Bagaimana Cara Menjadi Content Writer?

Dalam content marketing, Anda akan mengenal sebuah profesi yang berhubungan erat dengan pembuatan konten. Salah satu profesi ini disebut sebagai content writerContent writer adalah penulis konten yang banyak dibutuhkan oleh banyak industri.

Lalu apa itu content writer? Apa saja tugasnya?

Apa Itu Content Writer?

Content writer atau penulis konten adalah seorang penulis profesional yang memiliki kemampuan untuk memproduksi konten-konten menarik untuk di-publish di media online. Konten yang dimaksud dapat berupa artikel, blog, caption sosial media, atau apapun yang ditulis dan dirilis di media online.

Tidak sekadar menulis, seorang content writer juga bertanggung jawab untuk mengelola konten agar selaras dengan tema website dan juga mampu menarik perhatian dari pembaca. Bahkan, dalam kadar tertentu, seorang content writer juga bisa diberikan target minimal pembaca yang mengunjungi konten atau situs di mana konten mereka berada.

Untuk menjadi seorang penulis konten profesional, Anda tidak hanya harus bisa menulis konten menarik saja. Anda juga harus bisa memiliki keahlian riset agar bisa mencari informasi terkait konten, mengembangkan konten, riset tren terbaru, serta mencari kata kunci yang baik untuk menarik minat pembaca.

Jenis-Jenis Content Writer

Berdasarkan keahlian dan bentuk tulisan atau konten yang dibuatnya, content writer dapat dibagi menjadi 5 jenis. Apa sajakah? Mari simak penjelasan di bawah ini.

1. Jurnalistik

Bila membicarakan mengenai penulis profesional, content writer jurnalistik lah yang paling sering muncul di benak masyarakat. Layaknya seorang reporter atau jurnalis, jenis content writer ini seringkali ekerja di portal berita atau media online. Tapi jangan salah, tugas content writer jurnalistik tidak melulu menulis berita. Jenis content writer ini juga bisa membuat konten yang lebih santai, misalnya terkait dengan entertainment dan lifestyle.

2. SEO

SEO content writer adalah salah satu pekerjaan yang paling menjanjikan saat ini. Ada banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk SEO content writer. Tugasnya adalah membuat konten sesuai dengan kaidah SEO. Mengapa? Supaya artikel atau konten atau artikel bisa muncul di halaman pertama mesin pencarian, supaya semakin banyak orang yang mengakses.

3. General

Sesuai namanya, jenis content writer ini membuat konten secara umum. Artinya, ia bertanggung jawab membuat konten dalam jumlah besar dengan tema yang beragam dan bidang yang tidak spesifik. Biasanya content writer general diharuskan menyesuaikan gaya penulisannya dengan tema yang diberikan. Untuk pekerjaan ini, content writer harus memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi dan juga wawasan yang cukup luas.

4. Teknikal

Kebalikan dari content writer general, content writer teknikal adalah seorang penulis yang terspesialisasi pada satu bidang. Tanggung jawabnya biasanya untuk menulis manual guide sebuah produk. Oleh karena itu, ia harus memiliki kemampuan tinggi dan pengertian mendalam akan bidang tersebut. Content writer teknikal juga harus bisa mengintepretasikan konsep dan informasi kompleks menjadi lebih mudah dimengerti bagi orang awam.

5. Media Sosial

Selain SEO content writer, posisi content writer media sosial juga merupakan salah satu pekerjaan yang paling menjanjikan. Hal ini dikarenakan banyak brand dan perusahaan yang mulai ingin meningkatkan social media presence mereka. Tugas content writer media sosial adalah menulis konten-konten interaktif di akun media sosial sebuah brand. Untuk menjadi content writer media sosial, seseorang harus selalu up-to-date dan mampu menulis konten dengan gaya bahasa yang sesuai dengan imej brand karena kontennya akan digunakan untuk merepresentasikan brand tersebut.

Baca Juga: Cara Memanfaatkan Media Sosial Untuk Promosi

Tanggung Jawab Content Writer

Selain menulis konten, ada beberapa tugas yang sering dilakukan oleh seorang content writer, berikut beberapa tugas content writer:

1. Distribusi konten di website perusahaan

Ini adalah salah satu tugas dasar dari seorang content writer selain menulis konten. tugas ini menuntut penulis artikel untuk melakukan update terhadap isi dari blog website berupa artikel rutin, serta konten-konten lainnya. Skill yang cukup berguna dalam hal ini adalah pengoperasian CMS dari website perusahaan. Yang biasanya akan diajarkan kepada Anda pada hari-hari pertama ketika memulai pekerjaan ini.

2. Mengisi deskripsi produk

Tugas Ini akan dilaksanakan ketika perusahaan memiliki toko online atau sejenisnya. Tugas utamanya adalah mengisi deskripsi-deskripsi produk yang akan ditampilkan di website. Meskipun kelihatannya mudah karena deskripsi produk biasanya pendek, tugas ini tidak boleh dianggap remeh.

Untuk dapat menulis deskripsi sebuah produk dengan baik, seorang content writer harus mencari informasi mengenai produk tersebut secara ekstensif agar tidak salah atau mengecewakan calon pembeli. Ditambah lagi, content writer juga harus membuat deskripsi tersebut semenarik mungkin agar memikat calon pembeli tanpa melebih-lebihkan keunggulan produk tersebut.

Jasa SEO

3. Mengelola konten di media sosial

Biasanya yang menangani hal ini adalah seorang Social Media Specialist, tetapi ada kalanya perusahaan yang juga memberikan job desc ini kepada seorang content writer untuk mengatur konten-konten di media sosial perusahaan.

4. Membantu divisi lain dalam perihal artikel

Tugas lainnya adalah membantu untuk memenuhi kebutuhan divisi lain yang terkait dengan artikel atau segala hal yang berbau mengenai konten tulisan, bisa saja kalimat untuk poster, newsletter, atau konten-konten lainnya. Meskipun biasanya tanggung jawab ini identik dengan pekerjaan content creator, seringkali content writer tetap harus memperhatikan semua hal ini karena memang berhubungan erat dengan konten yang ditulis.

5. Melakukan riset 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang penulis konten profesional juga harus memiliki keahlian riset. Ada banyak informasi yang harus dicari tehu oleh seorang content writer. Misalnya, mencari informasi seakurat mungkin mengenai sebuah topik, mencari sudut pandang berbeda agar hasil tulisan tidak berat sebelah, dan juga riset mengenai berbagai tren terbaru.

Kemudian, salah satu bentuk riset yang paling penting bagi seorang content writer adalah riset terhadap keyword, namun biasanya akan dibantu oleh seorang optimizer SEO yang tentu saja memiliki tool yang bisa memudahkan proses ini. Keyword yang ditemukan bisa dijadikan sebuah konten artikel untuk website perusahaan.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Anda Dengan Content Marketing

Poin-Poin Penting Untuk Seorang Content Writer

Seorang content writer akan memiliki beberapa poin penting yang akan mempengaruhi pekerjaan mereka. Berikut adalah poin-poin yang bisa Anda jadikan perhatiaan ketika ingin menjadi seorang content writer:

1. Dapat Membangun Branding Perusahaan

Perusahaan pasti akan berharap dari artikel-artikel yang ditulis akan dapat memberi benefit lebih bagi brand-nya. Tulisan yang dibuat harus bisa meningkatkan branding dari perusahaan. Setiap tulisan harus meningkatkan kepercayaan serta awareness publik terhadap perusahaan.

2. Membuat Konten yang Unik dan Relevan

Artikel yang dibuat tidak hanya harus menarik, namun juga harus unik serta relevan. Konten yang unik serta relevan akan dapat membantu website perusahaan untuk dapat muncul pada rangking atas dari halaman hasil pencarian.

Hal ini akan berdampak baik, salah satunya adalah mendatangkan traffic yang bisa dijadikan pelanggan kedepannya melalui konten-konten lainnya, yang tentu saja harus menarik.

3. Konten Harus Bermanfaat

Artikel yang memuat konten bermanfaat akan memiliki nilai tambah di mata pengguna dan juga mesin pencari. Hal ini dikarenakan konten Anda akan bisa menjadi sumber referensi untuk artikel lainnya, yang akan meningkatkan authority dari website perusahaan. Authority adalah poin penting untuk menentukan rangking dari sebuah website dalam hasil pencariaan.

4. Peka Terhadap Tren Baru

Audiens tentu malas membaca konten atau artikel yang ketinggalan zaman. Oleh sebab itu, sudah menjadi salah satu kewajiban bagi seorang content writer untuk menghasilkan konten yang up-to-date. Untuk itu, content writer haruslah mengkitu perkembangan tren baik di media tradisional maupun media sosial.

5. Membantu SEO Perusahaan

Poin-poin di atas akan sangat membantu strategi SEO yang akan diterapkan untuk website perusahaan. Seorang content writer harus bisa mengintegrasikan konten yang sudah dibuat ke dalam strategi SEO perusahaan. Karena konten adalah bagian penting dari SEO on-page, salah satu bentuk strategi SEO yang akan sangat berpengaruh. Keahlian SEO dari seorang content writer sangat diperlukan agar situs perusahaan dapat muncul dengan peringkat yang lebih tinggi di hasil mesin pencarian, seperti Google. Dengan begitu, traffic webite akan lebih tinggi dan perusahaan dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen.

Baca Juga: Pekerjaan Marketing yang Tidak Banyak Disadari

Perbedaan Content Writer, Copy Writer, dan Content Creator

Selain content writer, Anda juga pasti pernah mendengar pekerjaan copy writer dan content creator di bagian marketing. Jangan salah, ternyata ketiganya berbeda. Nah, apa beda ketiga pekerjaan tadi?

Tujuannya Berbeda

Content writer dan content creator memiliki tujuan yang mirip, yaitu menghasilkan konten menarik agar audiens tertarik untuk melihat dan mengaksesnya. Konten tersebut pun dibuat dengan berbagai tujuan, misalnya untuk menyampaikan informasi, meningkatkan brand awareness, meningkatkan engagement, menarik audiens untuk mengunjungi situs tertentu, dan lainnya.

Sedangkan, berdasarkan tujuan, copy writer sudah terlihat berbeda dari kedua posisi sebelumnya. Tujuan copy writer adalah menulis konten untuk mempengaruhi dan mendorong pembaca untuk melakukan sesuatu yang diharapkan, misalnya membeli produk yang sedang dibahas. Jadi, singkat kata, tujuan utama copy writer adalah untuk melakukan promosi.

Konten yang Dihasilkan Berbeda

Berdasarkan konten yang dihasilkan, maka akan benar-benar terlihat perbedaan ketiga pekerjaan tadi. Pertama, content writer menghasilkan konten berupa tulisan, baik artikel, blog, caption, dan sebagainya.

Sedangkan content creator tidak hanya terpaku pada tulisan saja. Selain tulisan, content creator juga harus bisa menghasilak konten lainnya, seperti foto, video, logo, podcast, dan lain-lain.

Terakhir, copy writer bertugas untuk membuat konten apapun, tapi lebih cenderung ke konten tertulis, yang terkait dengan bahan promosi sebuah brand atau produk tertentu.

Baca Juga: Perbedaan Content Writing Dan Copywriting

Menulislah untuk dibaca dan mengedukasi. Terus berinovasi dan mendapatkan ilmu yang baru. Pelajari SEO supaya penulisanmu strategis dan memberi banyak traffic. Temukan pengalaman terbaik mempelajari ilmu SEO bersama kami. Apabila Anda memiliki pertanyaan atau pendapat yang berbeda silahkan bagikan pada kolom komentar, dan jangan lupa untuk share artikel ini. 

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat