Mengenali Berbagai Jenis Backlink dalam SEO

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Salah satu faktor penunjang eksistensi website atau blog kita dalam Search Engine Results Page (SERP) adalah backlink. Malahan, membangun sebuah backlink dianggap sebagai hal yang esensial dalam membuat website yang SEO-friendly. Karena itu, wajib hukumnya bagi para pemilik website atau blog untuk mengenal berbagai jenis backlink sehingga halaman website mereka semakin berpotensi untuk muncul di halaman pertama search engine.

Sebelum membahas macam-macam backlink, kita perlu mengenal apa itu backlink. Sederhananya, backlink adalah tautan atau link yang mengarah pada website kita. Umumnya, backlink dipasang oleh website atau blog lain yang memiliki sumber atau referensi dari blog kita.

8 Jenis Backlink

Ada 8 macam backlink yang bisa digunakan untuk mengoptimasi website kita di mesin pencari. Sebaiknya, 8 backlink ini digunakan secara bersamaan sehingga optimasi website kita bisa berjalan secara maksimal.

1. Contextual Backlink

Contextual backlink ini sangat simpel dan mudah dibuat. Caranya, Anda cukup membuat artikel atau post, kemudian sisipkan link atau tautan yang mengarah ke website kita. Umumnya, contextual backlink ini digunakan apabila ada bagian dari konten atau artikel yang merujuk atau bersumber dari website kita.

2. Blog Comment Backlink

Jenis backlink ini menggunakan fitur kolom komentar dari blog atau website orang lain untuk memasukkan link website kita. Namun, tidak sembarang blog atau website bisa menjadi sarana ‘promosi’ backlink ini. Website yang menjadi target kita untuk melakukan backlink haruslah memiliki tema yang relevan dengan website kita. Selain itu, semakin sedikit orang yang ikut berkomentar di website tersebut, semakin tinggi peluang website kita dilihat oleh pengunjung website tersebut.Jasa SEO

3. Link Profile Backlink

Backlink ini juga tergolong mudah untuk didapatkan. Caranya, kita membuat profil, baik itu media sosial, situs bisnis kita, direktori industri atau situs review. Kemudian, kita mengisi biodata profil kita, termasuk alamat website atau blog yang kita miliki. Alhasil, jadilah backlink website atau blog kita dari link profil yang kita miliki.

4. Social Bookmark Backlink

Social bookmark backlink merupakan suatu platform atau wadah untuk menyimpan sejumlah link website. Jenis backlink ini sangatlah populer, sehingga sering terjadi spam backlink lewat platform. Hasilnya, pengguna harus memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang rumit hanya demi mendapatkan backlink untuk website mereka.

5. Blogroll Backlink

Blogroll backlink sangatlah populer di kalangan blogger lawas, tepatnya pengguna Blogspot atau WordPress. Di halaman website atau blog, ada sidebar yang berisi kumpulan blogroll dari pengunjung. Sayangnya, fitur blogroll tidak lagi digunakan saat ini dikarenakan website harus bersih dari widget yang tidak dibutuhkan.

6. Document or Image Sharing Backlink

Document atau Image Sharing Backlink ini menggunakan fitur seperti sharing document atau image untuk mendapatkan backlink. Tentu saja, dokumen atau gambar yang disimpan harus diunggah dulu agar bisa terkoneksi dengan website kita. Ketika menyunting dokumen, masukkan saja link yang mengarah ke website kita. Sedangkan ketika mengunggah gambar, kita bisa langsung memasukkan website kita di kolom deskripsi gambar tersebut.

7. Social Media Backlink

Jenis backlink ini menggunakan akun media sosial kita untuk mendapatkan backlink ke website atau blog kita. Sama halnya dengan link profile backlink, kita bisa menggunakan kolom website untuk menaruh website kita. Seperti Instagram, kita bisa menggunakan fitur swipe up untuk menaruh link website kita dan memperoleh backlink di dalamnya.

8. Footer Backlink

Apabila kalian adalah freelancer atau blogger yang juga mengerjakan project di website lainnya, kalian bisa meletakkan link blog atau website kalian di footer website tersebut. Tentu saja, website yang kalian taruh backlink-nya harus dioptimasi juga sehingga bisa mendapat kunjungan yang maksimal. Sayangnya, footer backlink tidak lagi digunakan sebab kurang efektif.
Itulah 8 jenis backlink yang bisa digunakan untuk memaksimalkan optimasi website kita sehingga bisa muncul di halaman pertama mesin pencarian kita. Tentunya, kedelapan backlink tersebut harus digunakan secara bervariasi sehingga bisa menghasilkan nilai SEO yang maksimal. Apabila ingin website Anda bisa mencapai halaman pertama mesin pencari, Anda bisa menghubungi Toffeedev untuk melayani Anda di Jasa SEO. ToffeeDev adalah Digital Marketing Agency yang telah menangani banyak website dari berbagai sektor industri di Indonesia dan kami juga melayani agar bisnis Anda bisa mengalami peningkatan penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post