ActivePresenter
ActivePresenter, Software Berguna Penunjang Aktivitas Anda
Februari 16, 2020
Adobe Experience Design
Adobe Experience Design, Tool Bagi Desainer UI/UX
Februari 17, 2020
Show all

Plus dan Minus Dalam Menggunakan Adobe After Effects

After Effects

After Effect

Anda pasti sudah mengenal beberapa software editing diluar sana, mulai dari Adobe Premiere Pro, Sony Vegas, atau iMovie. Tetapi, Adobe masih memiliki lini produk yang juga masih bisa digunakan untuk video editing, ditambah dengan kemampuan untuk rekayasa digital hingga motion graphics. Anda bisa menggunakan aplikasi ini  untuk mengedit dan membuat efek-efek video. Adobe After Effects awalnya merupakan aplikasi besutan Macromedia yang kemudian diakuisisi oleh Adobe, menjadi  bagian dari aplikasinya untuk kemudian dikembangkan lagi sehingga namanya menjadi Adobe After Effects.

Ada beberapa fitur dari Adobe After Effects yang bisa Anda gunakan, seperti: Pembuatan shape, Keyframe (untuk animasi),  Action Script (untuk dukungan skripting animasi yang lebih dinamis dan atraktif), dan lain-lain.

Namun, After Effect sebagai sebuah software editing memiliki kelebihan dan kekurangan yang mungkin bisa Anda jadikan pertimbangan dalam menggunakan atau mempelajari software ini berikut plus dan minus dari Adobe After Effects.

Plus

1. Efek yang Banyak

Ini adalah fitur yang cukup penting, ada banyak sekali efek yang bisa Anda gunakan untuk membuat proyek video Anda. Ada puluhan efek siap pakai yang diolah dan diaplikasikan pada video atau graphics yang akan Anda buat.

2. Dukungan CPU 64-bit

Kelebihan ini akan membuat After Effects menjadi lebih cepat, responsif, dan mendukung RAM dengan kapasitas yang lebih besar.

3. Keyframe dan Scripting

Bila Anda ingin membuat video animasi, Keyframe dan scripting akan sangat membantu Anda, keduanya akan berpengaruh pada pergerakan dinamis dari animasi Anda. Ini akan menjadi kelebihan Adobe after effects, sehingga tidak hanya menciptakan video dengan efek motion graphic yang bagus, tetapi juga dinamis karena didukung oleh adanya scripting.

4. Konversi dari Vektor ke Shape

After effect mampu membuat file shape dari vektor dengan cara melakukan file import untuk dimasukkan ke dalam workshape.

5. Detail Gambar yang Halus Saat Kompresi

Kelebihan lainnya adalah kemampuan untuk tetap menjaga kualitas dari graphic tetap bagus dan halus saat dikompresi, karena biasanya pada saat proses kompresi, kualitas dari produk akhir akan menurun drastis.

Baca Juga: Tips Memulai Desain Website

Minus

1. Waktu Lebih Untuk Mempelajarinya

Dengan kompleksitas dari fitur-fitur yang tersedia, maka akan dibutuhkan waktu untuk mempelajari hal ini.

2. Hardware dengan Spesifikasi Tinggi

After effects ini cukup memakan banyak resource CPU dan RAM, oleh karena itu disarankan meng upgrade spesifikasi PC Anda agar lebih tinggi agar tidak mempersulit penggunaan program dan tentunya menghindari crash serta freeze yang bisa saja terjadi.

3. Fungsi Rendering Teks yang Tidak Optimal

Adobe after effects tidak memiliki basis untuk menerapkan fungsi rendering teks dengan baik, sebaik aplikasi word processor. Tetapi belakangan semenjak versi terakhir setelah update, menjadikan aplikasi Adobe after effect mampu menangani rendering teks dengan lebih baik.

Berikut adalah plus dan minus dari Adobe after effect yang bisa Anda jadikan panutan ketika memilih untuk mempelajari serta menggunakan Adobe after effect untuk proyek video Anda. Adobe After Effects ini merupakan aplikasi editing video yang banyak digunakan oleh para profesional, karena kaya akan fitur dan efeknya. Namun bukan berarti bagi Anda seorang pemula tidak bisa menggunakan aplikasi ini. 

Bagaimana pendapat Anda mengenai hal ini? Apakah Anda memiliki pendapat yang berbeda? Silahkan bagikan pada kolom komentar dan jangan lupa untuk di-share ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *