. Walaupun sedang dilanda oleh bencana pandemi, namun para pengajar dan pelajar masih bisa melakukan kegiatan pembelajaran secara mudah melalui metode e-learning.

  1. Untuk Menyediakan Pembelajaran yang Variatif

Sebagai seorang pengajar, tentu Anda harus menyediakan berbagai macam pembelajaran yang bervariatif. Hal ini ditujukan agar para pelajar tidak merasa bosan dan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran yang interaktif.

Melalui metode e-learning, Anda akan berkesempatan untuk menyediakan pembelajaran yang variatif kepada para pelajar. Di mana para pengajar bisa melakukan pengubahan terhadap materi belajar ke berbagai format media, contohnya seperti PDF, teks, video, format game, hingga simulasi interaktif.

Baca juga: 12 Ide Usaha yang Menguntungkan Dalam Beberapa Tahun Ke Depan

  1. Untuk Menghemat Biaya Operasional

Melakukan pembelajaran melalui metode e-learning juga bertujuan untuk menghemat biaya operasional, baik untuk para pengajar maupun para pelajar.  Hal ini dapat terjadi, karena metode pembelajaran e-learning tidak mengharuskan para pengajar dan pelajar untuk bertemu secara empat mata.

Jika Anda menggunakan metode e-learning, maka Anda dapat melakukan pembelajaran secara online dimanapun dan kapanpun Anda berada. Tentunya hal ini akan membantu kedua belah pihak untuk menghemat biaya operasional.

Kelebihan dan Kekurangan dari E-Learning

Penerapan metode e-learning sebagai media pembelajaran ternyata menghadirkan beberapa kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut ini adalah beberapa kekurangan dan kelebihan dari metode e-learning yang dapat Anda ketahui.

  1. Kelebihan

Berikut adalah kelebihan dari metode pembelajaran e-learning:

  • Dapat diakses dengan mudah
  • Memiliki biaya yang lebih terjangkau
  • Memiliki waktu belajar yang lebih fleksibel
  • Memiliki wawasan yang lebih luas
  1. Kekurangan

Sedangkan, kekurangan dari metode pembelajaran e-learning adalah sebagai berikut:

  • Tidak semua individu memiliki akses internet
  • Interaksi antara pengajar dan pelajar akan semakin berkurang
  • Para pelajar akan kesulitan untuk memahami materi
  • Para pengajar akan kesulitan untuk mengawasi pelajar dalam proses pembelajaran

Contoh Penerapan E-Learning

Umumnya, para masyarakat hanya mengetahui bahwa metode pembelajaran e-learning hanya bisa digunakan pada bangu sekolah maupun bangku kuliah. Namun, pada kenyataannya, metode e-learning juga bisa digunakan pada berbagai bidang. Berikut adalah penjelasannya. 

  1. Bidang Pendidikan

Dalam bidang pendidikan, contoh penerapan e-learning dapat Anda lihat melalui aplikasi-aplikasi belajar online, sistem penilaian dan ujian online sekolah, forum diskusi online, serta materi atau konten elektronik.

Seluruh platform tersebut sudah menggunakan internet dan bisa diakses kapan saja dan dimana saja oleh para pengguna. Selain itu, instansi pendidikan juga bisa menyesuaikan penggunaan platform tersebut sesuai dengan kebutuhan yang dimilikinya.

  1. Bidang Pekerjaan

Dalam bidang pekerjaan, metode e-learning biasanya dikenal dengan istilah Learning Management System (LMS) yang merupakan sebuah software atau perangkat lunak yang digunakan oleh perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan, memantau, dan menilai proses pembelajaran yang dilakukan oleh para karyawan.

Walaupun sudah bekerja, namun para karyawan juga perlu membutuhkan pembelajaran guna meningkatkan kemampuan dan kapabilitas yang dimilikinya. Melalui LMS, perusahaan dan karyawan dapat melakukan proses pembelajaran secara mudah. 

  1. Bidang Profesional

Saat ini, penggunaan metode e-learning juga tersedia dalam bidang profesional. Salah satu penerapan e-learning dalam bidang profesional adalah kegiatan bootcamp yang merupakan sebuah program pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi tertentu.

Baca juga: 3 Cara Kerja Segmentasi Demografis dan Cara Kerjanya

Kesimpulan

Dengan hadirnya perkembangan dalam dunia teknologi, kini kegiatan belajar dan mengajar bisa dilakukan secara mudah melalui metode e-learning. Melalui metode ini, para pengajar dan pelajar dapat melakukan proses pembelajaran dimana saja dan kapan saja tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Penerapan sistem ini dinilai memberikan banyak manfaat dan kemudahan dalam dunia pendidikan, di antaranya dapat memberikan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, memiliki biaya yang lebih terjangkau, dan dapat diakses secara mudah. 

Apabila Anda ingin melakukan strategi pemasaran digital secara efektif, Anda bisa menggunakan bantuan dari Digital Marketing Agency Jakarta seperti ToffeeDev yang siap untuk membantu Anda untuk memperluas jangkauan bisnis melalui strategi pemasaran digital yang efektif. Selain itu, ToffeeDev juga memiliki layanan lainnya untuk memudahkan Anda dalam menjalani bisnis. Segera hubungi kami untuk informasi selanjutnya!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top