4 Contoh Strategi Pemasaran Produk

Mengingat kondisi pasar yang dinamis atau terus berubah-ubah, para pelaku pemasaran pun dituntut untuk cekatan dalam menyesuaikan strateginya. Hanya dengan begitulah strategi pemasaran produk bisa tepat sasaran dan memberikan hasil efektif.

Ragam Strategi Pemasaran Produk

Terlebih di era yang serba online seperti sekarang, strategi pemasaran telah mengalami banyak perubahan. Dari yang semula lebih mengandalkan strategi konvensional, kini perlahan telah bergeser ke ranah digital. Lantas, apa saja strategi yang saat ini populer digunakan? Berikut penjelasan dan contohnya.

1. Strategi pemasaran melalui media sosial

Di era digital seperti sekarang, media sosial rasanya sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menurut data dari Statista, pada 2020 lalu, lebih dari 3,6 miliar orang di dunia merupakan pengguna media sosial. Jumlah tersebut pun terus bertambah setiap waktu. Maka, tidak mengherankan jika media sosial bisa menjadi alat untuk memasarkan produk.

Melalui media sosial, Anda bisa menampilkan produk, baik melalui konten visual maupun dengan teks caption yang menarik. Bukan hanya itu, Anda juga dapat menampilkan informasi yang berhubungan dengan brand seperti promosi, jenis produk yang ditawarkan, hingga jam operasi bisnis.

Contoh strategi pemasaran produk melalui media sosial yang paling sederhana adalah posting konten secara berkala pada platform tertentu seperti Instagram. Cara lainnya adalah dengan membuat event khusus seperti giveaway untuk followers Anda di media sosial.

Baca Juga : Strategi Promosi Melalui Sosial Media untuk Meningkatkan Penjualan

2. Strategi pemasaran dengan influencers

Pemasaran produk dengan menggunakan jasa influencers atau key opinion leader (KOL) adalah salah satu strategi yang sedang naik daun saat ini. Dengan memanfaatkan pengaruh dari influencers, Anda bisa meningkatkan lead sekaligus conversion rate. Meski begitu, Anda tidak bisa sembarangan memilih influencers. Pasalnya, tidak semua influencers cocok untuk bisnis Anda. Pastikan influencers pilihan memang sesuai dengan citra brand Anda dan memang memiliki pengaruh yang sesuai dengan pasar brand

Contoh strategi pemasaran produk dengan influencers adalah menggandeng public figure atau selebriti ternama sebagai brand ambassador saat launching produk baru. Cara lain yang lebih efisien adalah dengan menggandeng micro influencer. Meski tidak memiliki pengaruh sebesar selebriti, micro influencer bisa menghasilkan engagement berkualitas karena mereka berkaitan erat dengan produk. Misalnya, menggandeng komunitas sepeda untuk produk aksesoris sepeda.

Baca Juga : Keuntungan Menggunakan Influencer Marketing

3. Strategi pemasaran melalui affiliate program

Berikutnya ada strategi pemasaran produk melalui affiliate program. Sebenarnya model pemasaran seperti ini sudah ada sejak dulu, Anda mungkin mengenalnya sebagai strategi “pemasaran dari mulut ke mulut”. Bisa dibilang, affiliate program adalah “versi digital” dari model pemasaran dari mulut ke mulut tersebut.

Affiliate program menawarkan strategi yang menguntungkan kedua belah pihak, baik dari sisi pemilik bisnis maupun partner afiliasi. Sebagai pemilik bisnis, Anda bisa mendapatkan lead baru dari affiliate program. Sedangkan partner afiliasi pun bisa mendapatkan kompensasi berupa uang atau produk.

Saat ini, ada banyak sekali bisnis yang menawarkan affiliate program. Salah satunya adalah affiliate program dari Airbnb yang merupakan marketplace untuk penginapan. Program ini menawarkan program afiliasi untuk pemilik penginapan maupun pengguna penginapan. 

Baca Juga : Mengenal Affiliate Marketing Dalam Dunia Internet Marketing

4. Strategi pemasaran melalui SEO dan blog

Untuk menunjang pemasaran produk di era digital seperti sekarang, Anda juga sebaiknya mempertimbangkan strategi Search Engine Optimization (SEO) dan blog. Strategi ini baik untuk membangun reputasi brand Anda di dunia digital. Dengan memanfaatkan SEO, Anda bisa menjaring calon konsumen yang potensial, meningkatkan jumlah leads, hingga membangun hubungan yang baik dan menguntungkan dengan pelanggan.

Contoh strategi pemasaran produk melalui SEO dan blog adalah dengan merancang website khusus untuk bisnis. Jika Anda kesulitan untuk membuat website sendiri, bisa menggunakan jasa pembuatan website yang merupakan salah satu layanan dari ToffeeDev.

Baca Juga : 5 Strategi Pemasaran Produk yang Efektif

Semoga pembahasan tentang strategi pemasaran produk di atas bisa membantu Anda dalam merancang strategi pemasaran yang efisien dan tentunya tepat sasaran. Jika menemui kesulitan, Anda bisa bekerja sama dengan digital marketing agency seperti ToffeeDev. Bersama tim profesional dan berpengalaman, ToffeeDev akan membantu menyusun strategi pemasaran terbaik untuk produk Anda.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat