3 Alasan Mengapa Marketing Harus Berfokus Pada Design
Februari 2, 2016
5 Cara Komunikasi “Rahasia” Dari Pemimpin Yang Baik
Februari 4, 2016
Show all

Mempertahankan Itu Lebih Sulit, Benarkah?

Pepatah yang mengatakan bahwa mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan memang terbilang tepat untuk menggambarkan dunia marketing, khususnya digital. Karena ketika kita sudah mendapat banyak visitor yang masuk ke website, disitulah letak tantangannya. Dimana kita harus meng-convert mereka menjadi leads.

Cara yang paling mudah dipahami adalah dengan cara Like – Love – Defend. Itu merupakan gambaran sederhana bagaimana seorang marketer mendapatkan leads. Pertama, mulailah untuk membuat customer menyukai produk kamu. ‘Menyukai’ disini dapat berawal dari mana saja, misal ‘like’ Facebook kam, bisa juga melalui ‘mouth-to-mouth’. Buatlah mereka suka agar kamu dapat dengan mudah menarik perhatiannya terhadap perusahaan kamu.

Langkah selanjutnya adalah, buat mereka mencintai kamu dan produk kamu. Sama seperti ketika kamu menjalin sebuah hubungan, disini kamu membuat suatu ikatan yang lebih kuat dengan calon customer. Ikatan yang dapat menguntungkan satu sama lain. Ikatan yang lebih erat dibandingkan hanya ‘menyukai’. Jika ikatan ini sudah terbentuk, bukan hanya kamu yang diuntungkan namun customer kamu juga pasti akan merasakan “kehangatan” dalam hubungan keduanya. Di tahap ini pula, mulai tonjolkan keunikan-keunikan produk kamu dibanding produk para pesaing yang kamu anggap kuat.

Mempertahankan, ini merupakan titik puncak dalam sebuah hubungan. Tidak hanya kamu dan pasangan, namun juga dalam dunia Marketing, defend merupakan suatu hal yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Jika membuat orang mencintai produk kamu saja sudah sulit, mungkin mempertahankan jauh lebih sulit. Jika sudah sampai pada tahap ini, jangan lupa pula tahap pertama dan kedua, karena mereka akan selalu berjalan beriringan.

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *