4 Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yang perlu Anda pahami sebagai pelaku bisnis. Mengapa Anda harus memahaminya?

Tidak semua konsumen akan tertarik dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan dan begitu pun sebaliknya. Anda tidak mungkin menargetkan semua orang menjadi konsumen. Akan tetapi, tetap saja ada beberapa konsumen yang mungkin bukan menjadi target market namun memiliki potensi untuk menjadi konsumen Anda. Untuk itu, ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi perilaku konsumen tersebut.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami berbagai faktor yang mampu memengaruhi perilaku konsumen. Namun sebelum masuk ke dalam pembahasan utama, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu pengertian dari perilaku konsumen.

Definisi Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen berdasarkan para ahli ekonomi memiliki banyak definisi. Menurut C. Mowen dan Minor, perilaku konsumen adalah perilaku seseorang dalam mengonsumsi berbagai produk ataupun jasa. 

Selain itu, menurut Engel, Blackwell, dan Miniard mendefinisikan perilaku konsumen sebagai tindakan yang secara langsung terlibat untuk mendapatkan, mengonsumsi, dan menghabiskan produk atau jasa. Mereka juga memasukkan proses pengambilan keputusan yang sebelumnya dilakukan terlebih dahulu sebagai bagian dari perilaku konsumen.

Perilaku konsumen dapat disimpulkan berdasarkan pendapat dari para ahli ekonomi sebagai perilaku seseorang dalam mengonsumsi produk atau jasa yang berfokus pada cara setiap individu dalam menentukan keputusan. Pengambilan keputusan ini terjadi tepat sebelum individu tersebut mengonsumsi produk atau jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan atau memuaskan keinginan individu tersebut.

4 Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen memiliki kategori yang beragam. Keberagaman perilaku konsumen ini dipicu oleh 4 faktor utama dengan beberapa aspek lebih mendalam di setiap faktor utamanya. Berikut adalah faktor-faktor yang dapat memengaruhi perilaku konsumen: 

1. Faktor Psikologis

Faktor psikologis memainkan peran yang sangat penting untuk memahami perilaku konsumen. Meskipun faktor psikologis susah untuk dihitung atau dilihat secara kasatmata, namun faktor psikologis memiliki pengaruh yang besar dan kuat ketika memengaruhi keputusan seseorang dalam melakukan pembelian.

Sejauh ini ada empat faktor psikologis yang sangat berpengaruh. Berikut adalah keempat faktor psikologis tersebut.

  • Motivasi menjadi faktor psikologis yang dapat memengaruhi kebiasaan membeli pada suatu individu. Setiap orang tentunya memiliki kebutuhan masing-masing, bisa jadi kebutuhan dasar, sosial, dan sebagainya. Kebutuhan ini yang akan memotivasi suatu individu untuk mengonsumsi sesuatu.
  • Persepsi adalah hasil ketika suatu individu mendapati informasi mengenai suatu produk. Ketika suatu individu melihat iklan atau sebuah review, munculah sebuah persepsi mengenai iklan atau review mengenai produk yang dibaca. Sehingga menumbuhkan rasa ingin membeli produk tersebut. 
  • Insting untuk belajar tidak disangka menjadi salah satu faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumen. Hal ini sering terjadi karena keingintahuan suatu individu untuk mempelajari produk yang dibelinya.  
  • Sikap dan kepercayaan menjadi salah satu psikologi yang penting dikarenakan kecenderungan suatu individu yang loyal terhadap salah satu merek produk. Hal ini menimbulkan kepercayaan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan suatu perusahaan sehingga akan selalu membeli hasil luaran dari perusahaan tersebut.

Baca Juga: Faktor-Faktor Penyebab Tidak Tercapainya Target Penjualan dan Tips Mengatasinya

2. Faktor Sosial 

Faktor kedua yang berperan untuk memengaruhi perilaku konsumen adalah faktor sosial. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang hidup berdekatan dengan manusia lain yang dapat memengaruhi kebiasaan membeli mereka.

Tidak dapat disangkal bahwa suatu individu memiliki kecenderungan untuk mengimitasi individu lainnya agar dapat diterima di suatu lingkungan tertentu. Namun, tetap saja faktor yang dapat memengaruhi kebiasaan mengonsumsi mereka adalah orang-orang di sekitarnya. Terdapat tiga faktor sosial yang dapat memengaruhi perilaku konsumen, seperti: 

  • Keluarga dapat membentuk kepribadian seseorang dalam mengonsumsi sesuatu. Biasanya, beberapa anggota keluarga akan memiliki kebiasaan yang sama dalam melakukan suatu hal, salah satunya dalam mengonsumsi suatu produk. 
  • Kelompok atau komunitas yang terasosiasi dengan suatu individu memiliki kemampuan untuk memengaruhi perilaku konsumennya. Kelompok atau komunitas ini adalah tempat kedua selain keluarga yang paling sering ditemui oleh suatu individu. Sama seperti keluarga, kelompok atau komunitas memiliki andil dalam memengaruhi perilaku konsumen.
  • Peran atau status suatu individu di dalam lingkungan masyarakat juga dapat memengaruhi perilaku mengonsumsi produk suatu individu. Contohnya bagi orang yang memiliki status atau peran yang tinggi di masyarakat akan dipandang sebagai orang yang lebih mampu dalam membeli suatu produk.  

Karena dianggap istimewa dengan peran atau status tinggi, individu tersebut bisa saja berusaha untuk membuktikan apa yang dipikirkan atau dilabelkan orang terhadap dirinya. Maka dari itu, individu tersebut akan mengonsumsi produk atau layanan yang dirasanya sesuai dengan statusnya di lingkungan sosial.

3. Faktor Personal

Faktor personal adalah faktor yang tidak bisa dihindari ketika membicarakan mengenai perilaku konsumen. Faktor ini biasanya menjadi faktor utama suatu individu dalam kebiasaannya untuk mengonsumsi suatu produk. Berikut adalah empat faktor personal yang memengaruhi perilaku konsumen. 

  • Usia suatu individu menyebabkan individu tersebut membutuhkan barang tertentu yang harus dibeli. Kebutuhan individu pada balita dan dewasa tentu saja berbeda. Terkadang makin dewasa suatu individu, perilaku mengonsumsi akan makin tinggi dan kompleks.  
  • Pendapatan adalah faktor personal kedua yang menentukan perilaku konsumen. Individu yang memiliki pendapatan lebih tinggi cenderung untuk mengonsumsi produk lebih banyak atau lebih mahal. 
  • Pekerjaan juga menentukan perilaku konsumen. Hal ini dikarenakan setiap pekerjaan memiliki ketentuan peralatan atau perlengkapan yang berbeda-beda tergantung dengan kepentingannya. 
  • Gaya hidup dapat mendefinisikan bagaimana suatu individu ingin menunjukkan kehidupannya ke khalayak umum. Gaya hidup sangat memengaruhi perilaku konsumen karena hal tersebut merupakan standar yang ditetapkan secara pribadi dalam mengonsumsi produk atau layanan.

Baca Juga: Penjelasan dan Faktor Penting Dalam Consumer Behavior

4. Faktor Ekonomi

Selain faktor psikologis, sosial, dan personal, faktor ekonomi adalah faktor keempat yang sangat memengaruhi perilaku konsumen. Berikut adalah beberapa faktor ekonomi yang memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen. 

  • Pendapatan keluarga mampu memengaruhi perilaku konsumennya. Setiap keluarga memiliki pendapatan yang berbeda-beda. Setiap keluarga juga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan hal tersebut disesuaikan dengan pendapatan keluarga tersebut. 
  • Tabungan akan memengaruhi suatu perilaku konsumen. Apabila memiliki tabungan yang sedikit, suatu individu akan cenderung tidak berbelanja begitu banyak. Hal tersebut juga terjadi sebaliknya apabila memiliki tabungan banyak. 
banner

3 Tips Mengenali Perilaku Konsumen

Untuk mengenali perilaku konsumen Anda, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut adalah tips yang harus diketahui untuk mengenali perilaku konsumen.

1. Melakukan Segmentasi Audiens

Proses segmentasi audiens dilakukan untuk memahami demografi, geografi dan psikografis konsumen suatu bisnis. Di dalam pelaksanaan proses segmentasi harus mengutamakan informasi tersebut agar segmentasi dapat dibuat secara jelas.

2. Identifikasi Manfaat untuk Setiap Grup

Setelah melakukan segmentasi, suatu bisnis harus mengidentifikasi manfaat yang diterima setiap grup. Tuliskan secara rinci manfaat-manfaat tersebut agar dapat dianalisis dengan baik dan mudah dipahami.

Baca Juga: 7 Faktor SEO Off Page Dalam Membangun Link Bagi Pemula

3. Melakukan Analisis Mendalam

Analisis dilakukan terhadap hasil identifikasi segmentasi audiens dengan karakteristik suatu bisnis. Hal ini dapat membantu untuk menemukan kejelasan mengenai perilaku konsumen bisnis tersebut serta saran yang dapat dilakukan untuk meningkatkan bisnis berdasarkan perilaku konsumennya.

Mengoptimalkan potensi bisnis berdasarkan perilaku konsumen bisa dilakukan secara beragam. Untuk mengoptimalkan bisnis Anda, ToffeeDev hadir dengan berbagai layanan seperti website, graphic design, Digital Marketing, dan market intelligence. Untuk memahami layanan untuk optimalisasi bisnis Anda, segera hubungi kami di sini!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top