ROI SEO : Pengertian dan Cara Menghitungnya

Search Engine Optimization alias SEO merupakan salah satu amunisi dan investasi yang esensial dan terbaik dalam tiap bisnis yang menggunakan platform digital. Karena itu, sebagaimana jenis investasi lainnya, SEO menghasilkan pula return of investment alias ROI. Namun pertanyaannya: bagaimana cara menghitung ROI SEO?

Mengapa Harus SEO?

Sebelum membahas detail mengenai ROI SEO, satu hal yang harus lebih dulu diperjelas adalah: mengapa harus menggunakan SEO?

SEO merupakan aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan posisi atau peringkat website pada hasil pencarian di browser. Semakin website Anda berada di peringkat atas atau halaman pertama hasil pencarian, maka calon konsumen akan semakin mudah menemukan bisnis Anda.

Hal ini tentu turut meningkatkan brand awareness pada konsumen. Dibarengi dengan brand image yang baik, pundi-pundi revenue pun akan mengalir.

Baca Juga : Langkah-Langkah Dalam Membangun Brand Image

Namun tantangannya, Anda bukan satu-satunya pihak yang memanfaatkan platform digital. Jutaan pelaku bisnis di platform digital dengan bidang yang sama sudah lebih dulu hadir di internet. Maka dari itu, SEO dapat membantu Anda meningkatkan brand awareness  di mata konsumen dan memperbesar peluang untuk memenangkan persaingan bisnis.

Sebagai gambaran lebih jelas tentang pentingnya SEO, berikut adalah data yang dilansir dari InterCompany.

  • 81% orang melakukan riset online sebelum melakukan pembelian besar.
  • 47% konsumen membaca 3 sampai 5 konten yang dibuat oleh sebuah perusahaan sebelum melakukan kontak dengan tim sales dari perusahaan tersebut.
  • 72% online marketers mendeskripsikan content marketing sebagai taktik SEO yang paling efektif.

Menghitung ROI SEO

SEO bukanlah aktivitas yang mudah dilakukan. Anda memerlukan ketekunan berikut banyak wawasan dan keterampilan sangat teknis untuk melakukannya. 

Oleh sebab itu, tak jarang pelaku bisnis yang menggunakan jasa master SEO, baik pihak ketiga maupun merekrut orang untuk menjadi tim in-house. Adapun biaya yang dikeluarkan untuk menghargai jasa dari para profesional SEO tersebut pun relatif tidak murah.

Lantas, bagaimana cara menghitung ROI SEO?

Baca Juga : Cara Menghitung ROI Digital Marketing

Sebagai contoh sederhana, perhatikan ilustrasi berikut. 

Target Anda adalah untuk menjadikan situs Anda berada di halaman pertama dalam hasil pencarian Google untuk keyword ‘apartemen murah Surabaya’. 

Dalam satu bulan, ada 1.000 orang yang mencari keyword tersebut dengan konversi 1% (sebanyak 100 orang) yang mengunjungi situs Anda. Dari 100 orang tersebut, 3 di antaranya melakukan pembelian terhadap unit apartemen yang Anda tawarkan. Jika angka ini stabil dalam satu tahun, artinya akan ada 36 orang yang membeli unit apartemen tersebut.

Tentunya, Anda tidak hanya menggunakan satu jenis keyword. Makin banyak variasi keyword lainnya (misal ‘apartemen Surabaya’, ‘apartemen strategis Surabaya’, ‘jual apartemen Surabaya’, dan sebagainya), makin besar peluang konversi dan sales yang dapat diperoleh.

Mengenai berapa tepatnya nominal yang dihasilkan—termasuk layak atau tidaknya menggunakan SEO untuk bisnis—Anda sendiri yang dapat menentukan. Sebagai perhitungan kasar, Anda bisa menghitung rasio nominal yang dikeluarkan untuk membayar jasa pakar SEO dengan revenue penjualan yang dihasilkan. 

Selain itu, metode SEO lainnya juga bisa Anda lakukan melalui jenis paid traffic. Artinya, Anda menggunakan iklan seperti membayar ke Google Ads. Hitungan return-nya pun tak jauh berbeda: bandingkan biaya yang harus Anda keluarkan untuk iklan dengan revenue yang dihasilkan pasca menggunakan metode tersebut.

Baca Juga : Apa Perbedaan Google Ads Dan SEO?

Pentingnya peran SEO dalam digital marketing saat ini merupakan hal mutlak. Tanpa SEO, terlalu sulit bagi pelaku bisnis untuk bersaing, tumbuh, dan berkembang. Oleh sebab itu, menginvestasikan sebagian dana untuk pengembangan bisnis melalui SEO perlu Anda pertimbangkan dengan matang. Berdasarkan value berikut data dan penjelasan di atas, ROI SEO juga tidak buruk, bukan?

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat