Apa Itu Prototype Produk?

apa itu prototype

Beberapa dari Anda mungkin masih menanyakan terkait apa itu prototype? Secara singkatnya, prototype sering digunakan untuk mempresentasikan versi awal dari sebuah produk, dengan tujuan untuk menguji konsep dari produk yang akan dirilis nanti. Lalu mengapa prototype penting untuk dilakukan? Kemudian bagaimana cara membuatnya?

Tenang, saat ini Anda sedang berada pada artikel yang tepat. Sebab, ToffeeDev telah menyiapkan penjelasan terkait prototype dengan lebih detail di bawah ini! Yuk simak terus!

Apa Itu Prototype Produk?

Prototype merupakan sebuah metode yang digunakan untuk tujuan pengembangan produk dengan cara membuat rancangan, sampel, atau model dan membuat pengujian konsep atau proses kerja dari produk tersebut. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa prototype bukanlah merupakan produk final yang nantinya akan dirilis.

Prototype sengaja dibuat memang untuk mengetahui apakah fitur dan fungsi yang ada di dalam program sudah mampu berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dipertimbangkan dan direncanakan sebelumnya. Sehingga sebelum memutuskan untuk mengimplementasikan fitur lain ke dalam produk dan merilisnya, dapat diketahui terlebih dahulu jika adanya kekurangan dan kesalahan di awal.

4 Manfaat Prototype Produk 

Perlu Anda ketahui bahwasannya terdapat banyak sekali manfaat dan keuntungan dari pemanfaatan sistem prototype pada produk, antara lain : 

1. Mampu Mengetahui Kebutuhan Pengguna Lebih Awal

Pastinya dengan menerapkan sistem prototype, maka developer dan desainer dapat mengetahui apa saja yang menjadi prioritas kebutuhan dari user terlebih dahulu. Sehingga nantinya mampu menciptakan produk yang lebih sesuai dan proses pengembangan produk dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Baca Juga: Kenali Pengertian dan Tujuan Utama Lean Start-up

2. Menjadi Acuan untuk Pengembangan Produk

Kemudian, prototype juga dapat menjadi acuan untuk membantu developer dalam melakukan aktivitas pengembangan dari sebuah produk. Sebab, dengan bantuan prototype nantinya developer akan dengan mudah dalam menemukan segala macam bentuk kekurangan. Tidak berhenti di situ saja, melainkan juga membantu dalam mencari solusi agar produk menjadi semakin lebih baik lagi ke depannya.

Banner - Ads General

3. Dapat Menghemat Biaya Pengembangan Produk

Meskipun terlihat pembuatan prototype memiliki kemungkinan terjadinya pembengkakan biaya di awal proses pengembangan. Namun jika kita coba telaah lebih mendalam lagi sebenarnya secara keseluruhan, justru prototype mampu membantu untuk menekan biaya pengembangan. 

Mengapa bisa demikian? Karena adanya realisasi konsep yang juga diikuti dengan proses evaluasi dari berbagai percobaan tertentu dinilai lebih efisien secara waktu dan biaya.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Membuat Desain Iklan Produk yang Menarik

4. Memudahkan dalam Presentasi Produk

Melalui prototype, developer dapat memahami alur atau desain dari tampilan yang akan dibuat dengan lebih tepat dan mampu mempresentasikan produk yang akan dirilis dengan mudah. Sehingga akan membantu user untuk mendapatkan gambaran tentang produk yang akan diluncurkan sejelas mungkin.

5 Cara Pembuatan Prototype Produk

Berikut ini 5 cara yang membantu Anda untuk melakukan pembuatan prototype produk dengan lebih optimal. 

1. Buatlah Diagram Rinci atau Sketsa

Langkah pertama dalam membuat prototype adalah dengan menyusun sebuah konsep sketsa atau diagram secara rinci. Tujuannya dilakukan hal tersebut agar mendapatkan ide sebanyak mungkin. Setidaknya, Anda harus memiliki dua sketsa konsep seperti berikut ini : 

  • Sketsa desain yang mampu membantu untuk menunjukkan bagaimana produk mungkin muncul setelah selesai dikerjakan.
  • Sketsa teknis yang menunjukkan dimensi produk, bahan, dan cara kerja.

2. Ubah Menjadi Model 3D (Optional)

Sebenarnya langkah selanjutnya berikut ini bersifat sangat optional. Jadi lebih jelasnya setelah  berhasil membuat sketsa secara rinci di tahap sebelumnya, maka di tahap ini Anda diharuskan mengubah sketsa konsep menjadi perangkat lunak pemodelan 3D. Hal tersebut nantinya akan membantu Anda dalam memvisualisasikan produk secara optimal.

Baca Juga: Simak Pentingnya Penerapan Design Thinking dalam Strategi Branding Bisnis

3. Buat “Bukti dari Sketsa”

Berikutnya Anda sedang berada pada bagian yang benar-benar mengharuskan untuk memulai membangun bukti pertama dari konsep yang sudah Anda rancang. Kira-kira bagaimana caranya? Hal tersebut sebenarnya sangatlah tergantung pada sejumlah hal dan penting untuk diperhatikan. 

Apabila Anda memiliki produk sederhana yang sudah dimodelkan dalam perangkat lunak 3D, maka untuk mendapatkan “bukti dari konsep” yang perlu dilakukan hanyalah mencetaknya.  Lain halnya jika Anda memiliki produk yang kompleks dengan sejumlah bagian mekanik atau elektronik, maka Anda harus berimprovisasi lebih keras.

Banner - Ebook Ads

4. Buat Prototype Pertama Anda

Langkah selanjutnya adalah menggabungkan bukti konsep dan model 3D untuk membuat prototype pertama Anda. Hal tersebut harus menjadi model yang cukup rinci dan terlihat seperti produk akhir Anda dengan memiliki fungsi yang sama.

Karena ini hanya merupakan prototype pertama, maka Anda tidak perlu khawatir terlalu banyak tentang jenis bahan yang digunakan atau bahkan biayanya. Mengingat, tujuan Anda membuat prototype ini adalah untuk mendapatkan model kerja yang menyerupai produk akhir.

5. Buat Prototype Produksi-Siap

Langkah terakhir sebelum Anda mulai memproduksi adalah melakukan pemangkasan beberapa hal yang tidak diperlukan dari prototype pertama Anda dan membawanya ke kondisi siap produksi. Pada dasarnya di tahap ini Anda perlu menganalisis kembali soal biaya dan kelayakan. 

Anda harus melalui setiap bagian dari prototype dan mencari cara untuk memotong biaya tanpa mengurangi fungsionalitasnya. Pada saat bersamaan, Anda juga harus mencari cara untuk meningkatkan estetika atau daya tahan produk.

Banner - Lead Gen Ads

Nah itu tadi penjelasan seputar pengertian dari prototype, manfaatnya, hingga bagaimana cara membuat prototype sebuah produk dengan baik.  Semoga artikel dari ToffeeDev ini bisa selalu bermanfaat untuk Anda!

Kemudian, jika Anda tertarik untuk membuat website yang tidak hanya memiliki tampilan bagus, namun juga mampu menarik pelanggan, maka sudah seharusnya untuk menyerahkan semuanya pada ahlinya. 

Tidak lain tidak bukan adalah ToffeeDev yang siap membantu mengembangkan bisnis dengan berbagai layanan yang sangat membantu. Mulai dari jasa pembuatan website, layanan SEO, hingga digital ads dan sebagainya. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya, jangan ragu untuk hubungi tim ToffeeDev sekarang juga ya!

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top