5 Jenis Segmentasi Pasar yang Perlu Anda Ketahui

Salah satu cara perusahaan untuk meningkatkan laba adalah dengan mengotak-kotakkan calon konsumennya berdasarkan segmen. Tindakan mengelompokkan target pelanggan ini dikenal dengan segmentasi pasar. Umumnya, ada lima jenis segmentasi pasar yang kerap dilakukan oleh pelaku bisnis.

Simak ulasan lengkapnya!

Baca Juga : 3 Cara Melakukan Analisis Strategi Pemasaran

Jenis Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar berhubungan erat dengan proses pemetaan konsumen berdasarkan kriteria tertentu. Tujuannya adalah agar perusahaan mendapatkan kelompok konsumen tepat sasaran, disebut juga potential customer. Untuk itu, perusahaan umumnya memetakan calon pelanggan berdasarkan beberapa jenis, yaitu:

1. Segmentasi Geografis

Pembagian target pasar pertama ialah berdasarkan bagian wilayah domisili target konsumen, seperti negara provinsi, kota, kepulauan, dan desa. Anda cukup menargetkan wilayah yang dinilai cukup potensial untuk dijadikan target pemasaran. 

2. Segmentasi Demografi

Segmentasi kedua dibagi berdasarkan karakteristik umum dari target konsumen, misalnya jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, tingkat ekonomi, usia, dan sebagainya. Terkesan mudah, bukan? Akan tetapi, pada kenyataannya tidak karena dibutuhkan usaha yang lebih besar untuk mendapatkan informasi umum konsumen secara terperinci. 

3. Segmentasi Psikografis

Berbeda dengan jenis segmentasi pasar sebelumnya, pengelompokan calon konsumen berdasarkan tipe ketiga ini lebih menyasar ke aspek psikologis, meliputi gaya hidup, hobi, ketertarikan, dan sebagainya. Dalam pelaksanaannya, perusahaan biasanya melakukan pendekatan ke anggota-anggota komunitas atau club tertentu yang memiliki ketertarikan yang sama. 

Baca Juga : Pentingnya Peran Psikologi Dalam Pemasaran

Sebagai contoh, jika perusahaan Anda memasarkan buku, Anda bisa menjadikan komunitas pecinta baca sebagai target operasi pemasaran. 

4. Segmentasi Perilaku 

Kelompok pasar selanjutnya dibagi berdasarkan sikap calon konsumen terhadap produk yang ditawarkan, meliputi pengetahuan tentang produk, loyalitas pelanggan, manfaat produk bagi konsumen, dan lainnya.

5. Segmentasi Waktu Khusus atau Situasi Pengguna

Jenis terakhir berfokus pada situasi tertentu yang didasarkan pada kepentingan pengguna. Pada momen wisuda, Anda akan menemukan banyak individu yang bisa dijadikan target konsumen untuk jasa fotografi. Selain itu, Anda juga bisa menjadikan suasana menjelang Idul Fitri, Natal, atau acara keagamaan lainnya sebagai waktu khusus untuk memasarkan parcel produk Anda. 

Tahapan Pelaksanaan Segmentasi Pasar

Untuk melaksanakan pengelompokan konsumen, Anda harus mengikuti prosedur-prosedur tertentu. Hal ini bertujuan agar tindakan segmentasi pasar jadi tepat sasaran.

Tahap Survei (Survei Stage)

Pengambilan data awal calon konsumen dilakukan pada tahapan pertama. Anda dapat mengeksplorasi informasi konsumen melalui berbagai cara, seperti tebar angket, wawancara, dan sebagainya. Galilah informasi calon target sedetail mungkin sehingga memudahkan Anda untuk melakukan tahapan selanjutnya. 

Baca Juga : Analisis kompetitor: Bagaimana Melakukan Analisis Kompetitor

Tahap Analisa (Analysis Stage)

Data yang telah didapat dari survei stage harus dianalisis terlebih dahulu. Tahap ini merupakan langkah awal pengelompokan konsumen. Mulailah dengan mengategorikan calon target berdasarkan sasaran demografis, geografis, psikografis, dan seterusnya.

Tahap Pembuatan Profil (Profiling Stage)

Tahap terakhir adalah profiling stage. Pada tahap ini, Anda akan mendapatkan beberapa kelompok calon konsumen potensial untuk dijadikan target bisnis. Anda hanya perlu melanjutkan strategi bisnis selanjutnya agar  para “calon” ini berubah menjadi “pelanggan”.

Manfaat

Melakukan strategi segmentasi pasar tentu membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga yang tidak sedikit. Akan tetapi, semua usaha tersebut sebanding dengan manfaat yang Anda terima, antara lain:

  • Menjadikan strategi pemasaran lebih jelas dan terarah.
  • Melayani konsumen dengan tepat dan memuaskan.
  • Membantu perusahaan dalam hal pengaturan produk.
  • Meningkatkan daya tarik dan daya beli konsumen.
  • Memudahkan proses perencanaan dan evaluasi bisnis dalam jangka panjang.

Melihat ragam manfaat yang ditawarkan, tidak salah lagi kalau tindakan segmentasi pasar merupakan hal wajib dalam kegiatan promosi, pemasaran, juga penjualan produk Anda.

Baca Juga : Apa Itu Segmentasi Konsumen eCommerce?

Oleh karena itu, lima jenis segmentasi pasar di atas  sudah seharusnya diterapkan oleh semua bisnis, baik skala besar maupun kecil. Bila perusahaan belum memiliki departemen khusus untuk melaksanakan strategi bisnis ini, Anda bisa memanfaatkan bantuan tim digital marketing agency, seperti Toffeedev. 

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat