Definisi dan Contoh Buyer Persona untuk Bisnis Anda

contoh buyer persona

Saat ingin mengembangkan strategi bisnis apa pun, Anda perlu tahu persis siapa target konsumen Anda. Membuat buyer persona adalah cara terbaik untuk mengenal target bisnis Anda dan membuat strategi pemasaran yang sesuai. Melalui buyer persona, Anda bisa memvisualisasikan siapa audiens Anda dan bagaimana memenuhi kebutuhan spesifik mereka.

Strategi pemasaran Anda mungkin bervariasi berdasarkan audiens yang ingin Anda jangkau. Pembuatan model buyer persona akan membantu Anda menyesuaikan pendekatan berdasarkan target audiens dan meningkatkan kesuksesan pemasaran. Biar lebih paham, mari simak informasi tentang definisi dan contoh buyer persona untuk bisnis Anda berikut ini!

Definisi Buyer Persona

Buyer persona adalah penggambaran pelanggan ideal Anda berdasarkan data aktual dari riset pasar, analisis pesaing, dan profil pelanggan yang ada. Sebagian besar bisnis memiliki beberapa buyer persona, masing-masing menggambarkan secara rinci apa yang mendorong mereka untuk membeli produk atau layanan bisnis. Misalnya seperti usia, lokasi, jabatan, tujuan, dan tantangan yang dihadapi.

Bisnis mungkin memiliki lebih dari satu buyer persona. Sebagai contoh, sebuah coffee shop memiliki target konsumen dari kalangan pekerja dan mahasiswa. Kedua kelompok ini tentu memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi aktivitas, jenis konten yang dikonsumsi, media sosial yang sering diakses, dan lain sebagainya. Nah, perbedaan tersebut membuat mereka memiliki persona yang berbeda pula, sehingga memengaruhi mereka dalam mengunjungi coffee shop dan melakukan pembelian.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Pengertian dan Fungsi Buyer Persona

4 Manfaat Buyer Persona

Sebelum membahas contoh buyer persona, mari kenali dahulu berbagai manfaat yang diberikan olehnya, yaitu:

1. Memberi solusi terhadap masalah yang dihadapi target konsumen

Buyer persona memungkinkan Anda untuk fokus pada tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh prospek. Dengan demikian, bisnis Anda bisa menyediakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh target konsumen.

2. Mengambil langkah untuk membantu pelanggan potensial

Tanpa buyer persona, sulit untuk menentukan konten apa yang harus dibuat, materi apa yang harus dibagikan, bagaimana bisnis harus mengarahkan upaya pemasaran, atau di mana bisnis bisa meningkatkan awareness. Buyer persona ibarat kompas yang menentukan arah perjalanan bisnis sehingga bisa membantu bisnis menarik pelanggan potensial.

Baca Juga: Memahami Tahapan Proses Pengambilan Keputusan Konsumen

3. Menentukan target konsumen

Tujuan utama membangun buyer persona adalah agar bisnis tahu persis jenis pelanggan seperti apa yang harus ditargetkan. Dari sini, Anda bisa membuat konten yang sesuai sehingga menarik target konsumen untuk membeli produk Anda.

4. Membantu bisnis mengelompokkan audiens dan kontak

Mengandalkan buyer persona, Anda bisa menyampaikan pesan yang akurat dan bertarget. Pesan idealnya  berisi info spesifik dan detail agar menarik dibaca target konsumen. Makin personal dan akurat konten yang Anda tawarkan, maka makin mudah Anda bisa mengamankan atensi audiens dan meningkatkan engagement

banner

Contoh Buyer Persona

Bergantung pada apakah bisnis Anda terlibat langsung dengan konsumen (B2C) atau bisnis lain (B2B), cara menyusun contoh buyer persona mungkin agak berbeda. Misalnya, Anda mungkin harus lebih fokus pada informasi profesional daripada demografi saat membuat buyer persona B2B, dan sebaliknya. 

Namun, tujuannya tetap universal, yaitu memahami apa yang dibutuhkan pelanggan, mengapa dan bagaimana mereka membuat keputusan pembelian, serta apa cara terbaik untuk mendekati mereka melalui penawaran. Berikut contohnya:

– Contoh Buyer Persona B2C

Katakanlah Anda menjalankan perusahaan real estate. Berdasarkan data dari survei, wawancara mendalam, ulasan, analisis media sosial, Google Analytics, dan riset pasar, Anda bisa mengumpulkan informasi demografis tentang target konsumen. Dalam contoh ini, bayangkan informasi demografis untuk klien bernama Jessica, ibu bekerja yang ingin membeli rumah baru.

Pertama-tama, Anda perlu mengetahui harapan Jessica terhadap produk yang ditawarkan bisnis Anda.  Kumpulkan informasi tentang rasa frustrasinya, atau pain point-nya, saat mencari rumah baru untuk keluarganya dengan memanfaatkan data dari wawancara pelanggan atau tim yang menangani pelanggan. Penelitian ini adalah kunci untuk memahami bahwa, misalnya, Jessica menghargai kepercayaan dan kenyamanan dalam proses pembelian.

Baca Juga: Langkah Akurat Menciptakan Buyer Persona untuk Bisnis Anda

Selanjutnya, ketahui sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, seperti harga, kualitas, daya tahan, dan lain-lain. Riset pelanggan kualitatif dan kuantitatif dapat membantu Anda memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan buyer persona. Dalam contoh ini, pendapat suami, ulasan online, dan teknologi yang digunakan perusahaan real estat bisa menjadi faktor pendukung yang memengaruhi keputusan Jessica.

Terakhir, soroti saluran komunikasi mana yang digunakan pembeli untuk menemukan solusi. Dalam contoh ini, Jessica dapat dihubungi jika Anda menjalankan kampanye di Instagram, bekerja dengan influencer tertentu, dan menjalankan pemasaran dari mulut ke mulut. Untuk mengetahui saluran komunikasi mana yang digunakan pembeli, Anda bisa menganalisis pesaing dan strategi pemasaran yang dijalankan, bertanya langsung kepada pelanggan, serta dengan menganalisis kueri penelusuran populer dan diskusi sosial yang sedang tren.

Terlepas dari besar atau kecilnya skala bisnis Anda, menciptakan buyer persona yang mendalam harus menjadi prioritas. Bahkan bisnis yang sudah berjalan selama beberapa dekade harus meninjau dan menilai kembali audiens target mereka dari waktu ke waktu. Jika dilakukan dengan benar, buyer persona dapat memberikan wawasan luas tentang motivasi, tantangan, dan tujuan nyata pelanggan Anda.

Demikian informasi seputar definisi, manfaat, dan contoh buyer persona yang sangat penting untuk bisnis Anda. Jika sudah menentukan buyer persona yang tepat, saatnya Anda menyusun strategi pemasaran sesuai buyer persona tersebut. Untuk urusan satu ini, Anda tak perlu khawatir karena bisa mengandalkan ToffeeDev. ToffeeDev menyediakan berbagai layanan Digital Marketing yang bisa dipersonalisasi untuk membantu mencapai target bisnis Anda!

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat