Employee Engagement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

employee engagement adalah

Employee engagement sebuah desain atau pola yang diterapkan pada sumber daya manusia di sebuah perusahaan, tujuannya adalah perusahaan ingin karyawan secara aktif berperan dalam mewujudkan tujuan-tujuan atau visi dan misi bersama-sama. Tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dengan employee engagement adalah meningkatnya produktivitas karyawan sehingga ada umpan balik yang nyata terhadap perusahaan. Begitu juga karyawan yang memenuhi tugas dan tanggung jawabnya dengan motivasi, dan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan.

Apa itu Employee engagement?

Employee engagement adalah sebuah konsep untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebuah perusahaan melalui konsep yang melibatkan karyawan sehingga terjadi umpan balik yang menguntungkan baik perusahaan dan juga karyawannya.

Perusahaan berkembang pasti menerapkan konsep employee engagement. Menggambarkan sebuah relasi sinergi dengan memahami umpan balik secara kualitatif dan kuantitatif, dengan begitu relasi sinergi antara perusahaan dan karyawan akan memberikan sebuah keuntungan bagi kedua pihak.

Perusahaan akan mendapat umpan balik dari kinerja yang maksimal dari karyawan, sedangkan karyawan akan memiliki motivasi yang tinggi dan merasa nyaman dengan pekerjaannya.

Image Source:

Manfaat Employee engagement?

Konsep mendasar yang memahami seberapa jauh keterlibatan karyawan dengan perusahaan, telah menjadi populer dan diterapkan pada banyak perusahaan. Mengapa demikian? Perusahaan ingin mendapatkan manfaat lebih dari penerapan konsep ini, sehingga mereka ingin melibatkan karyawan sehingga produktivitas, kinerja tim lebih baik dan meningkat. Apa saja manfaat yang didapatkan dari penerapan konsep ini?

1 . Produktivitas yang lebih tinggi

Konsep ini tentu saja akan menghasilkan dampak positif dari sebuah relasi sinergi antara perusahaan dan karyawannya. Keterlibatan yang mendalam membuat karyawan lebih bersemangat dan tingkat produktivitas yang meningkat. Karyawan menjadi lebih progresif dan kreatif pada bidang kerjanya, hal tersebut tentu membawa keuntungan bagi perusahaan.

2 . Retensi karyawan yang lebih baik

Penerapan konsep ini akan berpengaruh terhadap retensi karyawan yang cenderung akan lebih loyal pada perusahaan, artinya perusahaan tidak akan menanggung beban biaya pergantian karyawan sehingga relasi sinergi tetap kompak dan harmonis. Hal tersebut juga akan mencegah potensi turnover pada perusahaan yang berimbas pada beban rekrutmen.

Baca Juga: 4 Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan

3 . Penurunan  absensi dan pengurangan waktu yang hilang

Karyawan yang produktif dalam pekerjaannya akan menghabiskan waktu untuk proses kreatif dan menghasilkan kinerja yang lebih baik, sehingga tidak ada waktu yang terbuang untuk mengurangi proses kreatif, mencari pekerjaan baru, atau bahkan mengalami burn out.

4 . Peningkatan kepuasan pelanggan

Manfaat dari konsep ini akan berdampak pada tingkat kepuasan pelanggan. Pelanggan yang bersinggungan secara langsung dengan karyawan akan merasakan pelayanan yang terbaik. 

Kepuasan ini tentu adalah hasil dari sebuah relasi sinergi antara karyawan dan perusahaan, selain itu juga menciptakan customer engagement antara pelanggan dan brand perusahaan melalui brand experience yang positif didukung pelayanan yang baik.

5 . Inovasi yang lebih baik

Karyawan akan lebih banyak inovasi dan berkontribusi pada perusahaan melalui kinerja dan proses kreatif dalam memberikan ide-ide yang bisa memajukan perusahaan.

Indikator Employee Engagement

Employee engagement juga memiliki variabel atau parameter yang digunakan untuk mengukur kinerja, motivasi, produktivitas, keterlibatan, hingga kepuasan karyawan dalam pekerjaan karyawan perusahaan. Beberapa indikator yang digunakan adalah:

1 . Tidak Engaged Sama Sekali

Tidak engaged sama sekali adalah salah satu indikator yang merujuk pada karyawan yang tidak terlibat atau tidak memiliki motivasi dalam pekerjaan mereka sehingga cenderung kurang berkembang, kurang produktif, dan tidak ada rasa memiliki terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Kecenderungan lainnya adalah merasa tidak dihargai, tidak diakui, tidak memiliki keterampilan yang cocok untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Efeknya produktivitas perusahaan menjadi menurun dan berpengaruh pada kualitas kerja.

Perusahaan dapat mencegah hal ini terjadi dengan mengidentifikasi penyebab rendahnya employee engagement dan memenuhi kebutuhan dasar, sehingga keterlibatan dan kontribusi, dan motivasi mereka meningkat.

2 . Tidak Engaged

Tidak engage adalah karyawan yang dianggap masih belum memiliki kontribusi  yang signifikan pada perusahaan. Meskipun mereka telah terlihat aktif dalam lingkungan kerja tetapi belum memiliki inisiatif, dan motivasi yang lebih dalam pekerjaan mereka. Tindakan yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah memberikan umpan balik yang memadai bagi karyawan.

Baca Juga: 6 Metode Performance Appraisal yang Wajib Diketahui

3 . Hampir Engaged

Hampir engaged adalah karyawan yang sudah mulai aktif dan memberikan kontribusi pada perusahaan. Mereka sudah terlibat, dan memiliki motivasi untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Namun, karyawan yang hampir engaged masih membutuhkan dorongan atau alasan lain mengapa mereka perlu memberi kontribusi lebih untuk perusahaan. Perusahaan bisa menimbulkan rasa memiliki dengan melibatkan mereka dalam kegiatan perusahaan, atau menempatkan mereka pada suatu posisi yang cukup penting sehingga mereka bisa memahami visi, misi perusahaan.

4 . Engaged

Engaged merujuk pada karyawan yang telah terlibat lebih jauh dan loyal terhadap perusahaan. Mereka cenderung lebih produktif dan memberi banyak kontribusi, memiliki motivasi dan inisiatif untuk melaksanakan pekerjaan terbaik. Mereka merasa memiliki tanggung jawab untuk setiap tugas dan pekerjaan. Dalam interaksi lingkungan kerja, mereka memiliki hubungan sosial yang sangat baik dengan atasan, dan rekan kerja, juga cenderung untuk termotivasi melakukan pekerjaan.

Hal ini yang menjadi indikator mengapa perusahaan perlu memperhatikan employee engagement dan mendorong serta memotivasi karyawan untuk mencapai potensi terbaik dalam pekerjaan mereka. Perusahaan dapat memberikan pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan, memastikan kebutuhan dasar mereka sudah terpenuhi, memberi pengakuan, dan juga penghargaan yang tepat. Hal ini mampu meningkatkan kualitas kerja, produktivitas, dan mengurangi tingkat retensi.

banner

Cara Meningkatkan Employee Engagement

Perusahaan dapat meningkatkan kualitas kerja, produktivitas, dan melibatkan karyawan mereka untuk berkontribusi lebih jauh, memiliki motivasi, inisiatif, dan loyal, maka perusahaan dapat melakukan beberapa cara untuk meningkatkan employee engagement.

1 . Komunikasi yang terbuka

Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan dari sebuah hubungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah sebuah komunikasi yang baik, dengan memberikan informasi yang jelas dan terbuka terkait apa tujuan dari perusahaan yang harus dicapai bersama.

2 . Memberikan umpan balik

Memberikan pengakuan terhadap kinerja karyawan juga menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan employee engagement. Hal tersebut akan meningkatkan rasa memiliki dari karyawan terhadap perusahaan, dan motivasi yang lebih untuk pekerjaan mereka.

Baca Juga: Pengertian Performance Appraisal dan Manfaatnya

3 . Melibatkan dalam pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan merupakan suatu hal penting yang bisa menjadi salah satu cara untuk melibatkan karyawan dan mendapatkan umpan balik yang lebih dari mereka. Karyawan yang dilibatkan akan merasa sangat dihargai dan merasa penting. Cara ini juga akan memberi motivasi dan meningkatkan kinerja, kualitas kerja dalam pekerjaan mereka.

4 . Pengembangan karyawan

Pengembangan karyawan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap perusahaan. Hal ini dianggap sebagai bentuk perhatian perusahaan yang mementingkan kebutuhan untuk memenuhi pengetahuan dan peningkatan keterampilan karyawan.

Karyawan adalah prioritas dan investasi sumber daya yang penting, juga sebagai roda perusahaan. Bersama ToffeeDev anda bisa mendapatkan solusi Digital Marketing Agency yang terbaik, dan tingkatkan keterampilan Digital Marketing karyawan anda.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top