10 Strategi Pemasaran Perusahaan Unilever: Panduan Lengkap untuk Bisnis FMCG

strategi pemasaran perusahaan unilever

Strategi pemasaran perusahaan Unilever yang selama ini diterapkan telah membuktikan keberhasilannya dalam menghadapi berbagai tantangan dan membangun kehadiran global yang kuat. Melalui produk-produk ikoniknya yang mendominasi rak-rak supermarket dan kehadiran di berbagai segmen pasar, Unilever memegang peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat global. 

Lantas, apa saja strategi yang Unilever lakukan untuk mencapai tujuan bisnisnya hingga menjadi salah satu perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) terkemuka di Indonesia dan dunia? Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut.

Profil Perusahaan Unilever

Sejarah panjang Unilever dimulai pada tahun 1930-an ketika dua perusahaan, Lever Brothers dan Margarine Unie, bergabung untuk membentuk entitas baru yang dikenal sebagai Unilever. Sejak saat itu, Unilever telah menjadi pionir dalam industri bahan makanan, kecantikan, dan produk rumah tangga. Unilever memasuki berbagai pasar di seluruh dunia melalui merek-merek terkenal, seperti Dove, Lipton, hingga Knorr.

Unilever terdaftar sebagai Unilever Indonesia Tbk dan terdaftar pertama kali di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Januari 1982. Di Indonesia, Unilever terkenal sebagai FMCG terkemuka melalui berbagai produknya, seperti Pepsodent, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Wall’s, Royco, Bango, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, dan masih banyak lagi.

Selama perjalanan sejarahnya, Unilever telah berhasil mengatasi berbagai perubahan tren konsumen, inovasi industri, serta tantangan pasar global. Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mengutamakan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Unilever telah menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program dan inisiatif. 

Implementasi Strategi Pemasaran Unilever

Dalam upayanya untuk terus mendominasi pasar, Unilever mengimplementasikan strategi pemasaran yang inovatif dan beragam. Mulai dari diversifikasi produk hingga ekspansi portofolio ke berbagai segmen potensial, Unilever memandang strategi ini sebagai landasan penting dalam menjawab kebutuhan konsumen modern. Berikut sejumlah strategi pemasaran yang dilakukan Unilever.

1. Diversifikasi Produk

Salah satu pilar strategi pemasaran Unilever yang paling mencolok adalah diversifikasi produk. Unilever memberikan konsumen opsi yang luas sesuai dengan kebutuhan dan preferensi dengan portofolio yang beragam. 

Produk-produk unggulan Unilever meliputi segmen makanan, minuman, perawatan tubuh, dan kebersihan rumah tangga. Diversifikasi ini bukan hanya menciptakan pilihan untuk konsumen, tetapi juga memberikan daya saing yang kuat di berbagai pasar global. 

2. Memperluas Portfolio ke Segmen Potensial

Unilever terus mengamati peluang di pasar dengan memperluas portofolio ke segmen premium dan yang dapat memberikan nilai untuk bisnis. Perusahaan ini memahami bahwa keberlanjutan bisnisnya terletak pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dari berbagai lapisan masyarakat. 

Fokus pada kebersihan, perawatan tubuh, produk kecantikan premium, makanan berbasis nabati, dan nutrisi merupakan bagian dari strategi untuk meraih hati konsumen di berbagai segmen. Langkah ini membuat nama Unilever menjelma menjadi pemimpin pasar yang mampu memberikan solusi untuk setiap konsumen, baik produk premium hingga produk terjangkau yang mengutamakan nilai tambah.

Baca Juga: 8 Tujuan dari Segmentasi Pasar, Manfaat, Jenis dan Contohnya

3. Memberikan Inovasi Produk

Unilever terus mendorong batas inovasi produk untuk menjawab tuntutan konsumen yang terus berkembang. Melalui riset dan pengembangan yang intensif, perusahaan ini secara teratur meluncurkan produk-produk baru yang menghadirkan nilai tambah dan keunikan. Oleh karena ini, hingga kini Unilever mampu memenuhi ekspektasi konsumen dan menciptakan tren di pasar.

Banner Ads - General 2

4. Melakukan Adaptasi Sesuai Tren Pasar

Adaptasi adalah kunci keberlanjutan dalam dunia bisnis yang dinamis. Unilever memahami pentingnya beradaptasi dengan perubahan pasar, tren konsumen, dan lingkungan bisnis secara keseluruhan. 

Unilever dapat secara cepat menyesuaikan produk dan strategi pemasarannya sesuai dengan perubahan keadaan bisnis secara lebih fleksibilitas sebagai inti dari strategi pemasarannya. Kemampuan untuk beradaptasi memberikan Unilever keunggulan dalam mempertahankan daya saing di pasar global yang berubah-ubah.

Melakukan Adaptasi Sesuai Tren Pasar

5. Memanfaatkan Media Sosial dalam Pemasaran

Sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen, Unilever memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif. Melalui berbagai platform, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, Unilever dapat terhubung langsung dengan konsumen.

Langkah tersebut sangat efektif untuk memperkuat kehadiran bisnis secara digital mendengarkan umpan balik konsumen. Dengan demikian, penggunaan media sosial tidak hanya sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun komunitas penggemar produk Unilever.

6. Memperkuat Posisi di Berbagai Negara

Unilever tidak hanya fokus pada pasar maju, tetapi juga aktif memperkuat kehadirannya di negara-negara berkembang. Menyadari potensi pertumbuhan di pasar-pasar ini, Unilever mengadopsi strategi khusus yang memahami kebutuhan dan preferensi konsumen setempat.

Melalui investasi dalam peningkatan visibilitas dan penetrasi pasar di negara berkembang, Unilever membangun hubungan yang kokoh dengan konsumen dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi di berbagai wilayah. Melalui kemitraan dengan pemasok lokal hingga partisipasi dalam program-program pembangunan masyarakat, Unilever memainkan peran penting dalam memperkuat ikatan antara mereknya dengan masyarakat lokal.

Baca Juga: Unique Brand Position: Cara Mengembangkan Posisi Merek yang Unik dan Menarik

7. Menjalin Kemitraan dan Sponsor Acara

Unilever mengakui kekuatan dalam menjalin kemitraan dengan perusahaan dan terlibat dalam sponsor acara sebagai bagian dari strategi pemasarannya. Salah satu contohnya adalah kemitraan Unilever dengan Gojek melalui layanan GoToko pada tahun 2020. 

Kemitraan tersebut memungkinkan pelaku UMKM menggunakan GoToko untuk mengakses produk kebutuhan sehari-hari dari berbagai merek. Kemitraan semacam ini membantu Unilever meningkatkan distribusi produknya dan mendapatkan eksposur yang lebih besar di pasar yang lebih luas.

Banner Ads - Ebook 2

8. Menerapkan Strategi Kepemimpinan Harga Rendah

Unilever memahami bahwa harga dapat menjadi faktor penentu utama dalam keputusan pembelian konsumen. Unilever dapat menarik hati konsumen dengan menawarkan produk berkualitas tinggi dan harga yang terjangkau melalui penerapan strategi kepemimpinan harga rendah.

Adapun strategi kepemimpinan harga rendah (low-cost leadership) adalah suatu pendekatan bisnis ketika perusahaan berusaha menjadi pemimpin dalam industri atau pasar dengan menawarkan produk atau layanan dengan harga yang lebih rendah daripada kompetitor tanpa mengurangi keuntungannya. Langkah ini memberikan kemudahan akses produk Unilever oleh berbagai lapisan masyarakat. 

Baca Juga: 7 Cara Menentukan Harga Jual Produk Atau Jasa

9. Mendistribusikan Produk Melalui Agen dan Perusahaan Distributor

Unilever mengimplementasikan strategi distribusi yang sangat efektif dengan menyalurkan produknya melalui agen-agen dan perusahaan distributor terpercaya. Saat ini, PT. Unilever Indonesia Tbk memiliki lebih dari 600 distributor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan produk Unilever menjangkau berbagai segmen pasar, dari kota-kota besar hingga daerah pedesaan.

Proses penyaluran produk Unilever dilakukan dengan cermat. Perusahaan ini telah berhasil menguasai pangsa pasar dengan menyediakan produknya melalui para pengecer, baik itu pengecer besar seperti perusahaan ritel (Alfamart, Alfamidi, Indomaret, swalayan, dan lainnya) maupun pengecer kecil seperti toko-toko biasa. Keberhasilan ini secara otomatis meningkatkan volume penjualan PT. Unilever Indonesia Tbk.

Banner Ads - Lead Gen 2

10. Melakukan Promosi Penjualan untuk Produk Baru

PT. Unilever Indonesia Tbk sering mengadakan promosi penjualan, khususnya ketika meluncurkan produk baru ke pasar. Promosi ini dirancang untuk memberikan konsumen pengetahuan lebih mendalam tentang produk-produk terbaru mereka. 

Acara khusus, diskon, serta penawaran spesial merupakan beberapa bentuk promosi penjualan yang sering digunakan oleh Unilever. Selain itu, perusahaan ini juga memberikan kupon gratis dan sampel produk kepada konsumen sebagai bagian dari strategi promosi penjualan mereka. 

Sebagai penutup yang menarik, mari fokus pada strategi pemasaran perusahaan Unilever. Unilever mengambil langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan bisnisnya melalui diversifikasi produk, ekspansi ke segmen potensial, inovasi produk, adaptasi terhadap kebutuhan pasar, hingga pemasaran offline maupun online.

Manfaatkan layanan jasa digital marketing dari ToffeeDev untuk membawa bisnis Anda ke tingkat selanjutnya. Tim profesional kami yang berpengalaman siap membantu Anda mendapatkan traffic berkualitas yang membantu meningkatkan visibilitas dan keberhasilan bisnis Anda secara digital.

ToffeeDev hadir untuk membantu Anda mencapai target pasar secara efektif dengan berbagai layanan lain, seperti SEO, Google Ads, Social Media Ads, Social Media Management, dan Landing Page for Ads. Kami juga membantu Anda merencanakan strategi pemasaran yang tepat, melaksanakannya secara efisien, dan mengevaluasi hasilnya untuk keberlanjutan bisnis.

Jangan lewatkan peluang ini! Hubungi ToffeeDev sekarang untuk mengoptimalkan kehadiran online bisnis Anda. Jadwalkan konsultasi sekarang juga!

Sumber rujukan:

  • https://ejournal.ugkmb.ac.id/index.php/jce/article/view/25/23
  • https://www.unilever.co.id/our-company/tentang-unilever-indonesia/#:~:text=Sejak%205%20Desember%201933%2C%20Unilever,Rinso%2C%20Molto%2C%20Sunlight%2C%20Wall’s 
  • https://www.unilever.co.id/news/press-releases/2020/gojek-dan-unilever-kerjasama-tingkatkan-taraf-hidup-umkm-dan-konsumen/
  • https://ejournal.ugkmb.ac.id/index.php/jce/article/view/25/23

Share this post :

Scroll to Top