Mengenal Apa Itu Niche Market

Apa Itu Niche Market

Masih banyak orang yang ingin memulai bisnis tetapi belum mengetahui apa itu niche market. Padahal, Anda harus mengetahui niche market dari bisnis yang ingin dijalankan agar penjualannya dapat lebih sukses. Oleh karena itu, Anda harus dapat menentukan niche market yang tepat agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal dari bisnis.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari secara lebih dalam mengenai apa itu niche market, mulai dari contohnya hingga bagaimana cara menentukannya. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Niche Market?

Niche market adalah sebuah segmen dari pasar yang lebih besar yang dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan, preferensi, dan identitas produk yang membuatnya berbeda dari produk yang serupa. Sebagai contoh, pasar dari laptop memiliki beberapa niche seperti laptop gaming, laptop kerja, laptop on budget, dan masih banyak lagi.

Hampir setiap jenis pasar atau industri dapat disegmentasi ke dalam berbagai macam niche yang lebih spesifik. Beberapa cara paling umum untuk membedakan niche dari setiap pasar adalah dengan mendasarkannya pada:

  • Harga: mewah, sedang, murah, barang diskon
  • Demografi: jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan (pembelinya)
  • Tingkat kualitas: premium, buatan tangan, ekonomis
  • Psikografis: nilai, minat, sikap (pembelinya)
  • Geografis: penduduk negara, kota, atau bahkan lingkungan tertentu (pembelinya)

Memilih untuk fokus pada niche market tertentu adalah salah satu keputusan strategis ketika berbisnis. Dengan begitu, Anda dapat melayani basis konsumen tertentu dengan lebih baik, dan kemungkinan dapat lebih bersaing dari kompetitor di pasar besar yang sama.

Baca Juga: Strategi E-Commerce yang Disarankan Para Ahli

Pentingnya Memanfaatkan Niche Market Bagi Bisnis Kecil

Bisnis kecil biasanya hanya memiliki modal yang kecil, berbeda dengan perusahaan besar yang memiliki modal berlimpah. Oleh karena itu, agar dapat bersaing di pasaran, bisnis kecil harus dapat memanfaatkan niche market agar dapat melayani basis pelanggan tertentu dengan jauh lebih baik.

Dengan berfokus pada niche market, Anda dapat mempersempit target pasar yang dapat membuat upaya pemasaran lebih terfokuskan. Ketika Anda memfokuskan diri untuk pada satu niche market, Anda dapat memaksimalkan pengembangan produk, pelayanan, hingga pemasaran pada target pasar tertentu sehingga mereka juga akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk membeli produk tersebut.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Bisnis Di Masa Pandemi

3 Contoh Niche Market

Contoh Niche Market

Setiap pasar akan memiliki niche market masing-masing berdasarkan banyak sekali faktor. Berikut ini adalah beberapa contoh niche market paling umum yang dapat berada dalam berbagai macam pasar.

1. Vegan

Vegan atau vegetarian merupakan sebuah filosofi atau gaya hidup yang mempraktikan kehidupan tanpa mengeksploitasi hewan. Artinya, orang yang mempraktikan gaya hidup vegetarian tidak akan memakan makanan yang terbuat dari hewan (daging, susu, dan sejenisnya), tidak menggunakan pakaian yang terbuat dari hewan (kulit, gading, dan sejenisnya), serta menolak uji coba pada hewan.

Berkat banyaknya orang yang mempraktikan gaya hidup vegetarian, sekarang sudah ada banyak sekali niche market yang mengusung tema vegan. Sebagai contoh, dari industri makanan sudah ada berbagai jenis makanan vegan, seperti susu vegan (susu yang bukan berasal dari hewan) hingga pakaian vegan (pakaian yang murni terbuat dari bahan buatan bukan hewan).

2. Gaming

Perkembangan teknologi membuat game menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari saat ini, terutama di kalangan anak muda. Bahkan, di era sekarang, pemain game (gamer) sudah menjadi sebuah profesi yang banyak dikagumi oleh orang-orang. Berkat hal tersebut, sekarang sudah banyak niche market gaming di berbagai industri teknologi, seperti laptop, smartphone, hingga mouse dan keyboard.

Ketika Anda mencari laptop, smartphone, serta aksesorisnya di pasaran, pasti Anda akan menemukan beberapa merek yang menghadirkan jenis gaming. Perangkat yang termasuk ke dalam jenis gaming tersebut memang dikhususkan untuk memainkan game, terutama yang membutuhkan spesifikasi tinggi. Bahkan, perangkat gaming tersebut sering digunakan pada kompetisi game profesional di seluruh dunia.

Baca Juga: Ini Dia Alasan Mengapa Branding Itu Penting

3. Produk ‘Lite’

Biasanya, sebuah merek yang menciptakan produk kualitas tinggi dengan harga yang mahal akan menyediakan versi alternatif yang lebih murah, atau yang dapat kita sebut sebagai versi ‘lite’ dari produk tersebut. Nah, produk versi lite ini memiliki niche market tersendiri yang berbeda dari produk utamanya.

Umumnya, versi lite dari sebuah produk akan ditemukan pada perangkat elektronik atau aplikasi perangkat lunak. Namun, konsep ini juga sudah mulai banyak diterapkan pada berbagai industri lain. Dengan begitu, suatu merek dapat menjangkau lebih banyak konsumen untuk membeli produknya, atau lebih tepatnya akan ada lebih banyak konsumen yang dapat menikmati produknya.

3 Cara Menentukan Niche Market Bisnis Anda

Jasa SEO

Niche market memang memiliki banyak manfaat ketika Anda memfokuskan diri pada pasar tersebut. Namun, menentukan niche market yang tepat merupakan hal yang tidak mudah. Berikut ini adalah beberapa cara menentukan niche market untuk bisnis Anda.

1. Mulai dari Minat dan Kemampuan

Cara termudah untuk menentukan niche market yang tepat adalah dengan melihat minat diri sendiri. Sebagai contoh, jika Anda menjalankan bisnis penjualan perangkat elektronik dan Anda memiliki minat dalam dunia game, coba buka toko yang khusus menjual perangkat game dan keperluan game lainnya.

2. Identifikasi Kebutuhan Konsumen

Menyesuaikan niche market dengan minat saja tidak cukup, Anda juga harus memastikan bahwa minat tersebut sesuai dengan kebutuhan konsumen. Jika ada banyak konsumen yang membutuhkan produk khusus yang sesuai dengan minat Anda, maka coba saja jalani bisnis tersebut. Namun, jika kebutuhan konsumen berbeda, coba teliti lebih dalam lagi apa yang mereka butuhkan dan apa yang dapat Anda tawarkan.

Baca juga: Product Branding: Arti, Keuntungan, dan Contohnya

3. Riset Kompetitor

Setelah menemukan niche market apa yang cocok, pastikan untuk melakukan riset mengenai kompetitor di industri tersebut. Jangan sampai Anda memasuki niche market yang sudah benar-benar dikuasai oleh suatu merek atau perusahaan. Anda akan lebih sulit melakukan market penetration pada niche market dibandingkan dengan pasar yang lebih besar.

Semoga penjelasan mengenai apa itu niche market yang kami sampaikan dapat membantu Anda. Selain menentukan niche market, Anda juga perlu menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk bisnis. Coba gunakan jasa strategi Digital Marketing dari ToffeeDev untuk mengembangkan bisnis Anda. Jika tertarik atau memiliki pertanyaan, Anda dapat menghubungi kami di sini!

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat