Apa Itu Flowchart dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

apa itu flowchart

Dalam dunia bisnis, flowchart berperan sangat penting, salah satunya sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan. Apa itu flowchart? Diagram yang digunakan untuk merepresentasikan suatu proses atau alur kerja dalam bentuk grafis disebut dengan flowchart. Dalam flowchart, setiap simbol merepresentasikan satu langkah atau aktivitas dalam proses tersebut. 

Diagram dalam bentuk flowchart juga sering digunakan dalam dunia bisnis dan teknologi informasi sebagai alat bantu untuk memvisualisasikan proses bisnis atau sistem yang kompleks. Kehadiran flowchart ini dapat membantu Anda menganalisis proses bisnis dengan lebih mudah. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Pengertian Flowchart

Sebelum mengimplementasikan flowchart dalam dunia bisnis dan teknologi informasi, penting bagi Anda mengetahui seluk beluk tentang flowchart secara menyeluruh. Mulai dari definisinya, jenis-jenisnya, hingga fungsinya. Kalau begitu, mari simak penjelasannya berikut ini. 

1. Definisi Flowchart

Pada dasarnya, flowchart adalah sebuah diagram yang menggunakan simbol-simbol grafis untuk merepresentasikan proses atau alur kerja. Setiap simbol tersebut dihubungkan menggunakan garis yang menggambarkan keterkaitan dari satu aktivitas ke aktivitas selanjutnya.

Flowchart termasuk alat bantu yang sangat bermanfaat dalam berbagai bidang, terutama dalam bisnis dan teknologi informasi. Dalam bisnis, flowchart digunakan untuk memvisualisasikan proses bisnis yang kompleks. Sedangkan dalam teknologi informasi, flowchart digunakan untuk merepresentasikan sistem atau program. 

Baca Juga: Pengertian Usability Testing dan Fungsinya Saat Membuat Website

2. Jenis-jenis Flowchart

Flowchart memiliki beberapa jenis, di antaranya flowchart program, flowchart dokumentasi, dan flowchart sistem. Setiap jenis flowchart memiliki simbol-simbol yang berbeda dan digunakan untuk tujuan yang berbeda pula. 

Namun, pada dasarnya semua jenis flowchart memiliki tujuan yang sama, yaitu memvisualisasikan proses atau alur kerja dalam bentuk yang mudah dipahami. Untuk bisa lebih memahaminya, Anda bisa simak penjelasan berikut ini. 

a. Flowchart Program

Flowchart program merupakan jenis flowchart yang digunakan untuk merepresentasikan algoritma atau kode program dalam bentuk diagram. Flowchart program digunakan oleh para programmer untuk memvisualisasikan alur kerja program yang akan dibuat. Dalam flowchart program, setiap simbol merepresentasikan sebuah perintah atau instruksi dalam kode program. Flowchart program juga digunakan untuk mempermudah Anda dalam pemecahan masalah.

b. Flowchart Dokumentasi

Pada umumnya, flowchart dokumentasi digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja dalam pembuatan, pengeditan, atau distribusi dokumen atau laporan. Setiap simbol dalam flowchart dokumentasi menggambarkan setiap aktivitas atau tindakan dalam alur kerja pembuatan dokumen atau laporan tersebut. 

c. Flowchart Sistem

Flowchart sistem umumnya digunakan untuk menggambarkan alur kerja dari awal hingga akhir dalam proses bisnis suatu organisasi. Setiap simbol dalam flowchart ini mewakili aktivitas atau tindakan dalam alur kerja sistem atau proses bisnis. Flowchart sistem juga berguna dalam analisis dan perbaikan sistem atau proses bisnis yang sudah ada.

3. Fungsi flowchart

Flowchart memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  • Flowchart dapat membantu Anda memvisualisasikan proses atau alur kerja dalam bentuk grafis yang lebih mudah dipahami.
  • Flowchart juga mempermudah komunikasi antara individu atau tim dalam memahami proses atau alur kerja yang kompleks.
  • Melalui flowchart, proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan jadi lebih mudah, karena flowchart memberikan gambaran jelas tentang proses atau alur kerja yang sedang berjalan.

Cara Membuat Flowchart

Dalam membuat flowchart, ada beberapa cara yang perlu Anda lakukan, mulai dari menentukan tujuan flowchart hingga menghubungkan simbol-simbol tersebut menjadi sebuah garis. Supaya Anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas, mari simak uraian di bawah ini. 

1. Menentukan Tujuan dari Flowchart

Sebelum membuat flowchart, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuannya terlebih dahulu. Tujuan flowchart bisa berbeda-beda, seperti untuk memvisualisasikan proses bisnis, sistem komputer, atau proses dokumentasi. 

Saat Anda menentukan tujuan ini, maka akan lebih mudah untuk menentukan simbol-simbol yang digunakan dalam flowchart. Hal ini akan mempermudah proses pembuatan flowchart dan lebih efektif dalam membantu pemahaman dan analisis proses yang sedang dikerjakan. 

2. Menentukan Simbol-simbol yang Hendak Digunakan

Simbol-simbol dalam flowchart sangat penting untuk merepresentasikan aktivitas, keputusan, dan kondisi dalam sebuah proses. Ada beberapa simbol yang dapat digunakan, seperti persegi panjang yang merepresentasikan aktivitas atau langkah dalam proses, lingkaran yang menggambarkan keputusan atau cabang dan diamond yang merepresentasikan kondisi atau pertanyaan dalam proses. Pastikan untuk memilih simbol yang sesuai dengan tujuan flowchart yang hendak dibuat.

Baca Juga: 5 Contoh Programmer yang Perlu Anda Tahu

3. Menyusun Simbol-simbol Sesuai dengan Alur Proses

Setelah menentukan simbol-simbol yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah menyusun simbol-simbol tersebut sesuai dengan alur proses yang ingin divisualisasikan. Susun simbol tersebut dari awal sampai akhir. Jangan lupa untuk menambahkan kondisi atau cabang yang mungkin terjadi dalam proses tersebut. Hal ini penting agar flowchart dapat memberikan gambaran yang jelas dan lengkap tentang alur proses yang sedang berjalan.

4. Menghubungkan Simbol-simbol Menggunakan Garis

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan yaitu menghubungkan simbol-simbol tersebut menggunakan garis. Untuk garis-garis tersebut menggambarkan aliran atau arus dari satu simbol ke simbol lainnya. Pastikan garis-garis tersebut terhubung dengan baik dan tidak ada yang terputus agar alur proses yang direpresentasikan dapat dipahami dengan mudah.

banner

Keuntungan Menggunakan Flowchart

Bagaimana, apakah Anda sudah memahami apa itu flowchart, termasuk fungsi dan cara membuatnya? Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan flowchart. Berikut ini beberapa keuntungannya:

1. Mempermudah Proses Analisis

Flowchart dapat membantu Anda dalam mempermudah proses analisis dengan menyajikan informasi secara visual yang mudah dipahami. Setiap simbol dalam flowchart merepresentasikan aktivitas dalam proses tersebut, sehingga memberikan kemudahan kepada Anda untuk mengevaluasinya.

Bahkan, Anda juga bisa menentukan apakah ada kelemahan atau masalah pada proses tersebut. Saat Anda mengetahui kelemahan atau masalah tersebut, Anda bisa melakukan perbaikan atau perubahan pada proses atau alur kerja agar lebih efisien dan efektif. Pada akhirnya, flowchart dapat membantu Anda dalam meningkatkan kualitas proses atau alur kerja secara keseluruhan.

2. Mempermudah Komunikasi antara Individu dan Tim

Salah satu fungsi penting dari flowchart yaitu mempermudah komunikasi antara individu atau tim dalam memahami proses atau alur kerja yang kompleks. Dalam flowchart, proses atau alur kerja digambarkan dalam bentuk grafis yang mudah dipahami oleh semua pihak. 

Keberadaan flowchart ini membuat setiap anggota tim atau individu dapat melihat proses atau alur kerja secara keseluruhan dan mengetahui bagaimana setiap langkah terkait satu sama lain. Hal ini membantu Anda dalam mempermudah komunikasi antara anggota tim dalam memahami proses atau alur kerja yang kompleks. 

Selain itu, flowchart juga memungkinkan tim atau individu untuk berkolaborasi dalam mengembangkan proses atau alur kerja yang lebih baik. Pada akhirnya, flowchart tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga meningkatkan efektivitas tim dalam menjalankan proses atau alur kerja.

Baca Juga: Ideal Design Workflow Process untuk UI/UX Designer

3. Membantu dalam Pengambilan Keputusan

Dalam flowchart, informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan disajikan secara terstruktur dan terorganisasi. Artinya, semua pihak bisa dengan mudah memahami hubungan antar elemen dalam proses atau alur kerja yang sedang berjalan. 

Alhasil, dapat diambil keputusan yang tepat terkait dengan perbaikan atau peningkatan proses atau alur kerja yang sedang berjalan. Dalam hal ini, flowchart berfungsi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan yang objektif dan efektif.

4. Membantu dalam Pemecahan Masalah

Flowchart memiliki fungsi yang sangat penting dalam pemecahan masalah. Dalam flowchart terdapat simbol-simbol yang menggambarkan kondisi atau pertanyaan dalam proses. Kehadiran simbol tersebut dapat memberikan kemudahan kepada Anda dalam pemecahan masalah terkait dengan kondisi atau pertanyaan dalam proses yang sedang berjalan. 

Selain itu, flowchart juga membantu dalam mengidentifikasi masalah dan memperlihatkan solusi yang mungkin untuk diambil. Artinya, flowchart dapat membantu individu atau tim untuk mengambil keputusan yang tepat dalam memecahkan masalah pada proses atau alur kerja yang sedang berjalan.

Apakah sudah cukup jelas pembahasan tentang apa itu flowchart? Diagram ini sangat penting dalam proses pemecahan dan pengambilan keputusan dalam dunia bisnis. Apalagi jika bisnis Anda hendak memaksimalkan penggunaan teknologi seperti website agar bisa berkembang dalam dunia digital. 

Supaya pengembangan bisnis Anda secara digital makin optimal, Anda bisa menggunakan jasa digital marketing agency untuk menganalisis tren pasar. ToffeeDev sebagai agensi tepercaya, menyediakan beberapa layanan marketing yang dapat Anda gunakan, seperti optimasi SEO, Ads, pembuatan website, hingga pengelolaan media sosial. 

Yuk, maksimalkan perkembangan dan pertumbuhan bisnis Anda bersama ToffeeDev. Hubungi ToffeeDev sekarang juga untuk mulai berkonsultasi. 

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat