Indirect Selling: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tips Menjalankannya

Indirect Selling: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tips Menjalankannya

Pernahkah Anda merasa bahwa strategi direct selling tidak lagi berhasil dalam memengaruhi konsumen? Jangan khawatir apabila Anda sering merasakan pengalaman tersebut. Indirect selling adalah solusi ampuh untuk menggantikan strategi direct selling dalam mempromosikan produk kepada konsumen.

Banyak pebisnis yang sudah mengenal direct selling, tetapi masih sedikit yang belum memahami indirect selling. Strategi indirect selling justru lebih relevan dan efektif dijalankan pada era serba digital ini. Mari kenali lebih dalam mengenai indirect selling dalam artikel ini.

Apa Itu Indirect Selling?

Sesuai istilahnya, indirect selling adalah strategi menjual atau memasarkan produk secara tidak langsung kepada konsumen. Anda mempromosikan produk melalui beberapa cara dalam strategi ini, salah satunya menerbitkan konten artikel di website berisi informasi dan solusi yang dibutuhkan oleh target pasar.

Baca Juga: 4 Perbedaan Personal Selling dan Direct Marketing

5 Jenis Strategi Indirect Selling

Indirect selling tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus dikombinasikan dengan strategi pemasaran lainnya. Ada pun strategi pemasaran yang ideal untuk melakukan indirect selling yaitu:

1. Search Engine Optimization (SEO)

Strategi ini bertujuan untuk membuat website Anda mencetak posisi teratas di halaman pencarian Google. Konsumen akan lebih mudah menemukan website Anda apabila menerapkan strategi SEO off-page dan on-page secara tepat, seperti penempatan keyword di artikel atau mengoptimasi website agar lebih nyaman diakses oleh pengunjung.

Baca Juga: SEO Adalah Strategi Digital Marketing yang Harus Dilakukan

Jasa SEO

2. Content Marketing

Content marketing merupakan kegiatan perencanaan, pembuatan, dan penerbitan konten yang bermanfaat dan informatif melalui saluran pemasaran. Ada pun jenis konten yang dibuat terdiri dari artikel, video, foto, infografis, dan podcast. Pembuatan konten dilakukan untuk menarik perhatian audiens sekaligus melakukan promosi terselubung.

3. Media Sosial

Media sosial pun menjadi saran indirect selling yang paling efektif. Alasannya, media sosial lebih mudah menjangkau target pasar yang ingin diincar. Strategi pemasaran media sosial dapat dilakukan secara organik maupun berbayar melalui iklan. Biaya iklan di media sosial sendiri tidak terlalu besar, tetapi mampu membawa dampak besar bagi perkembangan bisnis Anda.

4. Public Relation

Penerapan public relation dapat dilakukan melalui publikasi acara yang melibatkan bisnis Anda di media sosial dan website. Selain itu, Anda bisa pula membuat press release mengenai kerja sama dengan partner bisnis atau klien ternama. Strategi ini sangat bermanfaat dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda.

5. Influencer Marketing

Influencer Marketing

Indirect selling makin ampuh apabila menggunakan strategi influencer atau affiliate marketing. Konsumen lebih terdorong untuk membeli produk Anda setelah mendengar rekomendasi dari influencer atau orang yang dianggap memiliki pengaruh. Influencer marketing juga terdiri dari beberapa strategi, yaitu konten bersponsor, konten kolaborasi, ambassador, atau iklan.

Baca Juga: Langkah-Langkah Melakukan Affiliate Marketing

3 Manfaat Melakukan Indirect Selling

Praktik indirect selling tentu membawa manfaat besar bagi bisnis Anda. Apa saja manfaatnya?

1. Membangun Brand Awareness

Indirect selling sangat membantu dalam membangun brand awareness sehingga bisnis Anda makin dikenal dan diingat oleh konsumen. Mereka langsung mengingat bisnis Anda ketika melihat atau mendengar hal yang identik dengan brand yang diusung.

Baca Juga: Wajib Tahu! 4 Tingkatan Brand Awareness dan Cara Mencapainya

2. Meningkatkan Reputasi Bisnis

Meningkatkan Reputasi Bisnis

Indirect selling menjadi sarana bagi bisnis untuk menunjukkan keahliannya terhadap produk yang dijual. Reputasi bisnis pun meningkat sehingga bisnis Anda akan lebih mudah dipercaya oleh calon konsumen. Contohnya, produsen makanan bayi yang memiliki reputasi tinggi karena mereka membahas tentang keamanan pangan di salah satu artikelnya.

3. Meningkatkan Kesetiaan Konsumen

Kesetiaan konsumen bukanlah hal yang mudah diraih. Namun, Anda bisa meningkatkan loyalitas mereka melalui strategi indirect selling. Mereka akan lebih memahami lebih dalam tentang bisnis Anda melalui informasi yang diberikan.

Tips Melakukan Indirect Selling dengan Efektif melalui Content Marketing

Strategi indirect selling sebenarnya mirip seperti content marketing, yaitu menjual produk secara tidak langsung melalui konten media sosial atau website. Agar strateginya berhasil, terapkan beberapa tips di bawah ini.

1. Kenali Audiens Anda

Sebelum membuat konten, pastikan Anda telah mengenal target audiens yang ingin disasar. Lakukan riset untuk mengetahui gaya bahasa, topik, serta jenis konten yang diminati oleh target audiens Anda.

2. Hubungkan Konten dengan Bisnis

Konten memang dibuat untuk membantu pembaca, tetapi selalu ingat untuk menghubungkan konten dengan bisnis atau produk Anda. Hal ini dilakukan supaya tujuan indirect selling tercapai. Caranya, kenalkan bisnis atau produk Anda di beberapa bagian dalam konten. Niscaya, audiens makin penasaran dan tertarik menggunakan produk Anda.

Baca Juga: Cara Menyusun Strategi Konten Marketing yang Baik untuk Bisnis

3. Pelajari Tren di Masyarakat

Pelajari Tren di Masyarakat

Manfaatkan momen-momen spesial seperti hari raya keagamaan atau hari libur nasional untuk membuat konten yang lebih menarik. Selain itu, Anda bisa menganalisis tren lainnya yang sedang hangat dibicarakan oleh masyarakat. Namun, pastikan untuk menyambungkan tren tersebut dengan produk Anda agar kontennya lebih relevan.

4. Buat Konten Berisi Solusi

Audiens pasti berharap menemukan solusi setelah membaca konten Anda. Itulah pentingnya membuat konten yang bersifat solutif dan mampu memberikan jawaban terhadap pertanyaan mereka. Anda pun dapat menawarkan produk sebagai solusi tepat untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi oleh audiens.

Strategi indirect selling adalah solusi paling tepat untuk memengaruhi calon konsumen agar membeli produk Anda. Ada banyak strategi yang digunakan untuk melancarkan strategi ini, salah satunya SEO melalui konten website.

Ingin meningkatkan strategi SEO supaya website Anda mengalami peningkatan traffic? Gunakan saja jasa SEO ToffeeDev untuk mewujudkan tujuan tersebut. Kami akan melakukan strategi optimasi SEO secara on-page dan off-page sehingga website Anda berpeluang mencetak posisi teratas di SERP. 
Lihat juga layanan digital marketing lainnya di sini apabila tertarik dan sesuaikan dengan strategi pemasaran bisnis Anda. Hubungi kami segera untuk berkonsultasi dan mulailah bekerja sama dengan kami demi meningkatkan jumlah kunjungan di website Anda.

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat