Apa Itu Growth Rate? Berikut Rumus Growth dan Cara Menghitungnya

rumus growth

Seiring dengan perkembangan perusahaan, analisis dengan rumus growth rate menjadi sangat penting untuk dilakukan. Dengan mengukur jumlah revenue yang diperoleh perusahaan, growth rate dapat menunjukkan seberapa besar kualitas bisnis Anda. 

Hasil analisis growth rate dapat digunakan dalam membuat keputusan dan menentukan strategi bisnis untuk masa depan. Oleh karena itu, bagi Anda yang terlibat dalam dunia bisnis, memahami metrik ini sangatlah penting. Berikut ini akan kami ulas mengenai apa itu growth rate, bagaimana rumusnya, dan cara menghitungnya.

Apa Itu Growth Rate?

Menurut Investopedia, growth rate adalah persentase perubahan dari suatu variabel dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, variabel yang digunakan perusahaan adalah jumlah revenue yang telah mereka dapatkan dalam beberapa tahun terakhir. 

Dengan cara lain, growth rate merujuk pada peningkatan jumlah nilai investasi, aset, portofolio, atau bisnis selama periode waktu tertentu.

Growth rate juga digunakan untuk menganalisis bagaimana perusahaan dapat meningkatkan pendapatan dari sales dalam periode waktu tertentu. Memahaminya merupakan hal yang sangat penting, mengingat metrik ini mengizinkan perusahaan untuk membuat keputusan yang didasarkan pada data faktual.

Bila persentase growth rate mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya, hal ini dapat menjadi indikasi bahwa perusahaan perlu mengambil pendekatan yang berbeda, sebaliknya jika persentase growth rate yang tinggi dapat dianggap sebagai tanda yang positif bagi para stakeholders perusahaan.

Baca Juga: Mengetahui 2 Cara Menghitung Growth Sales

Manfaat Growth Rate

Melalui perhitungan growth rate, Anda dapat memperoleh beberapa manfaat penting, yaitu:

1. Mendapatkan Informasi Year Over Year Growth

Year over year growth sangat berguna dalam mengukur perubahan dari waktu ke waktu, karena mengukur perubahan dari tahun ke tahun dapat menghilangkan efek inflasi atau deflasi yang dapat menyebabkan distorsi dalam perhitungan pertumbuhan.

2. Menentukan Kinerja Bisnis Sesuai Harapan

Mengukur seberapa baik perusahaan telah berkinerja sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan sebelumnya. Harapan ini dapat berupa target pendapatan, laba, atau pertumbuhan yang ditetapkan oleh perusahaan atau oleh pihak lain seperti analis keuangan atau investor.

Selain bermanfaat bagi perusahaan, hal ini juga penting bagi investor dan analis keuangan karena membantu mereka untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menentukan nilai wajar dari saham perusahaan.

Banner - Ads General

3. Memprediksi Pertumbuhan Aset dan Investasi

Menggunakan tingkat pertumbuhan yang telah terjadi dalam masa lalu untuk mengukur seberapa besar kemungkinan pertumbuhan aset atau investasi masa depan. Hal ini berguna untuk menentukan alokasi dana dan mengukur kinerja keuangan suatu organisasi.

Jenis-jenis Growth Ratio

Sebelum mempelajari metode perhitungan pertumbuhan, penting untuk memahami berbagai jenis rasio pertumbuhan terlebih dahulu. Apa saja jenis-jenis growth tersebut? Berikut ini penjelasannya.

1. Pertumbuhan Penjualan

Salah satu jenis pertumbuhan yang pertama adalah penjualan. Dari hasil analisis pertumbuhan ini, perusahaan dapat menilai seberapa jauh kemampuan mereka dalam meningkatkan volume penjualan dibandingkan dengan total penjualan keseluruhan.

2. Pertumbuhan Laba Bersih

Kenaikan laba bersih atau laba setelah pajak menjadi indikator bagi perusahaan dalam meningkatkan profitabilitas. Perhitungan ini tentu perlu dibandingkan dengan total laba yang diterima secara keseluruhan.

3. Pertumbuhan Laba per Saham

Laba per saham merupakan bagian dari laba perusahaan yang dapat diperoleh oleh setiap lembar saham dalam satu tahun tertentu. Peningkatan laba ini dapat menjadi indikator seberapa efisien perusahaan dalam meningkatkan laba per lembar saham dibandingkan dengan keseluruhan laba per saham.

4. Pertumbuhan Dividen per Saham

Dividen per saham adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan jumlah saham yang dimiliki. Dengan menghitung pertumbuhan ini, perusahaan dapat menilai seberapa jauh mereka mampu meningkatkan pembayaran dividen per saham dibandingkan dengan total pembayaran dividen per saham.

Banner - Ebook Ads

Metode dalam Menghitung Growth Rate

Beberapa metode untuk menghitung growth rate adalah sebagai berikut:

1. Metode Perubahan Persentase Garis Lurus

Metode perubahan persentase garis lurus adalah cara yang paling umum digunakan untuk menghitung tingkat pertumbuhan dasar dan sederhana. Hal ini efektif digunakan untuk menghitung tingkat pertumbuhan sederhana tanpa perlu dibandingkan dengan hasil lain. 

Walaupun metode persentase perubahan garis lurus adalah cara yang paling umum digunakan, formula ini mungkin tidak memberikan hasil yang konsisten saat mengukur perubahan negatif dalam pertumbuhan. Keterbatasan dari metode ini dikenal sebagai masalah “titik akhir” yang perlu dipertimbangkan.

2. Metode Titik Tengah

Metode titik tengah digunakan untuk menghitung growth rate ketika perlu membuat perbandingan dengan informasi yang tersedia. Keuntungan dari menggunakan metode ini adalah memberikan hasil yang konsisten tidak peduli arah perubahan dan menghindari masalah “titik akhir” yang mungkin terjadi saat menggunakan metode persentase perubahan garis lurus. Metode ini mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan rata-rata nilai awal dan akhir sebagai pembagian.

3. Metode Rata-Rata dari Periode Sebelumnya

Menghitung persentase perubahan garis lurus dan menggunakan metode penghitungan titik tengah efektif ketika membandingkan perubahan pertumbuhan antara dua tahun. Namun, untuk mengetahui tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun dalam jangka waktu yang lebih panjang, lebih baik menggunakan metode perhitungan rata-rata tahunan.

Baca Juga: Cara Menghitung Laba dengan Mudah dan Cepat

2 Cara Menghitungnya dengan Rumus Growth

Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengetahui cara menghitung dengan rumus growth rate atau rasio pertumbuhan suatu bisnis:

1. Metode Persen Perubahan Garis Lurus

Cara menghitung pertumbuhan yang pertama adalah dengan metode persen. Berikut ini metode persen perubahan garis lurus yang dapat Anda ikuti.

1. Tuliskan Rumus

Untuk menghitung persentase perubahan garis lurus, pertama-tama Anda harus menulis rumus yang digunakan. Rumus ini akan menjadi dasar perhitungan Anda. Dalam rumus ini, Anda memerlukan kedua nilai, yaitu nilai asli dan nilai baru. 

Rumus yang digunakan adalah (Tingkat pertumbuhan = Perubahan mutlak / Nilai asli) 

2. Temukan Perubahan Mutlak

Untuk menghitung persentase perubahan garis lurus, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan perubahan mutlak antara nilai baru dan nilai asli. Perubahan mutlak dapat dihitung dengan mengurangkan nilai asli dari nilai baru. Hasil dari pengurangan tersebut adalah perubahan mutlak.

Rumusnya adalah (Perubahan mutlak = Nilai baru – Nilai asli)

3. Bagi Perubahan Mutlak dengan Nilai Asli

Setelah menemukan perubahan mutlak, langkah selanjutnya adalah membagi perubahan mutlak dengan nilai asli. Hasil dari perhitungan ini adalah tingkat pertumbuhan.

Rumus yang digunakan adalah (Tingkat pertumbuhan = Perubahan mutlak / Nilai asli)

4. Ubah ke Persentase

Setelah menghitung tingkat pertumbuhan, langkah terakhir adalah mengonversi tingkat pertumbuhan menjadi persentase untuk menunjukkan persentase perubahan. Untuk melakukan ini, cukup kalikan tingkat pertumbuhan dengan 100. 

Rumus yang digunakan adalah (Persen perubahan = Tingkat pertumbuhan x 100).

Baca Juga: Cara Menghitung BEP dan Rumusnya

2. Metode Titik Tengah

Silakan ikuti tahapan perhitungan metode titik tengah berikut ini.

1. Tulis Rumusnya

Untuk menghitung persentase perubahan titik tengah, langkah pertama adalah menuliskan rumus yang digunakan sebagai dasar perhitungan. Dalam rumus ini, Anda memerlukan 3 nilai: nilai asli, nilai baru dan rata-rata dari kedua nilai tersebut. 

Rumusnya adalah (Tingkat pertumbuhan = Perubahan mutlak / Nilai rata-rata).

2. Temukan Perbedaan Antara Nilai Sekarang dan Masa Lalu

Untuk menghitung tingkat pertumbuhan rata-rata dari waktu ke waktu, langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah menentukan perbedaan antara nilai sekarang dan nilai masa lalu. Perbedaan tersebut dapat dihitung dengan mengurangkan nilai masa lalu dari nilai sekarang. 

Rumusnya menggunakan (Nilai sekarang – Nilai masa lalu)

3. Kalikan Selisihnya dengan Daya 1/N

Setelah menemukan perbedaan antara nilai sekarang dan nilai masa lalu, langkah selanjutnya adalah mengalikan selisih tersebut dengan (1/N), di mana N adalah jumlah tahun yang digunakan dalam perhitungan. Ini akan memberikan tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun.

Rumusnya, (Perbedaan) 1/N

4. Kurangi Satu dan Ubah ke Persentase

Setelah mengalikan selisih dengan (1/N), langkah selanjutnya adalah mengurangi satu dari hasil perhitungan tersebut. Ini akan memberikan tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun. 

Rumus yang digunakan adalah (Tingkat pertumbuhan = Hasil langkah 3 – 1)

Kemudian, setelah menghitung tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun, langkah terakhir adalah mengonversi tingkat pertumbuhan menjadi persentase. Untuk melakukan ini, cukup kalikan tingkat pertumbuhan dengan 100. 

Rumusnya (Persen perubahan = Tingkat pertumbuhan x 100). 

Banner - Lead Gen Ads

Berkaitan dengan growth rate, untuk meningkatkan performa bisnis dan mencapai target penjualan yang tertinggi, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan jasa layanan Digital Marketing dari ToffeeDev. 

ToffeeDev menyediakan berbagai layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari SEO, pembuatan website, ads, dan masih banyak lagi. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan yang ditawarkan, Anda dapat menghubungi ToffeeDev untuk informasi lebih lanjut. Pahamilah cara menghitung growth rate, karena itu langkah awal yang sempurna untuk meningkatkan performa bisnis Anda.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top