Cara Mencari Topik yang Menarik untuk Konten Anda

cara mencari topik

Pertanyaan di atas sering muncul di benak Anda yang ingin menjalankan Digital Marketing melalui website atau media sosial. Wajar saja jika merasa bingung karena Anda pasti ingin menghadirkan konten yang menarik sekaligus relevan bagi target audiens. 

Konten website atau media sosial yang mampu menggugah hati audiens Anda tentu dimulai dengan mencari topik yang menarik. Lantas, bagaimana strategi yang tepat dalam mencari topik untuk konten website kita? Yuk, simak panduan lengkapnya di artikel ini!

Mengapa Penting Mencari Topik yang Menarik?

Sebelum membahas strateginya, pahami dahulu mengapa pencarian topik yang menarik untuk konten website atau media sosial begitu penting.

1. Meningkatkan Minat dan Keterlibatan (Engagement) 

Konten yang menarik dapat meningkatkan minat dan keterlibatan audiens Anda. Ketika memberikan konten yang relevan dan menarik bagi audiens, kemungkinan besar mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu di website, berinteraksi dengan konten Anda, bahkan berbagi informasi tersebut dengan orang lain.

2. Meningkatkan Otoritas dan Kredibilitas

Penyajian konten yang menarik dan bermanfaat juga memperkuat otoritas dan kredibilitas merek Anda di mata audiens. Mereka akan melihat website Anda sebagai sumber informasi yang andal dan berkompeten dalam industri yang sedang digeluti.

Strategi untuk Mencari Topik yang Menarik

Strategi untuk Mencari Topik yang Menarik

Inilah saatnya untuk membahas strategi yang tepat dalam mencari topik untuk website dan media sosial Anda. Lakukan lima langkah awal di bawah ini.

1. Mengetahui Minat dan Kebutuhan Target Audience

Langkah pertama yang krusial adalah memahami siapa target audiens Anda dan apa yang mereka butuhkan. Lakukan riset tentang minat dan masalah yang relevan bagi mereka. 

Data dari analisis web, survei, atau interaksi media sosial bisa memberikan wawasan berharga tentang preferensi dan kebutuhan mereka. Memahami audiens lebih baik dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi topik yang paling relevan dan memberikan solusi yang mereka harapkan.

2. Mencari Inspirasi dari Sumber Eksternal

Mendapatkan inspirasi dari sumber eksternal adalah cara yang tepat untuk menjaga konten Anda segar dan relevan. Ikuti perkembangan tren terbaru, baca berita terkini, dan telusuri topik menarik dari industri lain yang dapat dikaitkan dengan bisnis Anda. Dengan mengadopsi ide-ide dari berbagai sumber, Anda bisa menciptakan konten yang segar dan orisinal yang akan menarik minat audiens.

3. Menggunakan Alat Riset dan Analisis

Manfaatkan tools riset dan analisis yang tersedia secara online untuk mendapatkan ide topik yang potensial. Berbagai platform menyediakan data dan informasi yang berguna untuk mengidentifikasi tren dan topik yang sedang ramai diperbincangkan. 

Anda bisa menggunakan tools ini untuk mengetahui topik yang sedang tren, kata kunci yang banyak dicari, dan seberapa besar popularitas topik tertentu. Andalkanlah data dan fakta yang akurat, maka Anda dapat menciptakan konten yang sesuai dengan minat audiens dan meningkatkan visibilitas konten di mesin pencari.

4. Menjelajahi Forum dan Komunitas Online

Forum dan komunitas online adalah tempat yang berharga untuk menemukan ide-ide topik menarik. Melalui forum dan grup sosial media yang relevan dengan industri, Anda dapat mengetahui topik yang sedang dibicarakan oleh audiens. Perhatikan pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dan masalah-masalah yang sering dibicarakan. Anda akan lebih memahami kebutuhan dan keinginan audiens sehingga bisa memilih topik yang menarik bagi mereka.

5. Mengeksplorasi Sub-topik atau Sudut Pandang Baru

Jangan ragu untuk mengeksplorasi sub-topik atau sudut pandang baru dari topik yang sudah ada. Alih-alih mengulang konten yang sudah banyak dipublikasikan, carilah cara yang unik dan menarik untuk menyajikan informasi yang sudah ada. Berikan perspektif baru atau tambahkan informasi yang relevan yang belum banyak diketahui oleh audiens Anda. Melalui cara ini, Anda dapat memberikan nilai tambah pada konten dan menarik perhatian audiens yang lebih luas.

Baca Juga: Margin: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Evaluasi dan Seleksi Topik

Setelah Anda mengumpulkan sejumlah ide topik, saatnya untuk melakukan evaluasi dan seleksi sebelum diimplementasikan dalam konten yang akan dibuat.

1. Relevansi dan Potensi Engagement

Pertimbangkan seberapa relevan setiap topik dengan audiens Anda. Tinjau apakah topik tersebut dapat menarik minat mereka dan memicu keterlibatan (engagement). Topik yang relevan dengan kebutuhan dan minat audiens akan membuat mereka lebih tertarik untuk membaca dan berinteraksi dengan konten Anda. Pastikan bahwa topik yang dipilih sesuai dengan tujuan dan target pemasaran Anda.

2. Persaingan dan Keunikan Topik

Selidiki seberapa banyak tingkat persaingan yang ada untuk setiap topik. Hindari topik yang sudah terlalu umum dan dicakup oleh banyak konten serupa. 

Sebaliknya, pilihlah topik yang dapat disajikan dengan cara yang unik dan berbeda dari kompetitor Anda. Anda dapat memberikan pandangan baru, menawarkan solusi yang lebih baik, atau menyajikan konten dengan pendekatan yang lebih menarik. Lewat cara ini, Anda akan lebih menonjol dan menarik perhatian audiens dengan lebih baik.

Membuat Rencana Konten dari Topik

Membuat Rencana Konten dari Topik

Topik yang sudah dievaluasi perlu direncanakan terlebih dahulu agar lebih terstruktur dan bisa diterapkan dengan tepat. Untuk membuat rencana konten dari topik yang dibuat, ikuti tiga langkah di bawah ini.

1. Menentukan Format dan Gaya Konten

Pertimbangkan format konten yang akan digunakan, seperti artikel, video, infografis, atau podcast. Setiap format akan memengaruhi cara penyajian informasi kepada audiens. Pilihlah format yang paling sesuai dengan topik dan audiens Anda. Contohnya, jika Anda ingin menyajikan informasi secara rinci, artikel mungkin menjadi pilihan yang baik. Namun, Anda bisa menggunakan infografis atau video apabila ingin mengekspresikan ide secara visual.

Jangan lupa juga untuk menyesuaikan gaya konten dengan merek Anda. Apakah merek Anda lebih formal dan profesional, atau lebih santai dan kreatif? Menyesuaikan gaya konten dengan merek akan membantu memperkuat identitas merek Anda di mata audiens.

Baca Juga: Membahas Apa itu Domain, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

2. Membagi Topik Menjadi Sub-topik atau Seri Konten

Jika topik yang Anda pilih terlihat luas dan kompleks, pertimbangkan untuk membaginya menjadi sub-topik atau seri konten. Langkah ini akan membantu dalam menyajikan informasi secara lebih terperinci dan sistematis. Selain itu, penggunaan seri konten dapat membuat audiens lebih tertarik dan ingin kembali ke website atau media sosial Anda untuk membaca bagian selanjutnya dari seri tersebut.

Contohnya, Anda memiliki topik tentang ‘Strategi Pemasaran Media Sosial’. Anda dapat membaginya menjadi beberapa sub-topik seperti ‘Optimasi Profil Media Sosial’, ‘Penggunaan Hashtag yang Efektif’, dan ‘Mengukur Kinerja Kampanye Media Sosial’. Dengan cara ini, Anda dapat menyajikan informasi yang lebih terperinci dan mudah dipahami oleh audiens.

3. Menentukan Jadwal untuk Mengunggah Konten

Tentukan jadwal penerbitan konten agar tetap konsisten dan teratur. Buat kalender editorial yang berisi jadwal penulisan, produksi, dan penerbitan konten Anda. Konsistensi dalam mengunggah konten bisa membangun kepercayaan dengan audiens Anda.

Pilihlah hari dan jam yang tepat untuk mengunggah konten Anda. Pertimbangkan juga perbedaan zona waktu untuk mencapai target audiens yang berbeda secara demografis. Jadwal yang tepat dapat memaksimalkan keterlibatan audiens dan meningkatkan kesempatan konten Anda untuk dilihat dan dibagikan secara lebih luas.

banner

Menghasilkan Ide Konten secara Kreatif

Selain strategi-strategi yang telah dijelaskan sebelumnya, Anda juga dapat mencari ide konten dengan cara yang lebih kreatif.

1. Sesi Brainstorming dan Mind Mapping

Buat sesi brainstorming bersama tim Anda untuk menghasilkan ide-ide konten baru. Gunakan teknik mind mapping untuk memvisualisasikan hubungan dari setiap ide dan mengembangkan ide-ide lebih lanjut. Setiap anggota tim memiliki perspektif unik, dan kolaborasi dapat menghasilkan ide-ide segar yang tidak akan Anda dapatkan jika bekerja sendiri.

2. Mencari Inspirasi dari Luar Industri Anda

Jangan takut mencari inspirasi dari luar industri Anda. Berbagai ide segar dapat muncul dari melihat cara pandang yang berbeda dari industri lain. Anda dapat mengadopsi konsep atau strategi yang sudah terbukti sukses di industri lain dan mengadaptasikannya agar sesuai dengan industri bisnis yang sedang dijalani.

Baca Juga: 4 Cara Jualan di TikTok Shop bagi Pemula

3. Membaca Buku yang Sedang Diminati Audiens

Buku selalu menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi yang tak terbatas. Cari tahu buku-buku atau materi bacaan yang sedang diminati oleh audiens Anda. Buku-buku ini bisa menjadi sumber ide topik yang menarik. Jangan ragu untuk mencatat gagasan dan pandangan yang menarik dari buku yang Anda baca. Buku-buku populer tentang topik yang relevan dengan bisnis Anda dapat memberikan wawasan berharga dan membantu Anda memahami minat audiens Anda dengan lebih baik.

4. Mendengarkan Podcast atau Saluran Hiburan Lainnya

Podcast dan saluran hiburan lainnya adalah sumber inspirasi yang baik untuk mencari ide konten baru. Mendengarkan podcast atau menonton konten video dari influencer dan ahli di bidang industri Anda dapat membuka wawasan baru tentang topik yang menarik dan relevan. Dapatkan gagasan dari perspektif mereka dan pikirkan bagaimana Anda bisa menghadirkan konten serupa atau bahkan memberikan pandangan berbeda yang lebih menarik.

Kini, Anda tidak perlu bingung lagi dalam mencari topik yang menarik untuk konten website, bukan? Cukup dengan langkah-langkah di atas, Anda akan menemukan beberapa topik yang bisa diterapkan dalam konten yang akan dibuat dan dibagikan kepada pengunjung.

Perlu diingat bahwa mencari topik untuk konten website sedikit menantang. Pasalnya, Anda juga harus mencari keyword yang sesuai dengan topik sebagai salah satu langkah dalam strategi Search Engine Optimization (SEO). Tentunya langkah ini membutuhkan tools dan strategi yang lebih komprehensif. 

Jangan khawatir, gunakan saja jasa SEO dari ToffeeDev untuk membantu menemukan topik yang relevan dengan website dan target audiens Anda. Tim SEO kami bekerja dengan performance-driven dengan selalu menerapkan strategi SEO dalam menampilkan website pada halaman pertama Google. 

Anda mendapatkan insight mengenai keyword yang relevan setiap bulannya sesuai hasil riset kami. Klik di sini dan mulailah berkonsultasi bersama ToffeeDev mengenai strategi content marketing Anda! Tingkatkan peluang website Anda menduduki halaman pertama Google hanya bersama ToffeeDev!

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top