Inilah Cara Membuat Landing Page di WordPress dengan Mudah

Landing page sudah menjadi satu paket yang tidak terpisahkan dalam membuat iklan digital, baik di media sosial, situs web, atau mesin pencarian. Alasannya, landing page bisa menjadi lokasi transaksi digital bagi audiens setelah mereka melihat iklan yang dipasang. Kini membuat landing page pun tidak perlu repot, karena bisa dilakukan dengan beberapa tools yang tersedia, salah satunya WordPress. Pertanyaannya, bagaimana cara membuat landing page di WordPress?

Sama seperti pemasaran digital, landing page pun terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh bisnis atau perusahaan ketika membangun landing page. Membuat landing page WordPress pun dinilai lebih mudah daripada menggunakan tools landing page builder lainnya karena hanya menggunakan beberapa plugin WordPress yang sudah tersedia.

Mari mengetahui beberapa insight serta langkah pembuatan landing page dengan menggunakan WordPress di artikel ToffeeDev ini.

Mengenal Landing Page

Landing page merupakan salah satu jenis halaman website yang dibuat untuk tujuan khusus, yaitu meningkatkan angka penjualan dan leads atau prospek calon pembeli. Di sini, pengunjung yang mengklik iklan kita akan melihat kontennya, kemudian melakukan action di dalamnya sesuai dengan call-to-action (CTA) iklan tersebut.

Contoh action-nya bermacam-macam, bisa membeli produk kita, berlangganan newsletter harian, memutar video, mengunduh modul secara online, dan lain-lain. Singkatnya, landing page ini merupakan salah satu tool pemasaran yang bisa mengubah pengunjung menjadi pelanggan atau konsumen.

Landing page bisa dibuat untuk mendatangkan traffic ke website atau bahkan channel YouTube kita lewat iklan atau link yang dipasang di paid marketing (ads), e-mail, media sosial, dan sejenisnya. Selain itu, kita bisa menggunakan landing page untuk mengkonversi pengunjung tersebut menjadi konsumen atau pengguna produk.

Jenis page ini dibuat dengan tujuan untuk melakukan konversi, jadi kita harus membuat desain landing page yang menarik. Mendesain landing page biasanya dilakukan sebelum membuatnya dengan plugin WordPress yang tersedia.

Jangan lupakan juga pengaturan tombol call-to-action di dalamnya, jadi pengunjung bisa mengetahui tombol yang tepat untuk melakukan konversi. Tombol CTA di landing page ini bisa bervariasi sesuai dengan tujuannya, bisa berupa tombol pembelian, mengisi formulir, memainkan video attachment, dan sejenisnya. Agar lebih mudah dikenali pengunjung, tombol CTA baiknya diletakkan di lokasi yang tepat dan menggunakan desain yang menonjol.

Biasanya, pages ini juga berisi formulir yang mengharuskan pengunjung memberikan informasi kontak mereka, seperti e-mail dan nomor telepon. Halaman landing page hendaknya diisi dengan kata-kata yang menarik dan mampu membujuk pengunjungnya untuk memberikan informasi kontak tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Menulis CTA Efektif untuk Artikel Anda

Perbedaan Landing Page dan Website Page

Landing page tentunya berbeda dengan halaman website, karena keduanya dibangun dengan tujuan yang berbeda. Akan lebih bagus jika bisnis memiliki dua jenis pages tersebut, karena bisa mendatangkan traffic pengunjung secara organik maupun berbayar lewat iklan yang dipasang. Landing page dibuat khusus jika bisnis sedang memasang iklan, sedangkan page website biasanya dibuat untuk meningkatkan brand awareness secara digital. Landing page juga bisa mengubah pengunjung menjadi pelanggan dengan cara membeli produk kita.

Landing page sebenarnya merupakan bagian dari website, bahkan di WordPress pun, landing page dibuat dengan menu Page di dalamnya. Bedanya, website merupakan halaman umum yang berisi semua informasi tentang bisnis atau perusahaan tersebut, termasuk produk yang mereka jual. Selain itu, website juga mempunyai beberapa tombol di homepage, gunanya untuk mengarahkan ke beberapa halaman di dalamnya. Bisa disimpulkan, penggunaan website kurang efektif untuk menghasilkan konversi pengunjung menjadi konsumen bisnis, lebih kepada fungsi brand awareness bisnis tersebut.

Landing page merupakan halaman khusus untuk menawarkan produk yang dijual. Bedanya dengan product page yang ada di website adalah halaman ini difokuskan untuk mempromosikan satu produk yang dijual. Karena itulah, rata-rata landing page dibuat dengan kalimat copywriting yang cukup panjang dan berfokus pada keunggulan produknya. Terlebih lagi, kita juga sering melihat beberapa testimony di landing page tersebut.

Selain itu, landing page juga memiliki Call-To-Action yang mampu membangkitkan minat pengunjungnya. Bukan hanya membeli produk, halaman ini juga bisa mengajak mereka untuk mengisi form, berlangganan newsletter, mendapatkan freebies produk yang dipromosikan, dan lain-lain.

Jadi, pastikan juga untuk menggunakan jenis pages yang dibutuhkan dalam strategi digital marketing yang dijalankan. Jika sekedar membangun brand awareness, gunakanlah website. Sedangkan landing page dibuat untuk mempromosikan produk secara spesifik atau ingin meningkatkan nilai konversinya.

Jasa SEO

Alasan Menggunakan Landing Page

Bisnis atau perusahaan sebaiknya memiliki landing page dalam membuat iklan atau ketika menambahkan link ke dalam informasi media sosial mereka. Bukan hanya untuk keperluan konversi, landing page juga dibuat dengan beberapa alasan dalam memasarkan produk atau layanan. Ada dua alasan mengapa kita perlu membuat landing page sebelum memasang iklan digital.

1. Mendapat Informasi

Pertama, landing page dibuat untuk memperoleh informasi mengenai konsumen melalui formulir yang kita lampirkan di dalamnya.

Dari sini, kita bisa memahami alasan konsumen tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Data-data seperti inilah yang membantu kita membuat strategi konversi yang efektif. Selain itu, kita juga bisa membangun CTA yang bisa membuat pengunjung melakukan konversi dengan produk atau jasa tersebut.

Selain itu, landing page juga bermanfaat untuk memberikan informasi kepada pengunjung mengenai produk yang ditawarkan. Kalau kita menyediakan sampel gratis, freebies atau versi trial dari produk digital yang ditawarkan, mereka pun bisa mendapatkan brand experience dari bisnis yang kita jalankan. Sekedar membagikan booklet gratis yang berisi informasi mengenai produk kita pun bisa menghasilkan meningkatkan brand experience antara konsumen dengan bisnis.

Iming-iming tersebut tentunya harus ‘ditukar’ dengan informasi kontak mereka. Jadi, kita pun harus menyediakan form singkat yang harus mereka isi, sehingga mendapatkan freebies dari bisnis tersebut. Intinya, landing page ini bisa memberikan win-win solution bagi pelanggan maupun bisnis dengan informasi yang mereka dapatkan.

Baca Juga: Mengenal Pengertian Brand Awareness Dalam Bisnis

2. Mengurangi Distraksi

Ada pula alasan kedua bisnis atau perusahaan harus menggunakan landing page dibandingkan halaman website untuk pemasaran. Ketika mengunjungi website, pengunjung bisa saja teralihkan dengan tautan lainnya yang lebih menarik dibandingkan CTA, seperti link artikel, link halaman produk, dan lain-lain.

Belum lagi, jiwa penasaran dan kritis mereka sering muncul ketika membeli barang atau menggunakan suatu layanan secara online. Mereka pasti akan mencoba mencari produk lain yang lebih menarik atau bahkan mencari tahu tentang bisnis di halaman About Us bisnis tersebut. Kemungkinan besar mereka gagal berkonversi menjadi pelanggan dan menggunakan produk yang diiklankan karena mudah teralihkan dengan link yang lebih menarik.

Dibuatlah landing page untuk mengurangi resiko tersebut. Landing page bisa menghilangkan beberapa distraksi tersebut, sehingga pengunjung bisa fokus pada isinya. Di pages ini, kita hanya menyediakan beberapa tombol CTA yang relevan dengan isinya. Akhirnya, mereka pun berhasil berkonversi menjadi pelanggan setelah melakukan action yang ada di landing page tersebut.

Tak hanya itu, kalau mengarahkan iklan kita ke halaman website, pengunjung malah tidak paham dengan action yang harus mereka lakukan. Bukan tanpa alasan mereka mengklik iklan tersebut, mereka pun ingin mendapatkan informasi tentang produk atau layanan tersebut. Jadi, landing page dibuat sehingga pengunjung bisa fokus pada informasi mengenai produk atau layanan yang ditawarkan.

Cara Membuat Landing Page di WordPress

Setelah memahami tentang landing page di atas, saatnya mempraktekkan cara membuat landing page di WordPress. Banyak sekali manfaat yang bisa dipanen dari menggunakan landing page WordPress dibandingkan dengan tools lainnya, terlebih jika website bisnisnya sudah dibuat dengan website provider tersebut. Tentunya, ini akan menghemat biaya pemasaran yang dibutuhkan, karena kita hanya perlu mengunduh plugin dan tools yang diperlukan.

Bagi bisnis yang baru merintis dan tidak memiliki tim developer di dalamnya, mereka pun bisa menggunakan landing page WordPress sebagai sarana pemasarannya. Cukup mendesain landing page yang menarik dan CTA yang menonjol, pages ini bisa meningkatkan angka penjualan bisnis dengan mudah. Berikut ini adalah cara membuat landing page dengan plugin Elementor yang mudah dan efektif.

1. Log in atau Sign up WordPress

Apabila website bisnis sudah dibuat dengan WordPress, pemilik atau pengelolanya hanya perlu log in dengan akun yang ada. Jika belum, mereka bisa membuat akun WordPress untuk membuat dan mengelola landing page. Cara log in pun mudah seperti biasa, yaitu memasukkan alamat email/username dan password. Kemudian, tunggu beberapa saat hingga muncul halaman dashboard WordPress di layar Anda.

Baca Juga: Manfaat Landing Page yang Perlu Anda Ketahui

2. Install Plugin Elementor Page Builder

Landing page WordPress biasanya dibuat dengan bantuan plugin, jadi kita harus melakukan proses instalasi plugin-nya dulu. Plugin yang digunakan untuk membuat landing page beragam, tapi kita akan menggunakan Elementor untuk tips ini.

Untuk melakukan instalasi, klik menu Plugin, kemudian klik Add New. Kemudian, ketik ‘Elementor’ di kolom Search dan muncullah Elementor Page Builder. Setelahnya, klik Install Now untuk memulai proses instalasinya.

Apabila proses instalasi sudah selesai, klik ‘Activate’ untuk mengaktifkan plugin tersebut sehingga bisa digunakan. Tunggu beberapa detik, kemudian Elementor Page Builder sudah aktif dan siap digunakan. Jika ini adalah kali pertama Anda membuat landing page, langsung klik Create Your First Page untuk memulainya.

3. Buat Desain Landing Page

Keuntungan menggunakan landing page WordPress adalah adanya menu untuk membuat desain atau kerangka landing page di situs ini. Ini adalah keuntungan yang kedua, di samping efisiensi biaya dalam penggunaan WordPress untuk mengoperasikan halaman website.

Untuk membuat desain halaman landing page, klik menu Pages, kemudian klik Add New. Selain membuat isi landing page, Anda juga bisa memilih beragam template untuk page builder atau template full width yang pasti cocok dengan plugin-nya. Bisa juga menggunakan background yang sama dengan tema WordPress yang digunakan untuk website, sekaligus membangun brand awareness bisnis Anda.

Akan lebih baik jika desainnya dibuat beberapa hari sebelumnya, sehingga bisa melalui proses proofreading dan pengecekan sebelumnya. Alasannya, kita hanya bisa mengaplikasikan desain yang sudah dibuat kalau sudah masuk ke halaman desain Elementor. Untuk mencari inspirasi landing page yang menarik, Anda bisa melihat beberapa contohnya di beberapa website.

Setelah desainnya selesai dibuat, klik tombol Edit with Elementor untuk mulai membuat landing page yang siap untuk diluncurkan. Anda akan dibawa ke halaman desain landing page dari plugin tersebut untuk melakukan settings lebih lanjut.

Di bagian kiri halaman desain tersebut, banyak sekali elemen yang bisa digunakan untuk membuat landing page Anda. Mulai dari heading, image, inner section, text editor, video, button, dan lain-lain, semuanya bisa Anda manfaatkan untuk membuat landing page yang interaktif. Cara mengaplikasikannya pun mudah, Anda cukup drag and drop elemen yang ingin digunakan ke canvas tersebut.

Baca Juga: Ideal Design Workflow Process untuk UI/UX Designer

4. Tambahkan Elemen dalam Landing Page

Untuk memulai desainnya, klik tombol + dan pilihlah kolom tampilan halaman yang diinginkan. Kemudian, mulailah membuat landing page sesuai dengan desain yang sudah dibuat. Masukkan beberapa elemennya sesuai dengan kreativitas Anda, tapi perhatikan juga kenyamanan pengunjung website yang melihatnya.

Langkah yang dilakukan pun gampang, cukup drag and drop elemen yang diinginkan. Untuk membuat teks pun, kita harus memasukkan elemen Heading atau Text Editor dulu sesuai dengan desainnya. Tampilan teksnya, seperti font, warna, dan sebagainya bisa diubah di tab Content yang terletak di bagian kiri halaman. Sedangkan menu Advanced berfungsi untuk mengubah tema background dan custom CSS pada halaman landing page yang dibuat.

Begitu pula dengan elemen lainnya, seperti progress bar, icon box, dan lain-lain. Cukup drag and drop elemen tersebut, kemudian sesuaikan dengan rancangan yang sudah dibuat sebelumnya. Inilah keuntungan lain menggunakan landing page WordPress, kita hanya perlu memasukkan elemen-elemennya, termasuk button, tanpa perlu menguasai coding yang digunakan di dalamnya.

5. Landing Page Siap Digunakan

Tampilan konten landing page yang sudah selesai kini siap diluncurkan. Jangan lupa pasang link-nya pada iklan yang sudah dibuat sehingga pengunjung bisa mengetahui produk atau jasa yang Anda jual secara lengkap. Niscaya, Anda pun bisa meningkatkan jumlah conversion iklan dengan landing page ini.

Baca Juga: Mengenal UI Design Secara Lebih Mendalam

ToffeeDev sebagai Partner Digital Marketing Bisnis Anda

Tidak sulit mengikuti cara membuat landing page di WordPress tadi, karena ada plugin Elementor yang bisa digunakan. Anda bisa berkreasi membuat landing page yang kreatif sekaligus informatif, sehingga pengunjung tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang diiklankan. Jangan lupa, terapkan juga tips membuat desain landing page yang menarik sehingga conversion rate dari iklan pun meningkat.

Penggunaan landing page menjadi optimal dengan metode Search Engine Optimization (SEO) yang mendukungnya. SEO ini pula yang menjadi andalan untuk meningkatkan ranking website bisnis Anda di halaman mesin pencarian, terutama Google. Tidak mudah mengaplikasikan teknik SEO dengan efisien, terutama untuk landing page.

Karena itu, ToffeeDev hadir untuk menawarkan Jasa SEO yang didukung oleh tim yang sudah berpengalaman di bidangnya. Sebagai digital marketing agency, tim kami sudah bekerja sama dengan berbagai jenis industri dan perusahaan untuk kebutuhan pemasaran digital mereka. Apabila bisnis Anda belum memiliki website, gunakan juga jasa pembuatan website dari ToffeeDev. Kami akan membuat website profesional yang sesuai dengan profil serta citra perusahaan Anda, dilengkapi dengan optimasi domain dan hosting yang tepat.

ToffeeDev sudah bekerja sama dengan puluhan perusahaan dari berbagai jenis industri perekonomian di Indonesia, dan kini giliran bisnis Anda untuk kami layani. Tertarik untuk ber-partner dengan ToffeeDev? Hubungi tim kami segera dan rasakan berbagai manfaat layanan digital marketing dari ToffeeDev untuk kemajuan bisnis Anda.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat