Gamification Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

gamification adalah

Generasi milenial dan gen-Z sudah menjadi pangsa pasar terbesar di Indonesia pada saat ini. Tentunya Anda perlu menerapkan strategi pemasaran yang mampu menarik perhatian mereka. Gamification adalah teknik pemasaran yang relevan dan bisa Anda terapkan untuk menjangkau target pasar dari kalangan milenial.

Gamification marketing sudah banyak diterapkan oleh bisnis besar yang meluncurkan aplikasinya. Teknik ini dianggap cocok untuk menarik generasi milenial yang menyukai tantangan. Lantas, seperti apa gamification marketing itu? Apa saja manfaat penerapan gamification marketing? Langsung simak saja artikelnya sampai selesai untuk mengetahui seluk-beluk strategi pemasaran ini.

Pengertian Gamification

Gamification adalah teknik pemasaran yang menggunakan elemen dari permainan (game) untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Dalam gamification marketing, pelanggan didorong untuk melakukan beberapa tindakan atau aksi tertentu untuk memperoleh penghargaan. Beberapa contoh elemen yang diterapkan dalam gamification biasanya mencakup:

  • Poin: Pengguna bisa mengumpulkan poin dengan memenangkan permainan atau melakukan pembelian. Poin-poin tersebut dapat ditukar dengan diskon atau barang gratis.
  • Lencana: Bisnis bisa membuat program lencana untuk pengguna yang berhasil mencapai target atau jumlah transaksi tertentu.
  • Ranking: Pelanggan akan mendapatkan ranking tertentu apabila poin yang dikumpulkan sudah cukup banyak.
  • Countdown: Menantang konsumen untuk menyelesaikan tugas dalam waktu tertentu dan memperoleh rewards sebagai hadiahnya.
  • Progress bar: Menunjukkan kemajuan pelanggan dalam mencapai tingkat berikutnya.

Baca Juga : Apa Itu Forecasting? Pahami Metode dan Contohnya Bagi Bisnis

Manfaat Gamification dalam Bisnis

Manfaat Gamification dalam Bisnis

Gamification memberikan banyak keuntungan dan manfaat bagi merek Anda. Apa saja? Mari kita lihat berbagai keuntungannya di bawah ini.

1. Meningkatkan Keterlibatan Pengguna

Gamification mendorong pengguna untuk melakukan tindakan tertentu demi mendapatkan poin atau bentuk rewards-nya. Alhasil, tingkat keterlibatan pengguna pun lebih tinggi daripada tidak menerapkan gamification. Manfaat ini menjadi langkah awal untuk membangun hubungan jangka panjang antara pelanggan dan bisnis Anda.

2. Meningkatkan Kesadaran Merek dan Loyalitas Pelanggan

Gamification tentu membawa pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan sehingga mereka akan terus mengingat merek Anda. Mereka akan terikat secara emosional dengan bisnis sehingga tumbuh menjadi pelanggan setia. Singkatnya, peningkatan brand awareness melalui gamification akan meningkatkan loyalitas pelanggan karena mereka berusaha untuk mencapai target atau menyelesaikan tantangan tertentu dari bisnis Anda.

3. Mengumpulkan Data Pelanggan Lebih Mudah

Data pelanggan tentu merupakan aset berharga bagi bisnis. Kini, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah melalui gamification. Gamification memerlukan sistem kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan machine learning agar bisa bekerja dan menargetkan pelanggan secara efektif. Gamification pun membuat proses pengumpulan data lebih mudah. Anda memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk memenangkan hadiah, tetapi mengharuskan mereka untuk memberikan datanya.

Baca Juga : Brand Activation, Strategi Baru Menarik Perhatian Konsumen

Jasa SEO

4. Meningkatkan Angka Konversi Penjualan

Ketika pengguna terlibat dengan elemen-elemen gamification dari merek Anda, peluang untuk mendapatkan respons dari iklan pun lebih besar. Hal ini akan meningkatkan angka konversi penjualan bisnis Anda. Contohnya, Anda menawarkan kupon diskon kepada pelanggan, tetapi mereka harus menjawab kuis dengan cepat. Pelanggan akan tertarik untuk memperolehnya dan menggunakan diskon tersebut untuk melakukan pembelian di website e-commerce Anda.

5. Membuat Promosi Lebih Menarik

Tidak jarang Anda menemukan pengguna yang mengabaikan iklan dalam bentuk banner atau pop-up. Solusinya, Anda bisa membuat iklan yang menarik dan mengandung unsur gamification. Seperti contoh kupon diskon tadi, promosi diskon menjadi lebih menarik karena gamification. Anda juga mengenali aspek emosi pelanggan, yaitu mereka akan merasa tertantang dan berjuang untuk mendapatkan diskon tersebut daripada memberikannya secara cuma-cuma.

6. Sebagai Sarana Edukasi Produk atau Layanan Anda

Gamification bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menjelaskan manfaat utama dari produk atau layanan yang Anda miliki. Contohnya, sebuah perusahaan susu ingin memperkenalkan produk susu sehatnya. Mereka membuat game di mana pelanggan harus menangkap susu sebanyak-banyaknya untuk mengumpulkan poin. Setelah menyelesaikan permainan, pelanggan akan mendapatkan informasi tentang produk dari perusahaan susu tersebut.

Baca Juga : 7 Contoh Strategi Pemasaran Produk Baru yang Jitu

Contoh Penerapan Gamification di Aplikasi Populer Indonesia

Contoh Penerapan Gamification

Sekilas dijelaskan bahwa gamification sudah banyak diterapkan oleh bisnis besar yang meluncurkan aplikasinya. Beberapa contoh gamification yang menarik di bawah ini akan membuat Anda mengerti dan mendapatkan inspirasi untuk menerapkan gamification di bisnis sendiri.

1. Shopee Indonesia

Aplikasi Shopee Indonesia memiliki banyak fitur gamification untuk mempertahankan pelanggannya. Aplikasi ini memiliki program Shopee Games yang terdiri dari  berbagai permainan, seperti Shopee Bubble, Shopee Candy, dan masih banyak lagi. Dari semua permainan tersebut, pengguna bisa memenangkan berbagai jenis hadiah seperti koin, kupon diskon, dan produk gratis dari Shopee yang bisa digunakan untuk berbelanja. Melalui program ini, Shopee berhasil meningkatkan keterlibatan pengguna dan menarik perhatian pengguna untuk membeli produk dari aplikasinya.

2. McDonald’s Indonesia

Penerapan gamification pada aplikasi McDonald’s Indonesia terdapat pada fitur MyRewards. Di sini, pengguna akan mendapatkan poin setiap kali melakukan transaksi di McDonald’s. Poin tersebut dapat ditukarkan dengan produk gratis atau diskon pada transaksi selanjutnya. Tidak hanya itu, sepanjang bulan Ramadan 2023 kemarin, McDonald’s Indonesia meluncurkan permainan ‘Yuk Sahur’! Pengguna yang mendapatkan poin tertinggi akan mendapatkan harga diskon dari suatu menu yang ditawarkan.

3. Traveloka

Aplikasi pemesanan tiket Indonesia ini memiliki sistem gamification berupa Traveloka Points. Traveloka Points adalah program loyalitas yang ditawarkan oleh Traveloka kepada pengguna yang aktif menggunakan aplikasi. Program ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan poin tambahan saat memesan tiket pesawat atau hotel dan menyelesaikan tantangan harian. Makin sering pengguna menggunakan aplikasi Traveloka, makin banyak pula poin yang didapatkan, dan makin banyak manfaat yang bisa diperoleh.

Menarik sekali menerapkan gamification dalam strategi pemasaran atau aplikasi, ya? Intinya, gamification adalah teknik pemasaran yang menerapkan unsur permainan untuk menarik pengguna aplikasi. Untuk meningkatkan keberhasilan teknik ini, Anda bisa melengkapinya dengan strategi pemasaran digital lainnya.

Ingin mengetahui strategi pemasaran yang tepat sasaran dan relevan dengan bisnis Anda? Hubungi saja ToffeeDev, digital marketing agency Indonesia yang siap membantu bisnis Anda dalam mencapai keberhasilan dalam menerapkan digital marketing.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top