Inilah Cara Menghitung Biaya Konversi Dan Contohnya

cara menghitung biaya konversi

Pemasaran merupakan salah satu bidang krusial yang memengaruhi perkembangan bisnis Anda. Dalam dunia pemasaran, konversi ini diartikan sebagai tindakan audiens untuk mendukung bisnis Anda seperti subscribe, mengunduh konten hingga melakukan transaksi. Penting untuk mengetahui cara menghitung biaya konversi untuk mengontrol pembiayaan bidang pemasaran Anda.

Apalagi biaya konversi dapat diperhitungkan secara tepat, ini akan membantu Anda untuk memantau apakah efektivitas strategi bisnis. Nah, perhitungan biaya konversi ini memiliki banyak faktor yang mendukung seperti apa jenis bisnis yang Anda jalankan, bagaimana target pasarnya dan lain hal sebagainya. Yuk simak informasi lebih lengkap mengenai biaya konversi di bawah ini.

Apa Itu Biaya Konversi?

Biaya konversi dalam dunia marketing adalah biaya yang terkait dengan upaya pemasaran yang diinvestasikan dalam rangka mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan yang sebenarnya. Biaya konversi marketing bisa mencakup berbagai macam biaya, seperti biaya iklan, biaya promosi, biaya pemasaran online, dan biaya lain yang terkait dengan upaya pemasaran. 

Biaya konversi marketing sangat penting bagi bisnis karena mengukur seberapa efektif strategi pemasaran yang digunakan dalam mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan yang setia.

Tujuan dari biaya konversi marketing adalah untuk meningkatkan tingkat konversi, yaitu persentase orang yang mengklik iklan atau tautan pemasaran dan kemudian melakukan tindakan yang diinginkan, seperti membeli produk atau mengisi formulir kontak. Biaya konversi marketing bisa sangat bervariasi tergantung pada jenis bisnis, target pasar, dan strategi pemasaran yang digunakan.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Dengan Konversi dan Kenapa Bisnis Anda Membutuhkannya

2 Cara Menghitung Biaya Konversi

Setelah mengetahui apa itu biaya konversi beserta manfaat dan tujuannya untuk bisnis, lalu bagaimana cara menghitungnya? Tidak banyak cara yang perlu dilakukan, tetapi Anda harus memerhatikan detailnya agar tidak terjadi kesalahan. Berikut ini merupakan 2 cara menghitung biaya konversi yang perlu Anda ketahui.

1. Menghitung Biaya Konversi Tanpa Rasio

Untuk menghitung biaya konversi marketing, pertama-tama Anda perlu mengetahui jumlah pelanggan yang dihasilkan dari suatu strategi pemasaran dan biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan strategi tersebut. Kemudian, Anda dapat menghitung biaya konversi marketing dengan menggunakan rumus berikut:

  • Biaya konversi marketing = Biaya pemasaran / Jumlah pelanggan yang dihasilkan

2. Menghitung Biaya Konversi Dengan Tambahan Rasio

Sebagai tambahan, Anda juga dapat menggunakan rasio konversi untuk mengetahui seberapa efektif suatu strategi pemasaran dalam mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan yang setia. Rasio konversi dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

  • Rasio konversi = Jumlah pelanggan yang dihasilkan / Jumlah total orang yang melihat iklan
banner

4 Kelebihan Dan Kekurangan Menghitung Biaya Konversi

Menghitung biaya konversi memang cukup penting untuk perhitungan bisnis Anda, tetapi tentu saja cara perhitungan ini memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Berikut ini merupakan 4 kelebihan dan kekurangan menghitung biaya konversi yang perlu Anda pertimbangkan.

1. Kelebihan Menghitung Biaya Konversi

Tujuan utama dari menghitung biaya konversi adalah tolok ukur efektivitas strategi pemasaran beserta bagaimana rincian pembiayaannya. Tetapi, Anda perlu menyimak beberapa kelebihan menghitung biaya konversi secara lebih lengkapnya di bawah ini.

  • Memberikan informasi tentang efektivitas strategi pemasaran: Biaya konversi marketing dapat memberikan informasi tentang seberapa efektif strategi pemasaran yang digunakan dalam mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan yang setia.
  • Membantu mengoptimalkan pengeluaran pemasaran: Dengan mengetahui biaya konversi marketing, perusahaan dapat mengoptimalkan pengeluaran pemasaran dengan mengalokasikan anggaran pemasaran ke strategi yang paling efektif.
  • Membantu meningkatkan penjualan: Dengan mengetahui biaya konversi marketing, perusahaan dapat meningkatkan jumlah pelanggan yang dihasilkan dengan menggunakan strategi pemasaran yang lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan perusahaan.
  • Memberikan informasi tentang kinerja pemasaran: Biaya konversi marketing dapat memberikan informasi tentang kinerja pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu, sehingga perusahaan dapat memantau perkembangan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja pemasaran.

2. Kekurangan Menghitung Biaya Konversi

Merasa bahwa menghitung biaya konversi sangat menguntungkan? Tunggu dulu, berikut ini merupakan beberapa kekurangan menghitung biaya konversi yang mungkin memerlukan langkah antisipasi Anda.

  • Hanya mengukur jumlah pelanggan yang dihasilkan: Biaya konversi marketing hanya mengukur jumlah pelanggan yang dihasilkan, tidak memperhitungkan jumlah uang yang dihasilkan dari setiap pelanggan.
  • Tidak memperhitungkan keuntungan jangka panjang: Biaya konversi marketing tidak memperhitungkan keuntungan jangka panjang yang diperoleh dari pelanggan yang dihasilkan.
  • Tidak memperhitungkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi konversi: Biaya konversi marketing tidak memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi konversi, seperti kepuasan pelanggan, reputasi perusahaan, atau kualitas produk atau layanan yang ditawarkan.
  • Menggunakan biaya pemasaran yang tidak akurat: Biaya konversi marketing hanya akan akurat jika biaya pemasaran yang digunakan dalam perhitungan tersebut benar-benar akurat. Jika biaya pemasaran terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka hasil perhitungan biaya konversi marketing juga akan tidak akurat.

Baca Juga: Tips Untuk Meningkatkan Konversi Dalam Digital Marketing

2 Contoh Menghitung Biaya Konversi

Mengetahui cara menghitung biaya konversi saja mungkin masih membuat Anda bingung. Untuk itu, yuk ketahui contoh menghitung biaya konversi berdasarkan 2 cara yaitu tanpa rasio dan perhitungan dengan tambahan rasio di bawah ini.

1 . Menghitung Biaya Konversi Tanpa Rasio

Jika sebuah perusahaan mengeluarkan biaya sebesar $1000 untuk memasarkan produknya dan mengubah 100 orang menjadi pelanggan, maka biaya konversi marketing adalah $10 per pelanggan.

  • Biaya konversi marketing = $1000 / 100 pelanggan = $10 per pelanggan

Baca Juga: Konten Dan SEO: Optimisasi Dari Kreasi Menjadi Konversi

2 . Menghitung Biaya Konversi Dengan Tambahan Rasio

Jika sebuah perusahaan mengeluarkan biaya sebesar $1000 untuk memasarkan produknya dan mengubah 100 orang menjadi pelanggan, sementara ada 1000 orang yang melihat iklan tersebut, maka rasio konversi adalah 10%.

  • Rasio konversi = 100 pelanggan / 1000 orang yang melihat iklan = 10%

Semakin tinggi rasio konversi, semakin efektif strategi pemasaran yang digunakan dalam mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan yang setia.

Nah, itulah tadi informasi mengenai cara menghitung biaya konversi yang dapat Anda coba. Sebelum melakukan perhitungan biaya konversi, pastikan Anda sudah memiliki data yang dibutuhkan terlebih dahulu. Hal ini akan memperbesar potensi ketepatan perhitungan dan meminimalisir error. Dalam dunia pemasaran, konversi sendiri memiliki peran yang sangat krusial untuk mendukung perkembangan bisnis Anda.

Butuh bantuan untuk memasarkan produk atau layanan jasa bisnis Anda? Tenang, Anda dapat menggunakan jasa digital marketing terbaik dari ToffeeDev untuk membantu aktivitas bisnis jadi lebih baik. Salah satunya, Anda dapat menggunakan Jasa Google Ads untuk memperkenalkan bisnis ke lebih banyak calon pelanggan. 

Tunggu apa lagi? Yuk segera hubungi ToffeeDev sekarang juga, konsultasikan kebutuhan pemasaran bisnis Anda bersama kami.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top
WhatsApp chat