Apa Itu Kerja Sebagai Konsultan
Apa Itu Kerja Sebagai Konsultan? Apa saja Kriterianya?
April 14, 2020
Mengenal Monday.com
Monday.com: Solusi Dalam Mengatur Workflow Pekerjaan
April 14, 2020
Show all

Perbedaan Perusahaan Besar Dan Kecil

Perbedaan Perusahaan Besar Dan Kecil

Perbedaan Perusahaan Besar Dan Kecil

Jika Anda memperhatikan kondisi bisnis saat ini, maka sudah terlihat ada beberapa tipe perusahaan tergantung besarnya. Dimulai dari perusahaan kecil, sedang, dan besar. Dari ketiga tipe perusahaan ini, yang paling mencolok adalah perbedaan perusahaan besar dan kecil. Memang tidak dapat dipungkiri, kedua tipe perusahaan tersebut memiliki perbedaan yang sangat berbeda, apalagi jika Anda sendiri pernah berada di dalamnya.

Masing-masing memiliki ciri-ciri, kelebihan, dan kekurangannya sendiri. Untuk para karyawannya pun juga bisa merasakan itu dan mereka sudah pasti bisa memilih sebenarnya mana yang paling nyaman untuk dijadikan tempat berkarier. Untuk mencari tahu lebih dalam tentang perbedaan perusahaan besar dan kecil, simak penjelasan rincinya di bawah ini.

Perusahaan Besar

Perusahaan besar tentunya memiliki ciri-ciri yang sangat terlihat jelas. Jumlah pegawai mencapai ratusan higga ribuan, memiliki kantor yang besar, dan efek bisnis yang terasa di tengah-tengah masyarakat, apapun produk yang dijual. Selain itu, perusahaan besar sudah pasti dikelola atau dipimpin oleh manajer profesional yang bukan bagian dari pemilik. Kemudian struktur perusahaan lebih kompleks dengan spesialisasi pekerjaan yang sesuai serta pasti. Tidak ada divisi yang saling bertabrakan dari segi pekerjaan karena semua sudah tahu porsi dan tugasnya masing-masing.

Dari segi kelangsungan perusahaan sendiri, sudah pasti persentase kegagalannya lebih rendah karena sudah memiliki pondasi bisnis yang jauh lebih kuat. Perencanaan jangka panjang dan jangka pendek yang ingin dilakukan lebih mudah untuk dicapai karena sudah ada modal, sumber daya manusia, dan kekuatan bisnis. Inilah mengapa banyak orang yang memilih masuk ke perusahaan besar karena kelangsungan bisnis lebih terjamin. Posisi sebagai karyawan di dalamnya juga jauh lebih pasti terjaga, khususnya ketika ada terpaan masalah ekonomi dunia yang besar.

Namun dari segi kelemahannya sendiri, banyak perusahaan besar yang membuat para karyawannya tidak bisa berkembang dengan lebih cepat. Ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Pertama, karena birokrasi dan kedua, karena setiap orang sudah porsi pekerjaannya sendiri sehingga tidak boleh terlalu eksplorasi di dalamnya. Inilah mengapa banyak anak-anak muda yang memutuskan untuk mencari pekerjaan di perusahaan lain yang lebih kecil.

Perusahaan Kecil

Perusahaan kecil juga memiliki ciri-ciri yang mencolok ketika diperhatikan. Dari segi banyaknya karyawan, hanya mencapai belasan atau puluhan saja. Kemudian pemiliknya sendiri yang langsung memimpin dan mengelola perusahaan. Selain itu, persentase kegagalan usaha yang dijalankan relatif cukup tinggi karena dari segi kekuatan bisnis masih kecil. Ditambah lagi, untuk melakukan ekspansi bisnis yang lebih luas, perlu usaha yang lebih keras karena dari segi biaya tidak terlalu banyak sehingga melakukan pinjaman menjadi jalan keluar yang harus dilakukan.

Dari sisi karyawan sendiri, bekerja di perusahaan kecil menawarkan kelebihan yang cukup besar yaitu mampu melakukan eksplorasi kemampuan di sana. Di luar itu, karyawan dituntut untuk inisiatif, mau belajar, dan mau memegang tanggung jawab yang lebih besar lagi. Terkadang, membantu divisi lain pun harus dilakukan agar pekerjaan bisa selesai. Untuk itu, cukup banyak anak muda yang memilih masuk ke perusahaan kecil terlebih dahulu agar mereka bisa menaikkan kemampuan lebih cepat dibandingkan langsung masuk ke perusahaan besar.

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis? Gunakan 10 Marketing Tools Ini

Itulah perbedaan perusahaan besar dan kecil yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa untuk memberikan komentar dan share artikel ini. Semoga informasi yang diberikan memberikan wawasan baru untuk Anda.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *