Umbrella Branding : Strategi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pernahkah Anda mendengar tentang istilah umbrella branding? Ketika sebuah perusahaan ingin mengembangkan bisnisnya dengan membuat produk-produk lain di bawah satu nama merek atau perusahaan yang sama, maka strategi tersebut termasuk ke dalam umbrella branding.

Strategi ini memanfaatkan kredibilitas perusahaan untuk menarik customer agar membeli atau menggunakan jasa mereka. Semakin tinggi kredibilitas sebuah merek atau perusahaan di mata customer, maka peluang keberhasilannya untuk membuat produk lain juga akan semakin tinggi. Sebagai contoh, mari simak di bawah ini untuk melihat perusahaan dan merek besar apa saja yang melakukan strategi pemasaran umbrella branding.

Baca Juga : Branding Vs Quality Vs ‘Good’ enough

Contoh Perusahaan yang Menggunakan Umbrella Branding

Berikut ini, ada empat contoh perusahaan besar yang menggunakan strategi ini dan tentunya tidak asing lagi bagi Anda, yaitu:

1. Apple

Siapa yang tidak kenal Apple dengan produk-produknya yang selalu kita lihat setiap hari di manapun? Produk jajaran Apple mulai dari iPhone, iPad, Macbook, iOS, Apple Watch, Apple TV, dan masih banyak lagi. Setiap kali Apple meluncurkan produk baru, banyak orang yang berbondong-bondong untuk membeli produknya karena kualitas Apple sudah tidak perlu diragukan lagi sebagai penunjang kebutuhan teknologi semua orang.

2. Kraft

Keju Kraft merupakan salah satu produk produk yang paling sering ditemukan di minimarket ataupun supermarket. Tapi selain dari produk kejunya yang lezat dan sudah dipercaya oleh hampir seluruh keluarga di dunia, Kraft juga mengeluarkan banyak produk seperti salad dressing, mayonnaise, bahkan hingga permen dan produk-produk ini terbukti berhasil dalam melakukan umbrella branding karena sudah memiliki brand loyalty yang didapat dari customer loyal mereka.

3. Adidas

Adidas dengan produk sepatu olahraganya yang sangat terkenal di seluruh belahan dunia juga melakukan umbrella branding dengan mengeluarkan produk-produk sportswear lainnya mulai dari jaket, celana training, kaos olahraga, hingga kaos kaki. Semua orang sudah mengetahui kualitas dari sepatu Adidas sehingga mereka percaya bahwa produk-produk lainnya yang dikeluarkan oleh Adidas sudah pasti memiliki kualitas yang tinggi.

Baca Juga : Retail online terbaik: Strategi yang mereka lakukan dengan optimal?

4. IKEA

Setiap kebutuhan rumah mulai dari furniture, kitchen set, alat-alat kebutuhan rumah tangga, dan lainnya dapat kita cari melalui IKEA. Semua produk tersebut merupakan hasil dari umbrella branding yang digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan IKEA dengan mencari berbagai macam supplier dengan kualitas terbaik untuk menyediakan kebutuhan housing semua orang. 

Kelebihan dan Kekurangan dari Umbrella Branding

Masing-masing strategi bisnis dan marketing pastinya mempunyai kelebihan dan kekurangan, termasuk umbrella branding. Jika Anda sedang memikirkan umbrella branding sebagai tahap selanjutnya untuk mengembangkan bisnis, maka ada kelebihan yang bisa Anda dapatkan, yaitu:

  • Pelanggan tidak akan bosan dengan produk-produk baru yang Anda keluarkan.
  • Citra perusahaan dan merek Anda akan semakin dikenal oleh masyarakat luas.
  • Memberikan dampak kepada produk lama atau produk lainnya yang mungkin belum pernah terdengar oleh orang sehingga menciptakan sebuah butterfly effect.

Umbrella branding tentu dapat meningkatkan penjualan. Namun, ada beberapa kekurangan dari strategi ini, yaitu:

  • Strategi ini dapat gagal apabila citra perusahaan atau merek belum terlalu dikenal oleh banyak orang.
  • Sebuah nilai kredibilitas yang buruk dapat mempengaruhi produk lainnya.
  • Strategi ini hanya dapat atau lebih cocok untuk dilakukan pada produk sejenis (contoh: produk olahan susu dengan pemilihan produk sejenis seperti yogurt, permen susu, keju, es krim, dan lainnya).

Baca Juga : Apa Itu Strategi Diferensiasi Produk dalam Dunia Bisnis?

Itulah sekilas informasi mengenai umbrella branding yang perlu Anda ketahui. Sebagai langkah awal agar nama merek dan perusahaan Anda dapat dikenal oleh masyarakat luas sebelum dapat melakukan umbrella branding, maka Anda dapat mencoba untuk melakukan branding melalui digital marketing dengan membuat konten-konten yang menarik dan mengedukasi masyarakat luas mengenai produk atau jasa yang ditawarkan.

Untuk itu, jika Anda membutuhkan informasi seputar pengembangan bisnis melalui digital marketing, silakan hubungi ToffeeDev sekarang juga yang merupakan salah satu Digital Marketing Agency di Indonesia untuk membuat janji konsultasi bisnis di dunia digital. 

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat