Inilah Cara Menggunakan Google Drive Bagi Pemula
Desember 23, 2019
firewall adalah
Seluk Beluk Mengenai Firewall yang Jarang Diketahui
Desember 30, 2019
Show all

Panduan SEO untuk Anda yang Baru Mengenal SEO

fb konsultasi seo

fb konsultasi seo

Terdapat lebih dari 4 miliar pengguna internet serta 1,7 miliar website yang tersebar di internet. Bila anda memiliki website untuk bisnis, tentu anda ingin menarik sebanyak-banyaknya pengunjung. Namun anda akan bersaing dengan website-website yang lain. Untuk itu dibutuhkan yang namanya SEO agar dapat bersaing dengan website yang lain. Bila anda sudah menerapkan SEO maka anda sudah melakukan hal yang benar. Namun jika baru mengenal SEO, berikut adalah panduan SEO yang cocok untuk anda.

Kenali apa itu SEO

Mungkin anda sudah tahu jika SEO itu adalah kepanjangan dari Search Engine Optimization, namun apa yang harus dilakukan dengan SEO? Apa yang harus dioptimalkan?

Website? Desain? Konten? Atau link?

Semua hal di atas adalah poin-poin yang harus anda optimalkan dan lebih banyak lagi yang harus anda optimalkan.

SEO itu sendiri adalah sebuah praktik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas traffic website anda, sekaligus mengekspos brand anda melalui hasil pencarian yang organik (tidak berbayar).

Namun SEO bukan hanya sekedar itu, namun lebih mengenai memahami apa yang akan dicari oleh orang-orang di internet, kata-kata apa yang mereka gunakan, dan konten seperti apa yang mereka ingin baca dan konsumsi.

Bila diibaratkan sebuah koin, memahami konsumen hanya satu dari dua sisi, di sisi yang lain adalah membuat search engine dapat mencari konten dan website anda.

Yang dihasilkan dari SEO adalah traffic yang organik, bukan hasil yang berbayar seperti iklan. Walaupun iklan atau SEM dapat memberikan hasil yang cepat, namun bila anda dapat membuat strategi SEO yang baik maka hasil yang didapatkan akan bertahan hingga waktu yang lama.

Terlebih lagi jika anda dapat membuat konten yang baik untuk keyword yang tepat, maka trafic akan datang dengan cepat menuju website anda. Website yang dioptimasi dengan akan dengan mudah memberikan informasi kepada search engine sehingga konten anda akan di index dan muncul di hasil pencarian.

White-hat vs. Black-hat

Dalam dunia SEO ada 2 jenis strategi yang digunakan oleh penggiat SEO. White-hat yang stabil atau Black-hat yang penuh resiko. Dalam panduan SEO ini kita akan membahas keduanya.

Black-hat menggunakan cara-cara yang penuh resiko untuk mencapai goal dari proses SEO anda, seperti konten duplikat, keyword stuffing, cloaking, atau link dari website yang tidak relevan.

Strategi ini memang dapat membuat situs anda mendapatkan ranking yang tinggi dengan cepat, namun bisnis anda tidak akan bertahan dengan lama, terlebih lagi anda harus selalu waspada dengan update dari search engine dan mencari cara yang lain untuk menghindari nya.

Dan adanya bayang-bayang penalti dari search engine yang akan merusak ranking anda

Sedangkan White-hat SEO adalah strategi SEO yang menggunakan cara-cara yang disetujui oleh search engine. Dan lebih berfokus terhadap pembaca dibandingkan dengan search engine.

Seperti membuat konten yang relevan, link dan referensi yang juga relevan, meta description yang baik, dan masih banyak lagi.

White-hat SEO akan memberikan bisnis anda kestabilan untuk kedepannya. Karena anda tidak perlu khawatir dengan yang namanya penalti bila anda menggunakan strategi white-hat SEO dengan baik.

On-page SEO vs. Off-page SEO

SEO sendiri terbagi menjadi 2 kategori, On-page SEO dan Off-page SEO. Dua kategori ini adalah poin selanjutnya yang harus diperhatikan dalam panduan SEO ini.

On-Page SEO: Konten

On-page SEO sangat memperhatikan konten. Karena Google akan selalu mencoba untuk memberikan hasil pencarian yang diinginkan oleh pengguna mereka.

Strategi SEO anda akan menjadi sia-sia jika konten yang anda buat tidak bagus.

Ada beberapa faktor yang diperhatikan oleh Google untuk menilai konten yang baik, seperti:

  1. Konten berkualitas.
  2. Konten yang fresh.
  3. Konten yang memberikan jawaban yang langsung.
  4. Penggunaan Keyword.

On-page SEO: Keyword

Konten tidak terlepas dari yang namanya keyword. Keyword adalah penghubung antara konten yang anda sajikan dengan apa yang diinginkan oleh pembaca anda. Dengan begitu anda akan mendapatkan ranking.

Keyword di URL anda juga menjadi sebuah poin yang bisa anda perhatikan. Walaupun hal ini tidak wajib namun dapat anda pertimbangkan.

Keyword yang ditargetkan akan memberikan anda traffic yang sesuai dengan tujuan dari pembuatan website. Contohnya ketika anda memiliki website untuk memasarkan bisnis jasa renovasi rumah, tentu anda ingin mendapatkan traffic dari orang-orang yang memiliki niatan untuk merenovasi rumah.

Jangan sampai anda menggunakan keyword yang salah. Oleh karena itu lakukan keyword research yang baik untuk memilih keyword yang tepat untuk website anda.

Perhatikan juga kompetitor anda. Walaupun anda memiliki keyword yang tepat, namun volume penggunaan keyword yang diinginkan sudah begitu banyak dan kebanyakan sudah mendapat ranking. Tentu akan sangat sulit untuk mendapat ranking dengan keyword tersebut.

Lalu apa yang harus anda lakukan?

Anda masih bisa menggunakan keyword tersebut untuk namun waktu yang anda butuhkan untuk mendapatkan ranking di posisi atas akan sangat lama.

Ada yang menggunakan long-tail keyword. Namun bila anda melakukan strategi seo di waktu sekarang, kompetisi untuk keyword tersebut juga tinggi.

Untuk itu anda harus fokus dengan yang namanya search intent. Dibandingkan anda fokus dengan apa yang diketik orang banyak, lebih baik lagi anda fokus dengan apa yang dicari oleh pengguna.

Memaksimalkan konten anda dengan keyword-keyword yang dapat memuaskan search intent dari pengguna. Gunakan juga keyword  LSI.

Singkatnya, LSI (Latent Semantic Index) adalah fitur yang diadopsi oleh mesin pencari seperti Google supaya bisa mengerti maksud dari artikel.

Misalnya “Apple”. Istilah Apple bisa ambigu antara buah atau nama perusahaan. Mesin pencari mampu membedakan mana yang buah dan mana yang perusahaan dengan cara membaca kata-kata yang mengelilingi kata utamanya.

Keyword LSI juga dapat digunakan untuk menghindari keyword stuffing.

On-page SEO: HTML

Untuk memahami HTML di panduan SEO ini anda tidak harus memiliki ilmu pemrograman yang sangat ahli. Anda hanya harus memahami dasar dari HTML, bila anda tidak paham maka semua yang sudah anda lakukan di atas akan menjadi sia-sia.

1. Title Tags

Sama halnya dengan koran, artikel di internet juga butuh yang namanya judul atau headlines. Title tags akan muncul pada tab dari browser. Biasa disebut h1-tag, yang artinya heading pada urutan pertama.

2. Meta description

Meta description adalah kutipan yang muncul ketika Google menunjukan halaman anda pada hasil pencarian.

Meta description yang sudah dioptimasi akan memiliki keyword di dalamnya, dan tidak terpotong. Di akhir juga tidak terdapat “…”, dan terlihat rapi. Pastikan anda membuat meta description dengan tujuan untuk memudahkan pembaca mengetahui isi dari konten anda.

3. Schema

Schema adalah hasil kolaborasi dari beberapa search engine. Dasarnya adalah sebuah subset dari tag HTML tertentu ang akan meningkatkan bagaimana search engine result page menunjukan konten anda.

4. Subheads

Ini akan membantu anda dalam menyusun forma dari konten anda. Walaupun tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap SEO, namun hal ini tetap penting.

On-page SEO : architecture

Website architecture adalah bagaimana sebuah website dibuat untuk memudahkan user untuk mencari informasi secara cepat dan, meningkatkan website user experience (UX), dan membantu search engine melakukan crawl untuk mengumpulkan data lebih efisien. 

Dengan begitu akan meningkatkan search engine ranking anda.

UX design akan sangat berguna untuk memaksimalkan website architecture anda.

Mobile friendly dan site speed yang baik juga akan meningkatkan UX dari pengunjung website anda.

Jika on-page SEO berhubungan dengan website seperti internal links, konten, dan keywords, off-page berhubungan dengan link building atau back linking serta popularitas dari website anda.

Off-page SEO: Link Building

Link Building adalah sebuah praktik SEO yang sudah ada bertahun tahun yang lalu. Namun masih banyak kebingungan dan ambiguitas yang menyelimuti link building.

Link building adalah hal yang penting untuk SEO.

Search engine akan menggunakan link untuk menemukan sebuah halaman dari situs yang baru dan menolong search engine untuk menentukan seberapa baik sebuah halaman agar mendapat ranking di hasil pencarian mereka.

Ketika search engine melakukan crawl di sebuah halaman web, mereka dapat mengekstrak konten dari halaman tersebut, dan memasukkannya ke dalam index mereka.  Video ini. Akan menjelaskan secara lebih lanjut.

Search engine tidak hanya sekedar melihat konten, namun juga jumlah dari link menuju website tersebut dari sumber eksternal sekaligus kualitas dari website eksternal tersebut.

Off-page SEO: Social media

Social media sangat membantu untuk mempromosikan website anda, terlebih lagi penggunan social media yang sudah sangat lumrah sekarang ini. Anda bisa menyisipkan link pada posting social media anda. Yang akan mengarahkan pengunjung menuju website anda.

Off-page SEO : Local SEO

Bisnis offline atau bisnis yang mengandalkan tatap muka sebagai cara utama untuk berbisnis seperti coffe shop, restaurant, atau bengkel saat ini sudah banyak menggunakan internet, dengan bentuk Local SEO sebagai media untuk mengiklankan bisnis mereka.

Ini adalah panduan SEO yang bisa anda pertimbangkan ketika anda baru mengenal SEO. Namun jika anda ingin mengetahui mengenai strategi-strategi SEO yang cocok untuk bisnis anda, maka Ebook ini cocok untuk anda baca.

Bagaimana pendapat anda dengan panduan SEO diatas? Apabila anda memiliki pendapat yang lain silahkan bagikan pada kolom komentar.

Farhan Agassi
Farhan Agassi
I am Farhan Agassi, content writer at Toffeedev. technology enthusiast, and avid any kind of entertainment watcher.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *