KOL Adalah: Pengertian dan Fungsinya dalam Bisnis

kol adalah

KOL adalah akronim dari Key Opinion Leader. Posisi Key Opinion Leader di dalam dunia marketing cukup penting pada saat ini. Bahkan terus berkembang hingga banyak bisnis yang saling berlomba mendapatkan Key Opinion Leader terbaik. Melihat bagaimana pentingnya Key Opinion Leader dalam bisnis, mari berkenalan langsung dengan elemen ini melalui informasi dari ToffeeDev di bawah ini.

Memahami Key Opinion Leader

Seperti yang dituliskan di atas, KOL adalah akronim dari Key Opinion Leader yang mampu memengaruhi banyak orang hingga berhasil mencapai titik balik dari kesuksesan strategi pemasaran. 

Keberadaan Key Opinion Leader memang semakin hari terasa sangat penting. Ini semua disebabkan oleh perubahan era digital yang berimbas pada strategi marketing. Akhirnya ada perubahan strategi dengan memanfaatkan peran Key Opinion Leader.

Key Opinion Leader lebih identik dengan seseorang yang memiliki pengaruh dan pengetahuan pada bidang tertentu. Dari keahlian dan pengaruh mereka di sana, akhirnya hal tersebut dapat dimaksimalkan untuk membantu bisnis dalam berpromosi. 

Key Opinion Leader dinilai memiliki kekuatan dan kepentingan yang ternyata jauh lebih besar daripada media massa. Tidak dapat dimungkiri bahwa ada era di mana media massa menjadi tempat beriklan paling tepat dan efektif. 

Namun seiring berjalannya waktu sambil diiringi perkembangan zaman serta teknologi, Key Opinion Leader menjadi lebih relevan. Pasanya, Key Opinion Leader mampu memiliki hubungan yang erat dengan audiens sejak dini. Kesehariannya inilah yang membuat Key Opinion Leader lebih mudah untuk menarik perhatian target konsumen sesuai tujuan bisnis. 

Key Opinion Leader sendiri sangat banyak di dalam media sosial. Bisa dibilang, berkat media sosial, akhirnya pertumbuhan Key Opinion Leader terasa sangat pesat. Namun sebenarnya seorang Key Opinion Leader juga bisa ditemukan di media tradisional, seperti radio dan televisi. 

Baca Juga : Apa saja Sasaran Promosi yang Cocok Untuk Bisnis Anda?

Fungsi KOL

Dari penjelasan yang diberikan, sebenarnya sudah dapat terlihat apa fungsi dari Key Opinion Leader. Fungsi utamanya adalah meningkatkan kredibilitas bisnis karena jauh lebih dipercaya masyarakat. Opini-opini yang mereka lontarkan terhadap produk tersebut dapat langsung dipercaya oleh masyarakat. Dengan begitu, penjualan atau tujuan lain dari bisnis melalui penggunaan KOL jauh lebih terasa.

Ya, KOL berfungsi untuk mempromosikan produk atau bisnis yang telah menyewa jasa mereka. Namun bukan berarti KOL hanya berfungsi sebagai corong promosi saja. Seorang KOL harus berprofesi di bidang sesuai bisnis atau produk tersebut. Mereka juga harus memiliki pengetahuan dan keahlian yang relevan. Dengan begitu, rekomendasi dari KOL jauh lebih mampu dipercaya. 

Dalam praktiknya, KOL wajib membuat konten menarik yang mampu mendeskripsikan secara jelas dari sebuah produk atau bisnis. Konten itu disertasi dengan opini pribadi sesuai dengan pengalaman yang dimiliki KOL. 

Biasanya, sebelum KOL merilis konten tersebut ke masyarakat, diperlukan pengecekan dari pihak bisnis. Apakah konten tersebut sudah sesuai atau tidak? Jika belum, maka KOL perlu melakukan revisi terlebih dahulu. Dengan proses pengecekan yang baik, akhirnya konten dari KOL jauh lebih matang dan mampu mempertahankan posisinya sebagai individu yang berhasil dipercaya serta memengaruhi banyak orang.

Baca Juga : Rekomendasi Cara Mempromosikan Produk Dengan Efektif

Apa Saja Jenis Key Opinion Leader?

Peran dan latar belakang keahlian dapat menentukan suatu jenis key opinion leader, misalnya KOL di bidang kecantikan, kesehatan, sejarah, olahra, dan lainnya. Namun, jenis KOL juga dapat berupa macro atau megainfluencer. Banyaknya jumlah pengikut atau followers mereka di media sosial menjadi penilaian di tingkat ini. Untuk lebih jelasnya berikut adalah lima jenis KOL yang perlu Anda ketahui.

1. Nano-influencer

Umumnya mereka adalah influencer yang baru saja memulai karier mereka dan biasanya memiliki 1.000 – 10.000 followers.

2. Micro-influencer

Ada tingkatan mikro yang memiliki 10.000 – 50.000 followers yaitu Influencer mikro, biasanya memiliki interaksi dua arah dan hubungan yang lebih dekat dengan para pengikutnya.

3. Mid tier influencer

Setelah mikro, terdapat tingkatan menengah yang memiliki 50.000 – 500.000 followers. Mid tier Influencer memiliki audiens yang berukuran sedang namun tetap dapat menghasilkan interaksi yang tinggi dengan hasil yang berdampak untuk membeli produk.

4. Macro-influencer

Lebih jauh lagi terdapat tingkatan makro dengan 500.000 – 1.000.000 followers. Influencer makro umumnya dapat memberikan pengaruh yang cukup signifikan kepada pengikutnya melalui media sosialnya.

5. Mega-influencer

Terakhir dan paling tinggi berdasarkan tingkatan adalah mega dengan lebih dari 1.000.000 followers. Secara keseluruhan, Mega-influencer dianggap sebagai influencer yang memiliki kredibilitas tinggi dan dapat memberikan pengaruh yang cukup besar kepada para pengikutnya.

Cara Memilih KOL

Sebelum menentukan KOL (Key Opinion Leader), para brand harus mengetahui cara memilih influencer atau KOL yang tepat di sosial media, yaitu:

1. Kenali audience atau konsumen Anda

Poin ini sangat penting saat menggunakan Key Opinion Leader (KOL) untuk pertama kalinya karena perlu mengetahui audiens yang Anda tuju. Untuk membantu Anda mengidentifikasi Key Opinion Leader (KOL) yang paling cocok untuk produk Anda, penting untuk mengenali konsumen atau pelanggan dengan baik.

2. Followers

Jumlah followers influencer atau KOL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bagaimana produk Anda dipasarkan. Anda akan lebih mudah memprediksi berapa banyak audiens atau pelanggan yang akan melihat pesan semakin banyak pengikut yang dimiliki.

Anda harus berhati-hati terhadap fake followers, karena akhir-akhir ini mereka digunakan untuk mempercepat atau meningkatkan pertumbuhan followers. Jelas bahwa influencer dengan pengikut palsu tidak baik untuk digunakan dalam brand Anda karena tidak memberi manfaat.

3. Engagement

Pemasar harus memahami bagaimana postingan KOL melibatkan audiens. KOL selanjutnya akan berfungsi sebagai penghubung antara merek dan pelanggannya. Influencer yang sukses akan selalu memiliki konten yang ramai dan didukung oleh para followers yang mengambil tindakan.

4. Relevansi Brand

Kampanye pemasaran membutuhkan KOL yang tepat yang aktif di industri yang sama. Mereka perlu mengetahui penekanan isi kerjasama yang dimaksud KOL. Ini akan menjamin bahwa materi apa pun yang Anda berikan ke KOL akan disukai oleh audiens influencer mereka. Misalnya, jika produk yang ingin Anda jual adalah barang kecantikan, seorang beauty blogger atau beauty vlogger akan menjadi KOL atau influencer yang ideal.

Perbedaan KOL dan Influencer

Banyak orang mempercayai Key Opinion Leader (KOL) karena pengetahuan, profesionalisme, dan pengalaman mereka. KOL dapat memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan penggemarnya meskipun tidak diharuskan untuk melakukannya terus-menerus.

Influencer juga meningkatkan reputasi mereka sendiri dengan menekankan karakter online mereka dan materi yang mereka distribusikan. Influencer di media sosial harus “menyambut” penggemar mereka secara rutin. Sangat menarik untuk dicatat bahwa pengikut mereka sendiri terkadang melihat mereka sebagai Key Opinion Leader. Berikut adalah beberapa perbedaan spesifik tambahan antara KOL dan influencer:

1. Media yang Digunakan

Key Opinion Leader (KOL) adalah orang yang memiliki otoritas di bidang atau industri tertentu sehingga pandangannya dipertimbangkan. Mereka diberikan kepercayaan dan rasa hormat di dunia nyata, yang memungkinkan mereka berinteraksi lebih terbuka dengan pengikut mereka. Banyak KOL juga menjaga hubungan positif di media sosial.

Influencer juga menghabiskan lebih banyak waktu online, terutama di media sosial. Melalui beragam materi digital yang mereka hasilkan, mereka menggunakan saluran media sosial ini untuk berinteraksi dengan penggemarnya dan bahkan mempengaruhi mereka.

2. Kredibilitas

Kredibilitas KOL berasal dari kehidupan nyata mereka di suatu bidang atau bisnis. Kualifikasi profesional mereka dan waktu yang mereka habiskan untuk tenggelam dalam subjek tersebut adalah hasil dari keterampilan, kemampuan, pengetahuan, dan karier mereka. Sementara itu, influencer di akun media sosial dan preferensi pribadi datang dari persepsi pengikut mereka tentang kepercayaan yang mereka bangun sendiri.

3. Area Pengaruh dan Letak Geografis

Di media sosial, KOL tidak selalu aktif beroperasi sebagai influencer. Reputasi dan kedudukan profesional mereka hanya terkenal di tempat tertentu, seperti wilayah, kota, atau negara. Namun jika seorang KOL yang awalnya hanya menikmati ketenaran di wilayah geografis yang kecil, kemudian mulai ditawari kesempatan untuk bekerja sama dengan televisi, media cetak, bahkan aktif di media sosial, kemungkinan besar KOL ini juga berfungsi sebagai influencer.

Sementara itu, influencer yang sangat aktif dalam menjaga materi di platform media sosial mereka berpotensi memiliki banyak pengagum dari berbagai negara atau mungkin seluruh dunia.

4. Perbedaan dalam Cara Menghabiskan Waktu Sehari-hari

Seorang KOL bekerja penuh waktu secara profesional di dunia luar. Dengan kata lain, mereka bisa jadi seorang koki terkenal di hotel bintang lima atau seorang dokter, psikolog, pengacara, dll. Penonton yang mengenal mereka tidak akan lagi mempertanyakan keahlian dan sudut pandang mereka karena panggilan mereka.

Sebaliknya, mayoritas influencer lebih aktif secara online. Mereka sebagian besar terlibat dalam aktivitas terkait pemasaran digital. Mereka harus bekerja keras untuk memproduksi materi untuk media sosial, blog, dan YouTube untuk mendapatkan lebih banyak penggemar yang akan terus mengikuti apa yang mereka posting.

5. Kemampuan Berkomunikasi

Karena sudah terbiasa, influencer adalah pakar komunikasi. Mereka mahir membujuk audiens mereka untuk bertindak dengan cara tertentu dengan menyampaikan pesan tertentu dengan cara yang sangat menarik.

Kenyataannya, KOL juga mahir berbicara di depan sekelompok orang, terutama yang rutin tampil di televisi, radio, seminar, dll. Namun tidak semua KOL memiliki bakat komunikasi yang baik, meski demikian tidak masalah apakah seorang KOL adalah seorang komunikator atau bukan, karena selama pendapatnya berkaitan dengan bidang dan profesinya.

Dengan informasi mengenai KOL dan fungsinya, sekarang Anda telah memahami mengapa individu ini sangat penting untuk dimanfaatkan dalam praktik marketing bisnis. Jadi, apakah Anda sudah mulai tertarik menyewa jasa KOL?

Sebenarnya Anda tidak hanya memerlukan jasa KOL. Bisnis yang baik juga harus memiliki pondasi strategi marketing yang tepat dan efektif. Untuk itulah ToffeeDev hadir pada saat ini dalam membantu bisnis Anda mencapai level selanjutnya. Anda dapat langsung menghubungi Digital Marketing Agency ToffeeDev sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top