Unsur-Unsur Marketing Mix yang Wajib Dipahami

Unsur-Unsur Marketing Mix yang Wajib Dipahami

Pebisnis sukses selalu menerapkan konsep marketing mix dalam bisnisnya. Mereka meyakini bahwa marketing mix merupakan konsep atau fondasi penting dalam kesuksesan sebuah bisnis. Sudahkah bisnis Anda menerapkan unsur-unsur marketing mix? Jika belum, simak artikel ini untuk mempelajari konsep dan penerapan marketing mix dalam bisnis Anda.

Pengertian Marketing Mix

Marketing mix alias bauran pemasaran merupakan serangkaian variabel atau unsur yang berguna untuk mencapai tujuan pemasaran dan menjangkau target pelanggan. Unsur-unsur marketing mix saling berkombinasi sehingga memberikan hasil yang memuaskan dalam kegiatan pemasaran.

Neil Borden menjadi penggagas marketing mix pada 1964. Marketing mix awalnya terdiri dari 12 aspek, kemudian disederhanakan menjadi empat aspek utama, yaitu 4P (product, price, place, and promotion) oleh Jerome McCarthy (1968). 

Sejak 1981, marketing mix mulai berkembang menjadi 7P dan menambahkan tiga aspek pokok lainnya, yaitu people, process, dan physical evidence. Aspek 7P ini menjadi elemen marketing mix yang populer dan mulai diterapkan di banyak bisnis hingga saat ini.

Manfaat Marketing Mix

Manfaat Marketing Mix

Mengapa marketing mix dianggap sebagai kunci kesuksesan strategi pemasaran bisnis? Alasannya, ada banyak manfaat yang diperoleh dari penerapan marketing mix. Berikut ini sejumlah alasannya:

  • Menganalisis keuangan dan mengetahui arus biaya keluar dan pendapatan bisnis. 
  • Mengalokasikan sumber daya yang terbatas dengan tepat agar digunakan seefektif mungkin.
  • Memfasilitasi proses komunikasi antar departemen perusahaan mengenai tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan.
  • Menyederhanakan kegiatan pemasaran menjadi satu sehingga prosesnya lebih mudah dijalankan.
  • Mengalokasikan tanggung jawab atau pekerjaan kepada karyawan sesuai kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

Unsur-Unsur Marketing Mix

Unsur-Unsur Marketing Mix

Elemen penting dalam marketing mix melibatkan tujuh aspek bisnis yang dikenal sebagai 7P. Simak penjelasan lengkap mengenai masing-masing unsur tersebut.

1. Product

Produk merupakan hasil produksi yang memiliki nilai fungsional dan mampu memenuhi kebutuhan orang, khususnya target pasar. Biasanya berupa barang dan jasa, tetapi mencakup pula produk digital seperti website, aplikasi, atau software. Produk harus dihasilkan sesuai permintaan pasar serta mampu memberikan solusi atas permasalahan mereka.

Baca juga: Concentrated Marketing: Definisi, Manfaat, dan Cara Menerapkan

2. Price

Price (harga) dalam konteks ini berarti nominal uang yang rela dibayar oleh pelanggan untuk mendapatkan produk. Minat pelanggan turun apabila harga produk terlalu tinggi. Di sisi lain, harga yang terlalu rendah dapat merugikan sebuah bisnis. Solusinya, Anda perlu menentukan Break Even Price (BEP).

3. Place

Place (tempat) merupakan tempat bisnis Anda beroperasi atau saluran distribusi untuk mencapai target pelanggan. Unsur ini tidak hanya melibatkan lokasi fisik seperti toko, kantor cabang, gudang, atau kantor pusat, tetapi juga virtual seperti website marketplace dan media sosial.

4. Promotion

Promotion (promosi) yakni aktivitas yang bertujuan meningkatkan brand awareness dan penjualan produk suatu bisnis. Sebelum internet berkembang, promosi dilakukan melalui media tradisional, seperti iklan koran, televisi, baliho, atau selebaran. Kini, promosi dapat dilancarkan secara daring melalui strategi Digital Marketing.

5. People

People (orang) adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjalankan kegiatan operasional perusahaan, mulai dari jajaran pimpinan hingga staf. SDM dapat menentukan kemajuan suatu bisnis, karena itu Anda perlu menyeleksi orang yang tepat untuk diajak bekerja sama. 

6. Process

Process (proses) adalah mekanisme, prosedur, atau alur produksi dan distribusi produk hingga sampai kepada konsumen. Setiap perusahaan wajib memiliki prosedur yang rapi dalam melayani permintaan konsumen. Perusahaan bisa menerapkan cara unik dalam melayani konsumen, contohnya: restoran open kitchen agar konsumen bisa melihat proses pengolahan makanannya.

7. Physical Evidence

Physical evidence alias bukti fisik merupakan segala perangkat yang membuktikan eksistensi bisnis Anda. Bukti fisik tidak hanya berupa produk, tetapi bisa berwujud logo, event, seragam karyawan, atau suvenir. Perusahaan memerlukan bukti fisik demi meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Cara Menerapkan Marketing Mix dalam Bisnis

Cara Menerapkan Marketing Mix dalam Bisnis

Unsur-unsur marketing mix di atas perlu diterapkan secara efektif dalam bisnis Anda. Ikuti tips ini supaya Anda bisa memanfaatkan elemen 7P dengan maksimal. 

1. Pilih Produk yang Dibutuhkan Target Pasar

Lakukan riset pasar sebelum membuat produk agar Anda bisa mengetahui kebutuhan atau masalah yang dihadapi target pasar. Hasil riset tersebut dapat membantu Anda dalam membuat produk yang berpotensi menguntungkan. Produk juga harus unik dan kreatif agar terlihat menarik di mata pelanggan.

2. Pasang Harga sesuai BEP

Break Even Price (BEP) adalah harga terendah yang bisa dipasang pada produk tanpa harus merugikan bisnis. Singkatnya, BEP merupakan titik harga paling aman agar pelanggan tertarik membeli produk Anda. Setelah mendapatkan angka BEP, Anda perlu menambahkan beberapa angka agar bisnis tetap memperoleh keuntungan.

Baca juga: Outbound Marketing: Pengertian, Kelebihan, dan Penerapannya

3. Pilih Lokasi Bisnis yang Ideal

Lokasi bisnis yang ideal ditentukan oleh target pasar Anda. Pastikan mereka bisa menjangkau bisnis Anda di lokasi yang strategis. Anda bisa membuka toko online di website marketplace atau media sosial agar bisa menjangkau lebih banyak pembeli serta tidak perlu repot mengurus perizinan tempatnya.

4. Rancang Strategi Promosi

Banyak sekali cara yang bisa diterapkan untuk mempromosikan produk. Namun, Anda perlu merancang strategi promosi dengan baik agar hasilnya tepat sasaran. Tentukan saluran yang ingin digunakan, target pasar, serta desain konten yang digunakan untuk menarik perhatian target audiens Anda.

5. Rekrut Karyawan

Penting sekali mengadakan proses rekrutmen dan seleksi kandidat seketat mungkin. Karyawan dengan keterampilan dan kinerja yang baik dapat memberikan kontribusi terhadap produktivitas perusahaan. Perusahaan lebih mudah mencapai target dan tujuan apabila karyawan mau bekerja sama untuk mewujudkannya.

6. Tetapkan SOP Bisnis

Untuk unsur proses, Anda perlu membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sistematis dan mudah dipahami. SOP berguna sebagai pedoman kerja bagi karyawan dalam membuat atau mendistribusikan produk. Anda pun harus memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai SOP yang ditetapkan.

7. Tunjukkan Bukti Eksistensi Bisnis

Produk saja tidak cukup untuk membuktikan eksistensi bisnis. Anda harus memasang identitas bisnis di label produk atau kantor perusahaan. Pada era digital yang kian pesat ini, Anda dapat membangun website sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.

Anda bisa menggunakan jasa pembuatan website dari ToffeeDev apabila belum memiliki karyawan yang mahir di bidang tersebut. Cukup ceritakan mengenai brand image bisnis Anda dan kami akan mewujudkannya dalam desain website yang responsif. Anda pun dapat meningkatkan jumlah traffic kunjungan website melalui jasa SEO.

Jasa SEO

ToffeeDev hadir mewujudkan unsur-unsur marketing mix seperti promosi dan physical evidence demi kesuksesan bisnis Anda. Hubungi kami sekarang juga untuk mengetahui layanan Digital Marketing yang kami miliki. Capai target pemasaran bisnis Anda hanya dengan berpartner bersama ToffeeDev.

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat