11 Contoh Company Profile Yang Dapat Diterapkan

contoh company profile

Anda tentu ingin menunjukkan keterbukaan dan kepercayaan perusahaan kepada masyarakat. Website company profile bisa menjadi media utama bagi perusahaan Anda untuk memperkenalkan diri secara online kepada masyarakat luas. Kini, ada banyak contoh company profile yang bisa Anda jadikan sebagai rujukan dalam membuat website perusahaan.

Seberapa penting website company profile? Website ini bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat luas mengenai produk dan layanan yang Anda tawarkan. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menunjukkan kredibilitas dan profesionalitas perusahaan melalui website company profile.

ToffeeDev mempunyai beberapa contoh company profile yang bisa dijadikan sebagai referensi. Semua company profile yang ada dalam artikel ini berasal dari beberapa proyek pengerjaan website yang pernah dikerjakan oleh tim kami. Yuk, simak artikelnya sampai selesai untuk menemukan beberapa inspirasi company profile!

1. Visi dan Misi Perusahaan

visi misi perusahaan

Pertama, Anda bisa mencantumkan visi dan misi perusahaan. Visi dan misi merupakan panduan perusahaan dalam mencapai tujuan jangka panjang dan menjalankan bisnis secara keseluruhan. Pada website company profile, visi dan misi perusahaan harus disampaikan dengan jelas agar pengunjung website dapat memahami tujuan bisnis dan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan.

Berikut contoh halaman visi dan misi dari website Sulfindo Adi Usaha yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Baca Juga : Membangun Company Profile yang Kuat dalam Website Bisnis

2. Sejarah Perusahaan

sejarah perusahaan

Pengunjung website juga ingin mengetahui gambaran awal perusahaan bisa berkembang dari waktu ke waktu. Anda bisa menampilkan sejarah perusahaan pada website company profile. Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan kepercayaan pengunjung terhadap perusahaan karena halaman ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki pengalaman dan reputasi yang baik sejak awal berdirinya.

Pada contoh di bawah ini, Anda bisa melihat sejarah perusahaan sejak awal berdiri sampai sekarang. Daripada membuat narasi panjang, kami menggunakan konsep timeline dengan scroll ke samping agar terlihat ringkas dan mudah dipahami pengunjung website.

Website: https://sulfindo.com/vision-mission/

3. Biografi Singkat Perusahaan

biografi singkat perusahaan

Biografi singkat merupakan informasi dasar mengenai perusahaan. Pada bagian ini, Anda bisa membuat biografi singkat dengan deskripsi yang menarik. Tidak jarang perusahaan menuliskan biografi singkat dengan istilah ‘About Us’ pada judulnya. Biografi singkat penting bagi pengunjung website karena bisa memberikan gambaran umum mengenai perusahaan.

Berikut contoh biografi singkat milik ToffeeDev yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Baca Juga : 6 Langkah Cara Membuat Website di WordPress untuk Pemula

4. Produk atau Jasa yang Ditawarkan

produk atau jasa yang ditawarkan

Setiap perusahaan pasti memiliki produk atau jasa yang ditawarkan. Anda bisa mencantumkan produk tersebut dalam website agar konsumen bisa mengenalnya. Halaman produk atau jasa ini berisi tentang deskripsi produk atau jasa, keunggulan, dan spesifikasinya.

Contoh company profile milik ToffeeDev di bawah ini menunjukkan produk yang disertai dengan deskripsi singkat. Apabila ingin mengetahui lebih lanjut, pengunjung bisa mengeklik ‘SELENGKAPNYA’. Pada masing-masing halaman produknya dicantumkan informasi mengenai keunggulan, jenis layanan yang disediakan, dan proses pengerjaan atau produksi.https://toffeedev.com/services/

5. Struktur Organisasi

struktur organisasi

Struktur organisasi merupakan gambaran mengenai bagaimana perusahaan dijalankan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap masing-masing departemen atau divisi. Informasi ini memberikan gambaran mengenai bagaimana perusahaan dijalankan. Tidak semua karyawan dimasukkan ke dalam struktur organisasi ini, cukup beberapa orang yang berkepentingan saja, seperti pimpinan atau manajer perusahaan.

Anda bisa melihat contoh struktur organisasi dari website Adventure Indonesia Tour Operator di bawah ini sebagai referensi.

Baca Juga : USP Adalah: Definisi, Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya

6. Keunggulan Perusahaan

keunggulan perusahaan

Pada website company profile, perusahaan harus menonjolkan keunggulan atau kelebihan yang dimiliki dibandingkan dengan kompetitornya. Informasi ini bisa memberikan gambaran mengenai nilai tambah yang ditawarkan perusahaan kepada pengunjung website. Keunggulan bisa juga ditampilkan dengan penghargaan atau sertifikasi yang pernah diraih oleh perusahaan selama masa beroperasinya, seperti yang terlihat di bawah ini.

Jasa SEO

7. Pelanggan dan Proyek yang Pernah Dilakukan

pelanggan dan proyek yang pernah dilakukan

Informasi ini sangat penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Perusahaan bisa menunjukkan bukti nyata mengenai kemampuannya dalam menangani proyek dan memberikan layanan yang berkualitas melalui informasi ini. Sebagai referensi, Anda bisa mengikuti format di bawah ini.

8. Case Study dan Portofolio

case study dan portofolio

Case study dan portofolio perusahaan bisa memberikan gambaran nyata mengenai cara perusahaan dalam memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh klien atau pelanggan. Halaman ini memberikan gambaran mengenai kemampuan dan kualitas layanan perusahaan. Berikut contoh company profile bagian portofolio yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

9. Kontak Informasi Perusahaan

kontak informasi perusahaan

Website company profile juga harus memasukkan informasi kontak yang terdiri dari alamat kantor, nomor telepon, dan alamat email. Informasi kontak harus disediakan secara lengkap supaya pengunjung bisa menghubungi perusahaan atau mengetahui lokasi kantor perusahaan.

10. Press Release dan Blog

press release dan blog

Blog bisa menjadi media bagi perusahaan untuk membagikan informasi terbaru tentang produk atau jasa dan informasi terbaru lainnya. Blog juga bisa dilengkapi dengan press release untuk memberitakan kegiatan perusahaan. Halaman ini dibuat untuk meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan pengunjung website dengan perusahaan. Tidak hanya itu, artikel blog bisa dibuat untuk meningkatkan visibilitas dan ranking SEO website di halaman hasil pencarian.

11. Helpdesk atau Fitur Bantuan untuk Pengunjung Website

helpdesk atau fitur bantuan

Terakhir, ada fitur helpdesk atau bantuan yang disediakan untuk pengunjung website. Fitur ini menyediakan layanan bantuan atau dukungan terkait produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Fitur ini berbentuk chat box atau formulir yang bisa diisi oleh pengunjung untuk mengajukan pertanyaan atau keluhan. Dalam fitur helpdesk, Anda bisa menyediakan beberapa opsi pertanyaan atau masalah yang ingin diajukan oleh pengunjung sehingga memudahkan dalam memberikan respons yang tepat dan efektif.

Berikut layanan helpdesk yang tertera di bagian kanan bawah pada website ToffeeDev yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Apakah Anda sudah menemukan inspirasi dari contoh company profile di atas? Inspirasi yang diperoleh bisa diterapkan untuk membuat website company profile milik perusahaan Anda. Proses pembuatan website company profile memakan waktu yang tidak sedikit serta memerlukan keahlian yang cukup tinggi agar hasilnya memuaskan.

Tidak perlu khawatir karena Anda bisa menggunakan layanan jasa pembuatan website dari ToffeeDev. Cukup sampaikan mengenai informasi yang ingin ditampilkan pada website dan kami akan membuatnya sesuai dengan branding yang ingin dihadirkan pada website company profile Anda. Hubungi kami segera dan wujudkan website company profile impian Anda dengan layanan andalan dari ToffeeDev!

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat