Membangun Company Profile yang Kuat dalam Website Bisnis

Company overview adalah salah satu page dalam suatu website bisnis atau perusahaan. Company overview, selanjutnya disebut company profile berisi informasi umum mengenai suatu perusahaan yang bisa menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya itu, company profile juga bisa menjadi sarana membangun brand loyalty sehingga pengunjung website percaya dengan perusahaan tersebut.

Seringkali kita menemukan company profile dalam bentuk file yang menjadi bagian dari dokumen perusahaan. Kini, company profile dipajang pula di website sebagai sarana marketing dan brand awareness. Tentu saja, pembuatan company profile untuk file dan website jelas berbeda, karena tujuan penulisannya juga berbeda.

Zaman digital seperti ini, baik perusahaan besar maupun rintisan (startup) mulai memiliki website dan media sosial untuk menjangkau calon pelanggan mereka. Digital marketing sudah menjadi pilihan umum bagi setiap perusahaan, terutama sejak pandemi Covid-19 melanda. Profil perusahaan merupakan page yang tidak boleh dilewatkan dalam website bisnis, dan harus dibuat semenarik mungkin sehingga pengunjung pun tertarik pada perusahaan tersebut.

Pahami lebih dalam mengenai pengertian company profile dan cara membuatnya dalam artikel Toffeedev ini.

Pengertian Company Profile

Company profile atau profil perusahaan merupakan gambaran atau informasi singkat mengenai eksistensi suatu perusahaan kepada publik. Company profile bisa digunakan untuk semua jenis badan usaha, termasuk maskapai, firma, perseroan, persekutuan, bahkan rombongan. Bahkan organisasi non-profit pun bisa memiliki company profile dan memasangnya di situs mereka untuk memperkuat brand awareness.

Company profile ini menggambarkan perusahaan secara umum dan tidak melibatkan data-data yang sensitif, terutama kondisi finansial perusahaan. Biasanya, company profile berisi informasi tentang tujuan perusahaan, apa yang dilakukan, bagaimana perusahaan dikenal di publik, dan sejenisnya. Singkatnya, company profile berisi informasi umum perusahaan yang dikisahkan secara holistik atau menyeluruh.

Sejatinya, company profile ini sudah ada dan dibuat dalam business plan saat membangun sebuah perusahaan. Malahan, company profile identik dengan kerangka dalam menjalankan proses bisnis suatu perusahaan, karena mencakup identitas dasarnya, termasuk sejarah, visi dan misi perusahaan, values (nilai) serta produk atau jasa yang diproduksi. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Buat Website Company Profile?

Fungsi Company Profile

Setelah melihat membaca pengertian di atas, bisa dipahami bahwa company profile membawa fungsi dan manfaat yang besar bagi website perusahaan. Ada empat fungsi company profile, yaitu:

1. Meningkatkan Engagement dengan Pelanggan

Memasang company profile di website bisa menciptakan hubungan atau engagement antara perusahaan dengan pelanggan. Dari company profile ini, pelanggan bisa mengenal lebih dalam tentang perusahaan Anda.

Memasang kontak media sosial atau tombol call-to-action (CTA) dalam company profile juga membantu pelanggan untuk berkomunikasi dengan tim call center perusahaan. Terlebih lagi, pelanggan juga menangkap karakteristik penting yang mampu membedakan bisnis Anda dengan kompetitor. Hubungan yang dibangun pun lebih dalam lagi, sehingga mereka semakin percaya untuk menggunakan produk atau layanan bisnis Anda.

Baca Juga: 5 Tips Menulis CTA Efektif untuk Artikel Anda

2. Menjadi Sarana Marketing

Memasang company profile juga bisa menjadi sarana pemasaran (marketing) suatu bisnis secara tidak langsung. Pasalnya, profil perusahaan yang menyediakan produk atau layanan yang ditawarkan bisa menjadi ‘lapak’ untuk menarik perhatian orang lain, apalagi jika website Anda berbentuk e-commerce.

Meskipun terkesan hard-selling, setidaknya calon pelanggan dan pengunjung website tertarik dengan produk atau layanan tersebut. Mereka bisa membaca informasi dan rinciannya dengan teliti sebelum memutuskan untuk membelinya.

3. Memperkuat Brand Awareness

Company profile dalam website bisa menjadi sarana brand awareness apabila dirancang dengan baik. Misalnya, menyebutkan kelebihan, keunikan, atau keunggulan brand atau perusahaan, sehingga profilnya terlihat lebih baik di mata calon pelanggan daripada kompetitor.

Apalagi kalau calon pelanggan kita berupa bisnis serta perusahaan lainnya, dan bisnis menerapkan strategi B2B atau B2C marketing. Memasang company profile juga membuat mereka lebih percaya untuk bekerjasama (partnership) dengan kita dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, company profile juga menciptakan brand story untuk menjalin hubungan dengan pengunjung website.

Baca Juga: Tujuan Strategi Pemasaran terhadap Brand

4. Memberikan Gambaran Umum Perusahaan

Sudah jelas company profile berfungsi untuk memberikan gambaran umum suatu perusahaan. Selama dikemas dengan baik dan menggunakan diksi yang tepat, informasi umum perusahaan tersebut bisa menjadi cerita yang mampu menarik perhatian calon pelanggan.

Daripada hanya menceritakan sejarah perusahaan, ceritakan pula pencapaian yang telah dilakukan. Pencapaian ini macam-macam bentuknya, bisa berupa sertifikasi yang menantang untuk dicapai, penghargaan, proyek dengan klien besar, bahkan apresiasi dari media massa melalui pemberitaan.

Keempat fungsi company profile di atas tidak hanya berguna untuk audiens dan calon pelanggan, tapi juga investor yang ingin menanamkan modalnya di perusahaan Anda. Mereka bisa melihat website perusahaan sekilas untuk mengetahui sejauh mana bisnisnya telah berjalan.

Jasa SEO

Isi Company Profile dalam Website

Sebelum memulai pembuatan company profile, lebih baik kita mengetahui terlebih dulu struktur dan isinya. Profil perusahaan ini dibuat untuk platform website, jadi tidak memerlukan informasi yang terlalu rinci layaknya file company profile dalam dokumen perusahaan. Lagipula, attention span pengunjung website cenderung lebih singkat daripada membaca file-nya secara langsung.

Berikut ini adalah isi company profile yang bisa dimasukkan ke website perusahaan.

1. Informasi Perusahaan

Informasi umum perusahaan yang bisa dimasukkan dalam company profile adalah:

  • nama perusahaan
  • tanggal berdiri
  • sejarah berdirinya perusahaan dan pertumbuhan bisnis (tuliskan saja secara singkat)
  • visi dan misi
  • informasi produk atau jasa yang ditawarkan
  • portofolio klien (bisa buat di page yang terpisah)

2. Rencana Perusahaan di Masa Depan

Menuliskan rencana perusahaan di masa depan sebenarnya lebih bermanfaat bila bisnis Anda bersifat B2B atau B2C. Pasalnya, perusahaan yang punya rencana yang jelas akan menarik target pasar untuk mempertimbangkan kerja sama. Selain itu, mengungkapkan masa depan berarti membuat para investor yakin bahwa bisnis sedang berjalan dengan baik.

3. Informasi Kontak dan Call-To-Action

Sebenarnya, informasi ini bisa saja dipasang di page yang terpisah dari page ‘About Us’. Apabila Anda tetap ingin memasukkan informasi kontak di page company profile, bisa diganti dengan tombol call-to-action (CTA) yang mengarah ke page ‘Contact Us’ sehingga halamannya tidak terlalu panjang saat di-scroll.

Informasi kontak ini bisa berupa alamat, nomor telepon, alamat email, dan media sosial yang dimiliki perusahaan.

Selain informasi penting di atas, Anda juga bisa memasukkan informasi tambahan, seperti foto, mitra atau klien yang sudah bekerja sama, dan jumlah karyawan. Siapa yang tahu, perusahaan Anda bisa menarik minat orang untuk bekerja di dalamnya.

Baca Juga: Kenapa Harus Punya Website Dalam Berbisnis?

Langkah Pembuatan Company Profile

Company profile harus dibuat sebaik mungkin agar mampu menarik perhatian pengunjung website. Selain itu, usahakan pula agar company profile tetap orisinal dan sesuai dengan gaya khas perusahaan. Berikut ini adalah langkah pembuatan company profile untuk page website.

1. Identifikasi Jenis Perusahaan

Company profile harus dibuat berdasarkan jenis perusahaan yang dimiliki. Sebenarnya, tidak ada patokan khusus dalam menentukan jenis perusahaan, jadi Anda bisa menentukan jenis perusahaan Anda berdasarkan produk atau jasa yang ditawarkan, segmentasi pasar, atau berdasarkan values (nilai) yang dibangun.

Selain jenis perusahaan, tentukan juga tujuan pembuatan company profile, apakah untuk menarik perhatian audiens atau perusahaan lainnya sebagai konsumennya. Meskipun company profile memang bertujuan menarik perhatian pengunjungnya, ada perbedaan dalam menulis profil perusahaan untuk klien atau konsumen secara individu.

Apabila sudah paham jenis dan tujuannya, barulah Anda bisa menulis company profile dengan luwes dan mengikuti gaya yang ingin digunakan.

2. Buat Company Profile Seorisinal Mungkin

Langkah berikutnya adalah mulai membuat company profile. Perlu diingat, company profile menggambarkan perusahaan secara umum, jadi harus dibuat seorisinal mungkin, sebab itulah kunci utamanya. Jangan salah, profil perusahaan yang dibuat dengan orisinal juga merupakan keunikan yang membedakan perusahaan Anda dari kompetitor.

Pokoknya, hindari membuat company profile hasil saduran atau parafrase dari website perusahaan lain dan buat outline dari nol. Anda hanya boleh melihat company profile lain untuk dijadikan bahan referensi. Buat saja company profile secara sederhana, tapi orisinal dan mencakup seluruh informasi umum perusahaan.

Lagipula, profil yang orisinal juga menggambarkan identitas perusahaan tersebut, juga terlihat lebih berbobot. Anda pun bisa menggunakan jasa penulis andal yang memiliki kemampuan dalam copywriting.

Baca Juga: 4 Teknik Copywriting Untuk Materi Promosi Anda

3. Buat Outline Company Profile

Outline atau rancangan profil perusahaan harus dibuat sesuai dengan target pengunjung situs Anda. Selain informasi umum, outline profil juga bisa mencakup testimoni dan kontak perusahaan. Testimoni juga bisa dimasukkan ke company profile untuk memberi nilai tambah perusahaan.

Membuat outline tidak hanya memerlukan copywriting yang bagus, tapi juga menonjolkan value perusahaan. Jadi, Anda pun bisa menuliskan visi, misi, dan nilai yang dibangun oleh perusahaan di company profile tersebut, sehingga menghasilkan outline profil perusahaan yang kuat. Bisa juga jadikan company profile sebagai wadah untuk bercerita mengenai sepak terjang perjalanan bisnis Anda secara singkat.

Kombinasi antara copy yang menarik dan value dalam outline profil perusahaan akan menghasilkan tulisan yang berbobot dan mampu menarik perhatian pelanggan. Menyampaikan value juga bisa menjadi keunikan yang menjadi pembeda dengan kompetitor.

4. Lakukan Proofreading sebelum Dipublikasikan

Terakhir, jangan lupa melakukan proofreading sebelum memasang tulisan tersebut ke dalam website. Periksa kembali, apakah company profile yang sudah dibuat sudah sesuai untuk dibaca target pasar kita. Cek pula agar tidak ada typo atau misinformasi dalam tulisan tersebut untuk menghindari risiko di masa depan.

Selain untuk calon konsumen dan audiens, company profile ini bisa menjadi sumber informasi bagi media massa yang ingin mengulas bisnis kita. Penting sekali untuk mengecek kebenaran informasi dalam profil tersebut sehingga tidak ada misinformasi kepada masyarakat. Bila Anda hanya karyawan penulis, cobalah minta bantuan atasan untuk membantu proses proofreading ini.

Apabila sudah sesuai, silahkan pasang company profile tersebut di page website perusahaan Anda. Tentunya, sesuaikan pula dengan desain website yang sudah dibuat sejak awal agar semakin menarik.

Baca Juga: 200 Faktor Ranking Google yang Perlu Anda Ketahui (Part 1)

Bangun Company Overview bersama Toffeedev

Kesimpulannya, page company overview dalam website ini berguna sekali sebagai sarana brand awareness perusahaan, sehingga pengunjung situs pun tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Hanya saja, profil perusahaan di website harus dibuat dengan menarik, dan penulisnya harus menguasai kemampuan copywriting sehingga mampu menggugah hati pengunjung yang membacanya.

Toffeedev juga menyediakan jasa pembuatan website sekaligus memoles company overview Anda sehingga lebih menarik dan orisinal saat dibaca oleh pengunjung. Website pun menjadi senjata andalan bagi perusahaan dalam melakukan strategi digital marketing. Sebagai digital marketing agency di Indonesia, Toffeedev sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia yang bergerak di berbagai sektor ekonomi. Hubungi tim kami segera untuk melakukan kerja sama dengan Toffeedev sebagai partner digital marketing perusahaan Anda.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat