Bagaimana Mengamankan Website Dari Serangan Hacker?
Mei 2, 2017
Memaparkan Algoritma Facebook: Paling Terbaru, Dari Perubahan dan Faktor Algoritma
Desember 22, 2017
Show all

Mengapa Gaya Menulis Penting Terhadap Konten Marketing dan Media Sosial?

Gaya menulis itu penting, apalagi jika menyangkut soal marketing yang efektif — tapi ada banyak sekali marketer yang mengabaikan hal itu. Seorang kolumnis, Mark Traphagen mendiskusikan tentang bagaimana mengolah sentuhan gaya menulis untuk marketing kamu.

Marketing adalah komunikasi. Marketing bisa dikatakan berhasil jika pesan yang ingin disampaikan oleh marketer berhasil diterima dengan baik oleh konsumen. Tidak hanya diterima, namun berhasil membuat pelanggan melakukan sebuah tindakan, atau dalam hal ini melakukan pembelian.

Banyak sekali kemampuan menulis untuk membuat pesan atau tulisan yang efektif dan dapat dimengerti oleh konsumen, namun menurut Mark yang paling jitu soal kemampuan menulis adalah gaya tulisannya. Mengapa itu penting?

Ok, sekarang kita ambil contoh dari gaya berpakaian seseorang. Setiap pakaian yang orang kenakan, pasti ada maksud tertentu di balik alasan kenapa ia memilih memakai pakaian tersebut. Misal, ada “pesan” yang ingin disampaikan pada seseorang, baik disadari atau tidak. Jika kamu termasuk orang yang “sadar” akan hal itu, maka kamu termasuk orang yang peduli terhadap sebuah penampilan atau gaya berpakaian dari luar. Begitu juga halnya dengan sebuah tulisan.

“Gaya” yang kamu gunakan untuk sebuah tulisan, tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah komunikasi. Ya, kamu ingin berkomunikasi dengan para pembaca melalui sederatan kalimat yang kamu tulis. Berikut adalah beberapa aspek penting yang harus kamu perhatikan dalam membuat sebuah tulisan untuk konten marketing:

  • Pemilihan kosakata yang tepat
  • Tingkat membaca
  • Opini dari penulis
  • Tingkat formalitas
  • Tampilan dari teksnya (misal: panjang pendeknya paragraf, termasuk gambar atau tidak)

Tujuan dari menggunakan gaya tulisan yang efektif untuk marketing komunikasi adalah bagaimana mempertemukan gaya penulisanmu dengan audiens, dan di saat yang bersamaan untuk menghindari plagiarisme.

Marketer berpengalaman selalu mempunyai pengertian intuitif bahwa marketing yang efektif muncul lebih dulu dibanding dengan pikiran yang rasional. Psikolog modern dan riset juga telah mengkonfirmasi bahwa emosi lebih bertanggung jawab atas apa yang kita putuskan ketimbang pikiran logis.

Lalu, mengapa gaya penulisan itu penting untuk konten marketing?

The right style earns trust. Ketika sebagian pendengar atau pembaca akan mengartikulasikan sebuah tulisan dengan cara berbeda, bahasa yang kurang sopan adalah alasan utama untuk menolak sebuah pesan. Memiliki gaya yang benar untuk audiens kamu akan menunjukkan bahwa kamu menghormati mereka.

The right style crosses the writer-receiver divide. Salah satu hal penting dalam teori komunikasi adalah selalu ada seorang transmitter (pengirim pesan) dan seorang receiver (penerima pesan), tapi tidak ada satu komunikasi pun yang terjadi kecuali, pada akhirnya si penerima pesan memiliki pemikiran yang sama terhadap apa yang si pengirim pesan kirimkan. Gaya menulis yang salah mengenalkan statis ke dalam transmisi yang bisa menyebabkan pesan tersebut diartikan secara salah, atau sama sekali tidak diterima.

The right style adds beauty to the world. Ini terlihat seperti sebuah tujuan aneh untuk sebuah pesan marketing. Tapi coba pikirkan tentang kenapa sebuah seni memiliki penampilan yang istimewa. Sebuah potongan seni melalui ke-tidak biasaan-nya membuat kita melihat sebagai sesuatu yang indah. Bahkan lebih baik, ini karena kita berpikir secara berbeda tentang dunia. Dalam arti sebenarnya, tujuan dari seorang marketer adalah “untuk mengubah dunia”, untuk membuka pikiran mereka agar lebih bisa mempertimbangkan sebuah pendekatan, solusi atau bahkan alat yang membuat hidup mereka berbeda.

Gaya tulisan adalah sebuah ilmu marketing dimana marketing adalah sebuah seni, dan ini menciptakan sebuah keajaiban yang dapat membuat leads menjadi sales.

source: https://marketingland.com/writing-style-matters-social-content-marketing-228841

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

1 Comment

  1. Jijun berkata:

    Dan ini sangat membantu, itu kenapa saya dari dulu selalu menggunakan bahasa yang baik dan benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *