Memahami Konsep Strategi Pemasaran yang Tepat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Demi memperoleh keuntungan, para pelaku bisnis tentu harus memahami dan memikirkan konsep strategi pemasaran. Karena tanpa adanya pemasaran yang maksimal, produk atau jasa tidak akan dikenal dan dibeli orang. 

Sederhananya, strategi pemasaran dapat diartikan sebagai serangkaian upaya yang berhubungan dengan tujuan memasarkan sebuah produk atau jasa. Mulai dari merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, hingga mendistribusikan dan memuaskan kebutuhan pembeli. 

Memahami Konsep Strategi Pemasaran dari SWOT

Mengingat perannya yang sangat penting, konsep strategi pemasaran tentu tidak boleh dibuat secara asal. Bahkan, jika memungkinkan, pelaku bisnis harus melakukan analisis SWOT terlebih dulu guna melihat prospek secara keseluruhan. Berikut konsep analisis SWOT yang penting untuk diketahui. 

Baca Juga : Apa itu SWOT? Inilah Kepanjangan SWOT

1. Kekuatan (Strengths)

Dalam hal ini, kekuatan mencakup ketersediaan sumber daya (SDM dan SDA), kemampuan internal, serta faktor situasional yang mampu mendukung perusahaan dalam melayani para konsumen. 

2. Kelemahan (Weaknesses)

Yang termasuk dalam kategori kelemahan, di antaranya adalah keterbatasan internal serta faktor situasional yang bisa menghalangi performa perusahaan. 

3. Peluang (Opportunities)

Beragam faktor eksternal, seperti tren yang cenderung menguntungkan perusahaan untuk memperoleh profit merupakan bagian dari peluang. 

4. Ancaman (Threats)

Ancaman juga berasal dari faktor eksternal yang cenderung tidak menguntungkan dan justru menghadirkan tantangan atau hambatan bagi performa perusahaan. 

Konsep Strategi Pemasaran yang Tepat

Setelah melakukan analisis SWOT, langkah selanjutnya adalah merancang strategi pemasaran yang tepat. Agar pelaksanaannya lebih terarah, berikut konsep strategi pemasaran yang harus dipahami. 

1. Segmentasi Pasar

Sebagai pelaku bisnis, Anda perlu membagi target pasar yang heterogen menjadi beberapa kelompok pembeli dengan karakteristik, kebutuhan, atau perilaku konsumsi yang sama. Selanjutnya, Anda bisa memilih akan fokus pada salah satu segmen atau akan melayani beberapa sekaligus. 

Baca Juga : 5 Jenis Segmentasi Pasar yang Perlu Anda Ketahui

Bagi perusahaan yang sudah cukup besar, barangkali akan memutuskan untuk melayani seluruh segmen pasar dengan menawarkan produk yang sesuai klasifikasi. Sedangkan bagi perusahaan yang baru berdiri, lebih disarankan untuk fokus melayani segmen tunggal terlebih dulu, baru jika telah terbukti berhasil bisa menambah segmen baru. 

2. Positioning Market

Perusahaan juga harus memutuskan posisi seperti apa yang ingin ditempatinya dalam segmen pasar yang telah ditentukan. Anda perlu menentukan atau merancang pola yang spesifik agar bisa menarik perhatian calon konsumen yang sesuai dengan segmen bisnis. Hal ini penting, karena produk yang dianggap sama cenderung tidak terlalu menarik perhatian, sehingga konsumen tidak ada alasan untuk membeli. 

Karenanya, agar posisi produk cukup kuat di pasaran, Anda harus bisa mengembangkan produk secara unik. 

3. Market Entry Strategy

Bagi pelaku bisnis yang ingin memasuki segmen pasar tertentu dan bisa memiliki posisi kuat di sana, ada baiknya jika menerapkan strategi ini. Ada beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan, seperti melakukan kerjasama dengan perusahaan sejenis, melakukan internal development, atau membeli perusahaan lain yang bergerak di segmen bisnis tersebut. 

4. Marketing Mix Strategy

Ada banyak variabel yang harus diperhatikan ketika Anda berusaha menerapkan konsep strategi pemasaran ini. Beberapa variabel tersebut di antaranya; produk atau jasa yang ditawarkan, rentang harga, tempat atau lokasi yang strategis, cara promosi yang akan digunakan, target pasar, partisipan, serta proses atau langkah pemasaran. 

Baca Juga : 7 Strategi Marketing Mix yang Wajib Dipahami

5. Timing Strategy

Terakhir, yang juga tak boleh disepelekan adalah timing strategy. Anda perlu menentukan waktu untuk melakukan berbagai proses, mulai dari produksi hingga pendistribusian produk ke pasar. Dengan penerapan timing strategy yang tepat, Anda bisa melakukan berbagai persiapan pemasaran secara efektif dan efisien. 

Nah, itulah beberapa hal penting terkait konsep strategi pemasaran. Jika Anda kesulitan atau bahkan minim kemampuan di bidang marketing, bisa menggunakan jasa digital marketing agency agar lebih optimal. Tentunya, di sini, Anda akan sekaligus dibimbing untuk bisa melakukan beragam teknik pemasaran yang tepat nan efektif. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post