Apa Saja Contoh Affiliate Marketing? Bagaimana Caranya?

apa saja contoh affiliate marketing

Belakangan ini, beberapa e-commerce ternama mengadakan program affiliate yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Affiliate marketing dianggap sebagai metode pemasaran inovatif. Bagaimana tidak, affiliate marketing bisa diibaratkan seperti word-of-mouth marketing karena mengajak orang untuk mempromosikan produk kepada orang di sekitarnya. Seperti apa saja contoh affiliate marketing? Temukan jawabannya di bawah ini.

Apa itu Affiliate Marketing?

Lebih baik Anda memahami dahulu pengertian affiliate marketing. Affiliate marketing adalah model periklanan dengan bekerja sama kepada pihak ketiga yang disebut afiliator. Perusahaan memberikan kompensasi kepada afiliator setiap kali iklan yang dibuat menghasilkan traffic atau pembelian produk atau layanannya.

Afiliator umumnya mempromosikan produknya melalui website atau media sosial mereka. Makin banyak pengikut yang dimiliki, makin pula luas jaringannya sehingga visibilitas bisnis Anda ikut meningkat. Afiliator mempromosikan produk yang ditawarkan di platform e-commerce kepada pengikutnya dengan membuat konten dan menempatkan tautan di dalamnya. Perusahaan menggunakan konten tersebut untuk menarik perhatian audiens terhadap produk yang dijualnya. 

Nantinya, pengunjung yang mengeklik tautan tersebut akan diarahkan ke situs e-commerce. Jika mereka membeli produk atau layanan tersebut, pedagang e-commerce memberikan kredit ke akun afiliator dengan komisi yang disepakati, contohnya 5% hingga 10% dari harga penjualan.

Apa Saja Contoh Affiliate Marketing?

Sekilas dijelaskan bahwa affiliate marketing dijalankan oleh sejumlah bisnis yang bergerak di bidang e-commerce. Berikut adalah contohnya.

1. Affiliate Marketing Program Amazon Associates

Program ini memberikan peluang kepada blogger atau pemilik website untuk mempromosikan produknya. Afiliator menempatkan tautan ke website Amazon untuk produk yang diulas atau dibahas. Ketika terjadi pembelian, mereka akan mendapatkan komisi. Dalam hal ini, pemasaran afiliasi pada dasarnya merupakan program pemasaran berbasis hasil di mana tindakan penjualan diperoleh melalui jaringan yang luas.

2. Affiliate Marketing Program Shopee

Marketplace terkemuka di Indonesia ini juga menjalankan program afiliasinya. Oleh karena pengguna internet di Indonesia lebih memilih media sosial, Shopee mengutamakan platform seperti Instagram, YouTube, Facebook, TikTok, hingga Twitter untuk melakukan program afiliasi. Baik content creator maupun bukan, semua yang tertarik dalam program ini memiliki kebebasan untuk memilih produk yang ingin dipromosikan serta media sosial yang ingin digunakan.

3. Affiliate Marketing Program Tokopedia

Program afiliasi ini mirip seperti kompetitornya, yaitu Shopee. Tokopedia mengajak pengguna media sosial untuk mempromosikan produk melalui pembagian link yang di-generate melalui platform Tokopedia. Apabila terjadi penjualan, afiliator akan mendapatkan komisi dengan jumlah yang berbeda sesuai kategori produk yang dipromosikan.

Baca Juga: Mengenal Affiliate Marketing Dalam Dunia Internet Marketing

4. Affiliate Marketing Program Lazada

Dalam Program Afiliasi Lazada, afiliator akan diberikan link unik yang terhubung dengan akun mereka. Afiliator bisa memasang tautan ini di media sosialnya mereka. Ketika ada yang mengeklik link tersebut dan melakukan pembelian di Lazada, afiliator akan menerima komisi sebagai imbalan.

5. Affiliate Marketing Program Traveloka

Website jual-beli tiket dan akomodasi juga tidak mau kalah dalam mengadakan program afiliasi ini. Program ini juga diminati oleh content creator bahkan influencer Indonesia mengingat banyak orang yang tertarik untuk berwisata.

Cara Menjadi Affiliate Marketer

Pertanyaannya, bagaimana cara menjadi affiliate marketer dan mulai mempromosikan produk? Ikuti empat langkah di bawah ini.

1. Menentukan Niche yang Tepat

Pertama, tentukanlah niche atau bidang yang tepat untuk difokuskan dalam program afiliasi Anda. Pilihlah niche yang sesuai dengan minat dan pengetahuan agar Anda lebih mudah berinteraksi dengan target audiens.

2. Mencari Program Affiliate Marketing yang Sesuai

Carilah program afiliasi yang sesuai dengan niche yang Anda pilih. Ada banyak platform dan perusahaan yang menawarkan program afiliasi, jadi lakukan riset dan pilihlah program yang memiliki produk atau layanan yang relevan dengan niche Anda. Pastikan juga untuk memeriksa persyaratan, komisi yang ditawarkan, serta alat dan dukungan yang disediakan oleh program tersebut.

Baca Juga: Affiliate Adalah: Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Tips Menjalankannya

3. Mempromosikan Produk Dengan Cara yang Tepat

Setelah terdaftar dalam program afiliasi, langkah berikutnya adalah mempromosikan produk atau layanan dengan cara yang tepat. Buatlah konten yang menarik dan relevan melalui media sosial yang Anda miliki. Gunakan tautan afiliasi yang diberikan oleh program untuk mengarahkan audiens ke halaman produk yang ditawarkan. Pastikan juga untuk mematuhi pedoman etika dan hukum terkait pemasaran afiliasi.

4. Meningkatkan Performa Affiliate Marketing

Terakhir, upayakan untuk terus meningkatkan performa afiliasi Anda. Lacak dan analisis hasil kampanye, perhatikan produk yang paling diminati oleh audiens, dan pelajari strategi pemasaran yang efektif. Teruslah belajar dan beradaptasi dengan perubahan tren dan kebutuhan pasar untuk tetap relevan dan sukses sebagai seorang affiliate marketer.

banner

Tips Sukses dalam Affiliate Marketing

Menjadi seorang affiliate marketer tentu memiliki tantangannya sendiri. Jangan khawatir, Anda bisa sukses dengan menerapkan tiga langkah berikut ini.

1. Mempelajari Produk yang Dipromosikan

Penting bagi untuk mempelajari produk atau layanan yang dipromosikan. Kenali fitur, manfaat, dan keunggulan produk tersebut agar mampu meyakinkan audiens. Pemahaman produk yang mendalam dapat memberikan informasi yang akurat dan bernilai kepada calon pembeli.

2. Memahami Target Audiens

Agar bisa berhasil dalam afiliasi, Anda perlu memahami target audiens dengan baik. Lakukan riset dan analisis untuk mengetahui preferensi, kebutuhan, dan masalah yang dihadapi oleh audiens Anda. Dari langkah ini, Anda dapat menciptakan konten yang relevan, menarik, dan dapat menggerakkan mereka untuk melakukan pembelian.

Baca Juga: 4 Cara Affiliate Marketing yang Ampuh Meningkatkan Penjualan

3. Meningkatkan Traffic Website atau Blog

Untuk meningkatkan kesuksesan dalam afiliasi, Anda perlu fokus meningkatkan traffic ke media sosial. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan, salah satunya menggunakan strategi social media marketing. Makin banyak pengunjung yang mengunjungi website Anda, makin besar pula potensi pembelian melalui link afiliasi yang ditampilkan.

Sudahkah Anda memahami apa saja contoh affiliate marketing yang sering dilakukan oleh e-commerce Indonesia? Perlu diketahui bahwa affiliate marketing bukanlah satu-satunya strategi untuk mempromosikan bisnis Anda. Masih banyak strategi digital marketing lainnya yang bisa dicoba, seperti SEO dan SEM. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan berkonsultasi mengenai Layanan Digital Marketing ToffeeDev!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Follow Us

Scroll to Top