CSR Adalah: Pengertian, Prinsip, Jenis dan Contohnya

csr adalah

Reputasi perusahaan tidak dinilai berdasarkan kualitas produk atau pelayanan yang diberikan. Kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya juga bisa meningkatkan reputasi masyarakat di mata publik. Tidak heran jika banyak perusahaan ternama di Indonesia yang melakukan aksi Corporate Social Responsibility atau sering disingkat CSR. Bagi mereka, CSR adalah salah satu bentuk tanggung jawab yang wajib dilakukan oleh perusahaan.

Pengertian CSR

Lantas, apa yang dimaksud dengan CSR itu? Mengapa CSR sangat penting untuk perusahaan? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut ini.

Definisi CSR

Corporate Social Responsibility atau CSR adalah aktivitas perusahaan di bidang sosial sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab kepada masyarakat luas dan pemangku kepentingan (stakeholder). CSR dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Pentingnya CSR Bagi Bisnis

Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan di area tempatnya beroperasi. Tanggung jawab sosial ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan. Perusahaan bisa terkena sanksi apabila mengabaikan tanggung jawab sosial ini.

Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan banyak manfaat bagi perusahaan baik secara internal maupun eksternal. Pertama, perusahaan bisa memperbaiki citra dan reputasi baik di mata publik melalui program CSR. Dengan menunjukkan komitmen dan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan dan dukungan dari konsumen, karyawan, pemegang saham, dan pihak-pihak terkait lainnya. Perusahaan bisa meningkatkan keuntungan dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Kedua, program CSR dapat membantu perusahaan menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Perusahaan dapat membantu mengurangi risiko sosial dan lingkungan serta mempromosikan praktek bisnis yang bertanggung jawab melalui dukungan dan investasi dalam berbagai proyek sosial dan lingkungan. Selain itu, program CSR juga dapat membantu perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab sosialnya sebagai anggota masyarakat dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. 

Kesimpulannya, program CSR bukan hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Prinsip-Prinsip CSR

Prinsip-Prinsip CSR

Program CSR yang harus dilakukan perusahaan juga memiliki prinsip yang harus diterapkan. Apa saja prinsip-prinsip dalam menjalankan program CSR?

1. Corporate Sustainability

Corporate sustainability atau keberlanjutan perusahaan berarti perusahaan harus memperhatikan dampak jangka panjang dari kegiatan bisnisnya terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. Dampak yang ditimbulkan mencakup pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, pengurangan emisi dan limbah, serta pengembangan inovasi yang ramah lingkungan.

2. Good Governance

Prinsip kedua CSR adalah good governance atau tata kelola yang baik. Perusahaan harus memastikan bahwa kebijakan dan praktik bisnisnya sesuai dengan hukum dan etika yang berlaku. Perusahaan juga harus bersikap transparan dan akuntabel dalam pelaporan keuangan dan pengelolaan risiko.

3. Pemenuhan Hak Asasi Manusia

Ketiga, CSR harus melaksanakan prinsip pemenuhan hak asasi manusia. Perusahaan harus memastikan bahwa hak asasi manusia dihormati dan dilindungi dalam seluruh kegiatan bisnisnya, termasuk hak atas kesetaraan, kebebasan berpendapat, dan keamanan kerja.

4. Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat berarti perusahaan harus memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sekitar serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan melalui program-program seperti pelatihan keterampilan, pemberian beasiswa, dan pembangunan infrastruktur sosial.

5. Keterlibatan dan Transparansi

Terakhir, CSR harus menerapkan prinsip keterlibatan dan transparansi. Perusahaan harus melibatkan para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program CSR serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan hasil program tersebut. Prinsip ini bisa meningkatkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

Jenis-jenis CSR yang Sering Dipraktikkan

Jenis-jenis CSR yang Sering Dipraktikkan

Program CSR bisa dilakukan dalam berbagai jenis praktik yang berbeda. Anda bisa menerapkan salah satu dari enam jenis praktik CSR di bawah ini.

1. Community Volunteering

Sesuai istilahnya, community volunteering berarti perusahaan mendorong karyawan dan mitra bisnisnya untuk menyediakan waktu luang dan menjadi sukarelawan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di sekitarnya.

2. Cause-Related Marketing

Dalam praktik ini, perusahaan mendonasikan sebagian persen dari keuntungan hasil penjualan yang dilakukan untuk mengatasi masalah sosial. Perusahaan juga bekerja sama dengan organisasi non-profit dalam jangka waktu tertentu dan kedua belah pihak saling memberikan keuntungan.

3. Corporate Philanthropy

Corporate philanthropy adalah praktik CSR yang dilakukan dengan memberikan kontribusi secara langsung pada kegiatan atau aksi pemberantasan masalah sosial. Kontribusi bisa diberikan dalam bentuk tunai atau bantuan tenaga.

4. Corporate Social Marketing

Corporate social marketing berarti perusahaan mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik. Contohnya, memberikan edukasi bidang kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan. Bidang edukasinya juga disesuaikan dengan industri bisnis perusahaan tersebut. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam bentuk kampanye dan mendatangi tempat-tempat tertentu.

Baca Juga: Multi Channel Marketing: Definisi, Fungsi dan Strateginya

5. Cause Promotion

Cause promotion berarti perusahaan menyediakan dana atau bentuk kontribusi lainnya dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap masalah sosial. Perusahaan bisa mengelola aktivitas ini sendiri, menjadi partner utama dari NGO, maupun menjadi sponsor.

6. Social Responsible Business Practices

Terakhir, ada social responsible business practices. Dalam praktik ini, perusahaan melaksanakan kegiatan bisnis dan investasi yang bisa mengatasi permasalahan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemeliharaan lingkungan.

banner

Contoh Perusahaan yang Berhasil Menerapkan CSR

Perusahaan yang Berhasil Menerapkan CSR

Di Indonesia, sudah banyak perusahaan yang berhasil menerapkan CSR dan memberikan dampak positif pada masyarakat di sekitarnya. Anda bisa belajar dari tiga contoh sukses CSR di bawah ini.

1. Danone Aqua

Danone Aqua menginisiasi program ‘Aqua Lestari’ sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan. Program ini dilaksanakan melalui kajian perhatian terhadap pemangku kepentingan dan isu-isu yang akan ditangani oleh perusahaan. Program ini berkaitan langsung dengan lingkungan sekitar, mulai dari pengelolaan limbah, konservasi, aspek transportasi, akses air, hingga program pengembangan masyarakat. Pihak internal Danone Aqua juga membentuk departemen yang bergerak dalam dampak eksternalitas dan peluang memperbesar kontribusi positif.

Ada juga program ‘Aqua 1 untuk 10’ yang dimulai sejak tahun 2006 hasil kolaborasi antara departemen pemasaran dan departemen CSR. Pada tahun yang sama, Danone bekerja sama dengan Danone Wetland dan UNESCO untuk menciptakan program pengenalan Pendidikan Lingkungan bagi siswa sekolah dasar melalui permainan Ramsar. Permainan Ramsar berisi pengetahuan seputar lingkungan dan mirip dengan permainan Ular Tangga atau Monopoli. Program ini melibatkan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah di daerah.

Baca Juga: Apa itu Kode Referal? Dan Apa Manfaatnya?

2. Telkom Indonesia

Telkom Indonesia melakukan CSR di bidang pendidikan melalui program ‘Indonesia Digital Learning’ (IDL). Tujuannya adalah memperkenalkan paradigma digital kepada para guru di seluruh Indonesia. IDL mendapatkan penghargaan sebagai program CSR terbaik dari The La Tofi School of CSR pada tahun 2016 karena memberikan dampak positif terhadap kehidupan komunitas guru di Indonesia. Program ini mampu meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi serta keterampilan para guru di Indonesia.

Baca Juga: 10 Inspirasi Bisnis di Bulan Ramadan yang Wajib Dicoba

3. PT Unilever Indonesia

Perusahaan manufaktur ternama di Indonesia ini tidak turut melupakan tanggung jawab sosial yang dimilikinya. Mereka menjalankan program CSR yang sukses dan berhasil meraih kepercayaan masyarakat. Beberapa contoh programnya antara lain: edukasi kesehatan gigi dan mulut dari Pepsodent, pelestarian makanan tradisional Bango, dan kampanye cuci tangan dengan sabun Lifebuoy.

Pada tahun 2008, PT Unilever Indonesia bekerja sama dengan badan pengelola lingkungan hidup DKI Jakarta untuk membuat program ‘Jakarta Green Clean’ sebagai wujud kepedulian perusahaan dan masyarakat terhadap lingkungan hidup. Unilever Indonesia ingin meningkatkan kesadaran dan memberdayakan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan mendorong penggunaan konsep 3R (reduce, reuse, and recycle) dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Kesimpulannya, CSR adalah program yang saling menguntungkan kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Cobalah menerapkan program CSR di perusahaan Anda dengan aksi sederhana, salah satunya mengadakan kegiatan volunteering untuk karyawan.

Program CSR bisa juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran merek perusahaan Anda. Tentunya dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar makin banyak orang yang mengetahui tentang bisnis Anda. Gunakan jasa Digital Marketing dari ToffeeDev agar kegiatan promosi berjalan lancar dan bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Hubungi kami segera dan mulailah berpartner bersama ToffeeDev untuk mempromosikan kegiatan CSR Anda.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top