Mengenal 5 Fungsi Bandwidth

fungsi bandwidth

Tidak sedikit pengguna internet yang mengeluhkan sulitnya mengakses sebuah website atau aplikasi. Masalah ini biasanya terjadi karena kecilnya kapasitas bandwidth yang diberikan oleh penyedia layanan internet. Fungsi bandwidth sangatlah krusial karena berpengaruh pada kenyamanan pengguna dalam mengakses informasi yang dibutuhkan.

Sebagai pemilik website, tentu saja Anda harus mempertimbangkan masalah ini. Pasalnya, tidak semua orang memiliki kapasitas bandwidth yang mumpuni untuk mengakses website Anda. Lantas, apa saja fungsi bandwidth dalam proses transmisi data? Temukan jawabannya dalam artikel ini.

Pengertian Bandwidth

Lebih baik Anda memahami dahulu apa itu bandwidth sebelum membahas fungsinya. Bandwidth alias lebar pita merupakan ukuran yang menunjukkan jumlah data yang ditransfer setiap detiknya. Angka pada bandwidth dihitung dalam satuan bit per second (bps). Singkatnya, bandwidth merupakan kapasitas maksimum data yang dikirim (upload) dan diterima (download). Bandwidth diukur dengan menghitung jumlah traffic dan ukuran konten pada suatu website.

Besar-kecilnya bandwidth dapat memengaruhi kelancaran proses transmisi data. Makin besar kapasitas bandwidth, proses pertukaran data lebih lancar. Website pun akan mampu mentransmisikan lebih banyak data dengan kapasitas bandwidth yang besar. Sebaliknya, kapasitas bandwidth yang kecil akan menghambat proses transmisi data ketika traffic website sedang mengalami lonjakan.

Baca Juga: Bandwidth: Jenis, Contoh & Tips Mengoptimalkannya

Jenis-Jenis Bandwidth

Bandwidth yang sering Anda lihat dalam pengukuran kapasitas transmisi data adalah bandwidth digital. Namun, ada pula bandwidth analog yang masih digunakan sampai saat ini. Berikut penjelasannya.

1. Bandwidth Analog

Bandwidth analog merupakan frekuensi yang dihasilkan oleh sinyal analog seperti mikrofon, instrumen musik, atau kamera. Contoh sederhananya, gelombang suara yang keluar dari mikrofon. Jenis bandwidth ini menggunakan satuan Hertz (Hz) dan merupakan selisih antara frekuensi tertinggi dan terendah dari sinyal analog.

2. Bandwidth Digital

Bandwidth digital merupakan kapasitas data yang dikirimkan melalui media transmisi digital dalam satuan detik. Satuan yang ditampilkan dalam bandwidth biasanya bps. Ada pula satuan kilobits per detik (kbps), Megabits per detik (Mbps), atau Gigabits per detik (Gbps) seiring meningkatnya kecepatan transfer data.

banner

Fungsi Bandwidth dalam Transmisi Data

Bandwidth berperan besar dalam proses transmisi data dari website ke komputer penerima. Ada lima fungsi bandwidth dalam pembuatan website, yaitu:

1. Mengukur Media yang Ditransmisikan

Inilah yang menjadi fungsi utama bandwidth, yaitu mengukur kapasitas media yang mampu ditransmisikan dari suatu komputer atau jaringan tertentu. Ukuran pada bandwidth digunakan sebagai tolak ukur dalam memilih penyedia layanan jaringan internet. Pengguna akan memilih kapasitas bandwidth yang besar karena memberikan layanan terbaik dalam proses transmisi data.

2. Mendistribusikan Kecepatan Transfer Data

Bandwidth juga berguna untuk mendistribusikan kecepatan transfer data. Fungsi ini dirasakan ketika pengguna internet terhubung ke jaringan yang sama. Pengguna akan mendapatkan kecepatan transfer data yang sama dan adil agar tidak saling berebut bandwidth. Singkatnya, hanya satu pengguna yang akan mendapatkan seluruh bandwidth yang tersedia apabila kecepatan transfer data tidak didistribusikan.

Contohnya, Anda hendak mengunduh file berukuran besar dan menggunakan WiFi kantor. Bandwidth akan membatasi kecepatan transfer data agar pengguna lain masih bisa menggunakannya. Koneksi internet Anda dan pengguna lain pun akan tetap stabil dengan fungsi bandwidth ini.

Baca Juga: Apa itu Server Proxy? Berikut 6 Cara Periksa Proxy Melalui Komputer

3. Mengatur Kapasitas Transfer Data

Bandwidth berfungsi untuk membatasi kapasitas data yang bisa diunduh oleh pengguna internet. Fungsi ini bertujuan untuk mengurangi lalu lintas internet yang tinggi dalam waktu lama. Pasalnya, kenaikan traffic dalam waktu yang panjang akan mengurangi stabilitas jaringan internet.

4. Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Fungsi inilah yang harus disadari oleh pembuat website. Bandwidth yang besar akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengakses website Anda. Begitu pula sebaliknya, pengguna akan merasa tidak nyaman ketika mengakses website dengan kapasitas bandwidth yang kecil. Alasannya, bandwidth yang rendah bisa menyebabkan website menjadi tidak responsif ketika diakses.

5. Memudahkan Akses Informasi

Pengguna bisa mengakses informasi yang dibutuhkan dengan kapasitas bandwidth yang besar. Hal ini tentunya dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi mereka dalam bekerja. Tidak hanya itu, proses transmisi data dan komunikasi antar karyawan pun lebih lancar jika memiliki bandwidth yang mumpuni.

Baca Juga: Apa itu VPS dan Fungsinya

Perbedaan Bandwidth dan Throughput berdasarkan Cara Kerja

Selain bandwidth, ada pula istilah throughput yang juga digunakan dalam proses transmisi data. Apa saja perbedaan antara keduanya? Lihat penjelasannya di bawah ini.

1. Cara Kerja Bandwidth

Bandwidth bekerja sesuai kapasitasnya. Kapasitas bandwidth yang besar akan meningkatkan jumlah data yang bisa ditransmisikan, begitu pula sebaliknya. Koneksi jaringan internet akan melambat apabila data yang ditransfer mengalami lonjakan padahal kapasitas bandwidth terbatas. 

Perlu Anda ketahui bahwa bandwidth bukanlah satu-satunya indikator yang memengaruhi kinerja jaringan. Ada faktor lain yang bisa memengaruhi proses transmisi data, yaitu latency, packet boss, jiter, dan sebagainya.

2. Cara Kerja Throughput

Throughput adalah ukuran data asli yang berada dalam proses transmisi. Contohnya, Anda menggunakan internet dengan kapasitas bandwidth 6 Mbps, tetapi file diunduh dengan kecepatan 4,8 Mbps. Intinya, throughput memiliki angka yang lebih kecil daripada bandwidth

Throughput juga bisa dihitung dengan rumus berikut: ukuran file dibagi waktu unduhan file dalam detik. Contohnya, Anda mengunduh file berukuran 20 MB. File tersebut ternyata diunduh hanya dalam waktu 10 detik. Throughput-nya adalah 20/10 = 2 Mbps.

Besar sekali fungsi bandwidth dalam proses transmisi data di website, bukan? Inilah pentingnya mengoptimasi ukuran gambar dan file yang ada di website agar lebih mudah diakses oleh siapa pun terlepas dari kapasitas bandwidth yang digunakan. 

Tidak perlu bingung jika belum mengetahui caranya karena ToffeeDev siap membantu Anda melalui jasa web developer kami. Konsultasikan masalah Anda terkait website dan tim development kami siap menyelesaikannya. Hubungi kami segera dan bangunlah website yang terbaik Anda hanya bersama ToffeeDev!

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top
WhatsApp chat