Penjelasan dan Cara Kerja Proxy
Desember 13, 2019
Macam-Macam Search Engine untuk penggunaan sehari-hari
Macam-Macam Search Engine yang Berguna Untuk Anda
Desember 19, 2019
Show all

Seluk Beluk dan Cara Penggunaan Google Page Speed

Sebagai raksasa teknologi, Google tidak pernah berhenti untuk berinovasi. Setiap waktu, mereka memberikan inovasi-inovasi baru yang berguna untuk digunakan oleh masyarakat dunia, termasuk Anda.

Ada beberapa produk Google yang hingga saat ini kita gunakan seperti Google search engine, Google Drive, Google Maps, dan yang lainnya. Google memang berhasil meringankan aktivitas kita sehari-hari.

Berbicara mengenai website, di dalam dunia maya, banyak sekali tersedia website yang bisa Anda buka saat ini. Dari website yang berbau bisnis, hingga website yang berisi berita-berita ringan serta menarik. Anda sendiri juga bisa memiliki website saat ini. Dengan memiliki website, Anda bisa menggunakan website tersebut untuk bisnis Anda.

Namun ada satu hal yang patut diperhatikan ketika Anda memiliki website yaitu kecepatan website Anda ketika diakses. Tidak hanya kecepatan saat baru diakses saja, tetapi juga perpindahan antar halaman. Dengan website yang ringan saat dibuka, maka semakin banyak pula traffic website tersebut.

Sayangnya, tidak banyak yang memperhatikan persoalan ini. Untungnya, Google memiliki sebuah produk yang bisa membuat Anda tahu bagaimana kualitas dari website Anda. Produk tersebut adalah Google Page Speed. Di dalamnya, ada beberapa pertanyaan yang bisa dijawab seperti apakah ada yang perlu diperbaiki dari website Anda? Bagaimana dengan perpindahan antar halaman? Dengan pertanyaan-pertanyaan itu, semuanya bisa dijawab dengan Google Page Speed.

Anda sendiri bisa menggunakan Google Page Speed dengan mudah. Di bawah ini ada beberapa cara penggunaan Google Page Speed yang bisa Anda lakukan. Bagaimana cara-caranya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Buka Google Page Speed

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah masuk ke website Google Page di sini atau masukkan url https://developers.google.com/speed di browser Anda. Setelah Anda masuk ke sana, Anda akan mendapatkan dua pilihan, menggunakan Google PageSpeed Insights atau Google PageSpeed Modules. Untuk langkah awal, gunakan PageSpeed Insights terlebih dahulu.

Masukkan url website Anda

Di dalam PageSpeed Insights, Anda bisa memasukkan url website milik Anda id sana. Setelah itu Anda tinggal langsung melakukan analisis yang dijalankan secara otomatis oleh Google sendiri.

Melihat analisis website Anda lebih rinci

Setelahnya, Anda akan mendapatkan hasil analisis website milik Anda. Namun pasti Anda bingung bukan dalam membaca analisis tersebut? Kami sudah menyediakan penjelasannya di bawah ini.

  • Pertama, Anda bisa memperhatikan skor kecepatan berdasarkan data lab yang dianalisis oleh Lighthouse. Jika berwarna hijau, berarti sudah terhitung cepat. Namun jika berwarna merah, itu berarti website Anda masih lambat.
  • Kedua, cek bagian Field Data dan Origin Summary. Dibagi dua bagian yaitu First Contentful Paint (FCP) dan First Input Delay (FID), FCP melihat berapa lama waktu gambar dan tulisan muncul, sedangkan FID melihat jarak waktu saat adanya interaksi seperti mengklik tautan.
  • Ketiga, melihat Data Lab yang terisi enam penilaian yaitu:

– First Contentful Paint: melihat waktu antara gambar dan tulisan pertama kali muncul

– First CPU Idle: melihat waktu saat pengunjung melakukan input

– Speed Index: melihat waktu isi website terbuka semua. Semakin rendah, semakin bagus

– First Meaningful Paint: melihat konten utama dari satu halaman bisa muncul

– Time to Interactive: melihat halaman dianggap interaktif

– Estimated Input Latency: melihat waktu website merespon input pengunjung

  • Keempat, ada tiga bagian lainnya yaitu Opportunities (melihat bagaimana cara untuk memperbaiki website agar bisa mendapat nilai yang lebih bagus), Diagnostics (melihat hal-hal yang dinilai dari website Anda), dan Passed Audits (melihat beberapa penilaian lainnya dari PageSpeed Insights)

Jika Anda sudah melihat PageSpeed Insights, Anda bisa melanjutkan ke Google PageSpeed Modules yang memberikan Anda jalan keluar dari masalah yang telah dideteksi oleh PageSpeed Insights. Caranya adalah dengan menjalankan PageSpeed Modules di dalam server Apache atau Nginx. Nantinya secara otomatis, PageSpeed Modules akan melakukan optimasi resources di dalam website Anda. Hasilnya adalah website Anda menjadi lebih cepat untuk dibuka setiap halamannya. Pengunjung pun juga semakin banyak.

Google Page Speed memang menawarkan layanan sesuai namanya yaitu memberikan kecepatan dari website Anda. Jangan lupa untuk menggunakan kedua layanan di atas agar website Anda menjadi cepat saat dibuka.

Tara Mulya
Tara Mulya
Interested with Digital Marketing, SEO and Public Relations.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *