Apa Itu Komunikasi Pemasaran?

Komunikasi pemasaran adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan oleh para pemilik bisnis dalam menjalankan sebuah promosi. Mengapa demikian?

Masa-masa seperti saat ini, seluruh pemilik bisnis dihadapkan dengan sebuah tantangan agar dapat membuat sebuah bentuk promosi yang menggunakan strategi komunikasi pemasaran. Anda sebagai seorang pemilik bisnis tidak lagi bisa menggunakan cara-cara lama untuk melakukan kegiatan promosi.

Cara-cara lama yang dimaksud adalah segala bentuk kegiatan promosi yang terlalu hard selling dan membuat customer menjadi kurang tertarik untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang Anda tawarkan. Lalu, jika demikian, apa yang harus dilakukan oleh para pemilik bisnis agar dapat menarik customer dan meningkatkan penjualan?

Agar dapat melakukan promosi bisnis yang efektif dan tepat sasaran, Anda membutuhkan komunikasi pemasaran. Untuk itu, melalui artikel ini, ToffeeDev akan membantu Anda untuk memahami apa itu komunikasi pemasaran serta informasi lainnya seperti tujuan dari komunikasi pemasaran hingga cara menjalankannya.

Pengertian Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication)

Cara apa yang biasa Anda lakukan untuk melakukan sebuah kegiatan promosi? Apakah Anda membagikan selebaran brosur atau tester?

Apapun bentuk kegiatan promosi yang Anda lakukan, pasti ada pesan yang ingin disampaikan kepada customer mengenai produk atau jasa yang dipromosikan tersebut, bukan? Namun, apakah selama ini Anda sudah menyampaikan pesan tersebut hingga benar-benar dapat diterima oleh customer?

Jawaban dari pertanyaan sebelumnya adalah kemungkinan besar tidak karena Anda tidak atau belum menggunakan strategi komunikasi pemasaran. Jadi, singkatnya, komunikasi pemasaran adalah sebuah kegiatan promosi yang mengemas sebuah pesan ke dalam berbagai media agar dapat diterima baik oleh customer.

Anda dapat melakukan komunikasi pemasaran ini baik secara offline maupun online. Jika Anda ingin melakukan kegiatan promosi secara offline, maka strategi komunikasi pemasaran ini dapat disisipkan pada tulisan yang ada di brosur dan lain sebagainya.

Dari segi komunikasi pemasaran online, Anda mempunyai lebih banyak pilihan untuk melakukan kegiatan promosi. Salah satu cara untuk dapat menerapkan komunikasi pemasaran ini adalah dengan membuat konten yang diunggah ke dalam digital platform seperti website, media sosial, hingga e-commerce.

Komunikasi pemasaran atau marketing communication dapat melibatkan orang-orang yang memiliki background di bidang ilmu komunikasi seperti PR (Public Relation) hingga Digital Marketing. Orang-orang yang berpengalaman di bidang ini dapat membantu Anda untuk menyusun strategi komunikasi pemasaran yang tepat agar dapat menjangkau lebih banyak customer dan meningkatkan penjualan.

Jasa SEO

Apa Saja Tujuan Komunikasi Pemasaran?

Berikut ini, kami akan menjelaskan 5 tujuan dari komunikasi pemasaran yang harus Anda ketahui sebagai seorang pebisnis. Apa saja kelima tujuan tersebut?

1. Meningkatkan Brand Awareness

Tujuan pertama dari dilakukannya sebuah komunikasi pemasaran adalah untuk meningkatkan brand awareness. Apakah Anda tahu apa itu brand awareness?

Brand awareness atau kesadaran merek merupakan kemampuan konsumen untuk dapat langsung mengenali sebuah brand dan bahkan memahami dengan betul mengenai latar belakang hingga produk atau jasa apa yang brand tersebut tawarkan.

Sebagai contoh, kami akan mencoba memberikan sebuah studi kasus yang lekat dengan kehidupan Anda sehari-hari yaitu mengenai gerai makanan cepat saji atau restoran fast food. Ketika kami menyebutkan sebuah makanan cepat saji yaitu ‘burger’, Anda pasti akan langsung memikirkan beberapa restoran ternama yang menyajikan burger terenak.

Tidak hanya restorannya saja yang diingat, namun Anda juga bahkan menghafal beberapa menu yang disajikan oleh restoran tersebut hingga ke paket-paketnya. Apakah Anda sudah bisa mendapatkan gambaran dari brand awareness sejauh ini?

Kesimpulan dari studi kasus tersebut, ketika Anda sudah dapat mengenal dan mengingat sebuah brand, maka itu berarti gerai makanan cepat saji tersebut memiliki brand awareness yang tinggi.

Hal yang membuat brand awareness sebuah brand atau perusahaan tinggi adalah karena adanya komunikasi pemasaran. Mereka melakukan berbagai kegiatan promosi yang melibatkan komunikasi pemasaran baik melalui offline maupun online.

Maka dari itu, komunikasi pemasaran sangatlah penting untuk meningkatkan brand awareness agar perusahaan Anda dapat berkembang. Tidak hanya berkembang, dengan komunikasi pemasaran, maka perusahaan diharapkan dapat meraih keuntungan yang lebih tinggi lagi.

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Brand Awareness dengan Cepat

2. Menjangkau Pasar yang Lebih Luas

Perusahaan yang melakukan komunikasi pemasaran juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas, khususnya jika Anda melakukan komunikasi pemasaran melalui dunia digital. Memangnya, apa yang membedakan antara komunikasi pemasaran melalui dunia digital dengan offline?

Ketika Anda melakukan sebuah kegiatan promosi dengan menggunakan komunikasi pemasaran secara offline, akan ada batasan banyaknya orang yang dapat terlayani dengan baik. Sebagai contoh, jika Anda membuka sebuah booth dalam acara festival, maka akan ada konsumen yang mungkin tidak terlayani karena keterbatasan sumber tenaga kerja.

Jika Anda melakukan kegiatan promosi secara online atau yang dapat kita sebut dengan digital marketing, maka akan ada lebih banyak konsumen yang dapat terlayani. Selain itu, dunia digital merupakan dunia tanpa batas di mana Anda dapat mencari lebih banyak konsumen baru.

3. Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat

Melalui komunikasi pemasaran, Anda juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Mungkin Anda berpikir, apa maksudnya memberikan edukasi kepada masyarakat sedangkan yang ingin dilakukan adalah mempromosikan perusahaan?

Sebagai seorang pebisnis yang memiliki sebuah usaha, Anda tentu memiliki alasan tersendiri tentang mengapa perusahaan tersebut dibentuk, bukan? Anda juga pastinya paham betul setiap produk atau jasa yang ingin ditawarkan kepada konsumen.

Dari kacamata konsumen, mereka tidak akan ingin membeli sebuah produk atau jasa jika tidak mengetahui dengan betul apa manfaat dari produk atau jasa yang Anda tawarkan. Maka dari itu, dengan komunikasi pemasaran, Anda dapat mengedukasi masyarakat mengenai apa saja keunggulan dari produk atau jasa tersebut yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh mereka.

Selain itu, edukasi ini juga dapat membantu Anda untuk meluruskan stigma yang mungkin saja timbul di masyarakat luas. Stigma-stigma ini biasanya dapat merugikan beberapa kegiatan usaha dan membuat daya jual sebuah brand menjadi turun.

Baca Juga: Mengapa Bisnis Online Banyak Diminati?

4. Melakukan Kegiatan Promosi Penjualan

Tujuan dari melakukan komunikasi pemasaran lainnya adalah untuk melakukan kegiatan promosi penjualan. Anda harus dapat merancang sebuah strategi promosi yang dapat membuat konsumen tertarik dengan promosi tersebut.

Tidak jarang kami temukan pebisnis yang mengeluhkan tentang strategi promosi yang gagal dan tentunya tidak dapat meningkatkan penjualan mereka. Namun, setelah kami telusuri, kegiatan promosi yang mereka rancang menjadi gagal disebabkan oleh kegiatan promosi yang terlalu hard selling dan tidak adanya sebuah komunikasi pemasaran yang dapat menarik minat konsumen untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang ditawarkan.

Oleh karena itu, penggunaan komunikasi pemasaran ini dapat membantu untuk meningkatkan persentase penerimaan brand Anda di mata konsumen. Ketika konsumen mulai tertarik dengan kegiatan promosi yang dikemas dalam bentuk komunikasi pemasaran, maka tentu saja mereka akan berbondong-bondong untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang Anda tawarkan.

5. Sebagai Sarana Penerimaan Kritik dan Saran

Sebagai seorang pebisnis, ada hal krusial yang perlu Anda pahami mengenai komunikasi. Komunikasi haruslah melibatkan dua orang pihak di mana yang satu akan berbicara atau menyampaikan suatu pesan dan yang lain akan mendengarkan.

Di dalam komunikasi pemasaran, Anda sebagai pebisnis harus dapat membuka kesempatan bagi konsumen untuk dapat memberikan kritik dan saran. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui apa saja yang perlu diubah dari produk atau jasa yang ditawarkan agar dapat menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga: Mengapa Persuasi Dalam Komunikasi Pemasaran itu Penting?

Jika Anda sering menerima kritik dan saran dari konsumen, maka hal tersebut bisa menjadi petanda yang baik. Mengapa demikian?

Ketika seorang konsumen mau meluangkan waktunya untuk memberikan kritik dan saran, maka berarti mereka mengharapkan sesuatu yang baik datang dari Anda. Mereka sudah mulai mengenal brand Anda dan ingin turut andil dalam mengembangkan perusahaan tersebut. 

Oleh karena itu, melalui komunikasi pemasaran, Anda dapat menjadikannya sebagai kesempatan bagi konsumen untuk dapat memberikan kritik dan sarannya. Dengan demikian, mereka akan merasa dihargai dan bahkan berpotensi menjadi konsumen jangka panjang Anda.

Bagaimana Cara Menyusun Strategi Komunikasi Pemasaran yang Efektif?

Setelah Anda mengetahui apa saja tujuan dari komunikasi pemasaran, maka selanjutnya kami akan memberikan informasi mengenai cara menyusun strategi pemasaran yang efektif. Oleh karena itu, silakan simak 3 cara fundamental di bawah ini agar Anda dapat menyusun strategi komunikasi pemasaran yang efektif, yaitu:

1. Kenali Target Pasar Anda

Cara pertama yang penting untuk Anda lakukan ketika akan menyusun strategi pemasaran yang efektif adalah mengenali target pasarnya terlebih dahulu. Siapakah target pasar yang akan Anda tuju.

Perlu diketahui, Anda tidak dapat menargetkan seluruh orang sebagai target calon konsumen. Target pasar haruslah ditentukan secara spesifik dan tidak bias.

Ketika Anda hanya berfokus pada target pasar secara general, maka bentuk komunikasi pemasaran yang akan disampaikan menjadi terlalu datar dan tidak memiliki impact yang baik untuk menarik target pasar yang sesungguhnya. Oleh karena itu, tentukanlah target pasar Anda terlebih dahulu mulai dari segmentasi demografi, segmentasi geografi, hingga segmentasi psikologi.

Baca Juga: 12 Cara Menentukan Target Pasar yang Tepat Sasaran

2. Pilih Platform yang Akan Digunakan

Setelah Anda menentukan target pasar yang akan dituju, maka hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memilih platform yang akan digunakan untuk menjalankan komunikasi pemasaran. Pastikan Anda memilih platform yang tepat sesuai dengan keberadaan target pasar yang sudah ditentukan.

Sebagai contoh, ketika Anda ingin menggunakan digital platform seperti media sosial, pastikan bahwa target pasar yang ingin dituju adalah target B2C atau Business-to-Customer. Media sosial merupakan platform yang dapat digunakan bagi pebisnis yang ingin menjual produk atau jasa mereka kepada end user dan bukan sesama pebisnis lainnya (kerja sama).

Ketika Anda ingin meraih target pasar B2B atau Business-to-Business, maka digital platform yang perlu digunakan adalah website. Setiap pebisnis yang ingin meraih target pasar B2B sangat disarankan untuk dapat memiliki website sebagai wadah di mana mereka meletakkan informasi perusahaan, produk atau jasa yang ditawarkan, hingga portfolio atau testimoni yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.

3. Buat Konten yang Kreatif untuk Mendukung Kegiatan Pemasaran

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan untuk menyusun strategi pemasaran yang efektif adalah dengan membuat konten kreatif yang dapat mendukung kegiatan pemasaran itu sendiri. Sebagai contoh, Anda ingin melakukan kegiatan pemasaran melalui website, maka buatlah konten-konten seperti artikel yang dapat menarik pengguna internet untuk masuk ke dalam website tersebut.

Ketika user sudah mulai mengunjungi konten yang Anda bikin melalui website, maka kemungkinan mereka akan mengintip informasi seputar website dan produk atau jasa yang ditawarkan akan lebih tinggi. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan peluang terjadinya closing dari kunjungan user melalui artikel tersebut.

Baca Juga: Mencari Tahu Cara Promosi Yang Menarik

Agar konten Anda dapat menarik perhatian customer, maka silakan hubungi ToffeeDev yang merupakan Digital Marketing Agency di Indonesia. ToffeeDev memiliki jasa SEO yang dapat Anda gunakan agar strategi komunikasi pemasaran melalui website dapat berjalan dengan baik dan tentunya mendatangkan keuntungan yang lebih banyak lagi.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat