Forecast: Pengertian, Fungsi, Prinsip, dan Contohnya

forecast adalah

Orang-orang yang sudah lama terjun dalam dunia bisnis pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah forecast. Apakah Anda pernah mendengarnya? Forecast adalah suatu proses yang digunakan untuk memprediksi masa depan dengan menggunakan data historis dan model matematika tertentu. 

Proses forecast umumnya digunakan oleh para eksekutif dan manajer bisnis untuk membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat. Buat Anda yang baru saja belajar manajemen bisnis untuk mengambil keputusan maka pastikan simak baik-baik informasi lengkapnya di bawah ini! 

Apa Itu Forecast?

Forecast adalah suatu bentuk peramalan atau prediksi tentang masa depan berdasarkan data dan informasi yang tersedia. Dalam bisnis, forecast sering digunakan sebagai alat untuk membantu pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang. 

Forecast banyak digunakan untuk memperkirakan permintaan pasar, ketersediaan sumber daya, hingga kinerja keuangan perusahaan pada masa yang akan datang. Selain itu forecast sering digunakan sebagai bagian dari proses perencanaan bisnis. 

Tujuan penggunaannya ialah untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang strategis dan taktis agar keberhasilan bisnis dapat terjadi. Dalam melakukan forecast, perusahaan dapat menggunakan berbagai metode. 

Beberapa metode yang umum digunakan contohnya ialah analisis tren, analisis regresi, dan metode ekstrapolasi. Semua metode tersebut didasarkan pada data historis dan informasi yang tersedia untuk memprediksi apa yang mungkin terjadi pada masa mendatang. 

Namun, perlu diingat bahwa hasil forecast tidak selalu akurat dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang sulit diprediksi. Oleh karena itu, perusahaan harus selalu berhati-hati dalam menggunakan hasil forecast untuk membuat keputusan bisnis yang penting.

5 Fungsi Forecast

Seperti yang sudah sempat disebutkan sebelumnya, forecast banyak membantu perusahaan dalam berbagai hal. Beberapa fungsi di antaranya ialah sebagai berikut. 

1. Memprediksi Permintaan Pasar

Forecast bisa digunakan untuk memperkirakan permintaan pasar pada masa yang akan datang. Hal ini jelas membantu perusahaan untuk menyesuaikan produksi dan distribusi produk mereka dengan kebutuhan pasar yang mungkin berubah dari waktu ke waktu. Tindakan memprediksi permintaan pasar sangat berguna agar perusahaan dapat meminimalkan risiko stok tidak terjual atau kekurangan pasokan.

2. Mengidentifikasi Tren Pasar

Forecast juga dapat membantu dalam mengidentifikasi tren pasar supaya perusahaan tidak bingung saat harus mengambil keputusan. Baik itu memanfaatkan peluang atau meminimalkan risiko kerugian, prediksi tersebut membuat langkah perusahaan lebih jelas dari sebelumnya. Nantinya tren pasar yang sudah diketahui dapat membuat perusahaan menyesuaikan strategi bisnis mereka. 

Baca Juga: Apa Itu PABX? Pahami Fungsi dan Cara Kerjanya

3. Mengelola Sumber Daya

Forecast dapat membantu perusahaan dalam mengelola sumber daya mereka, seperti bahan baku, tenaga kerja, atau modal. Saat kebutuhan sumber daya bisa diperkirakan maka perusahaan dapat membuat rencana produksi yang efisien dan menghindari risiko kekurangan sumber daya atau biaya yang tidak perlu.

4. Menentukan Anggaran

Forecast juga bisa digunakan untuk memperkirakan pengeluaran dan pemasukan untuk masa yang akan datang. Perusahaan jadi dapat membuat rencana anggaran yang realistis serta mampu memaksimalkan setiap biaya yang dikeluarkan secara optimal.

5. Mengukur Kinerja

Evaluasi kinerja perusahaan bahkan bisa juga menggunakan forecast. Setiap perusahaan bisa membandingkan data hasil forecast dengan yang aktual sehingga kinerjanya bisa dinilai secara objektif. Apabila hasilnya baik maka perusahaan bisa melanjutkan strategi yang sudah ada sambil menambahkan beberapa inovasi. Namun apabila hasilnya buruk maka perusahaan bisa langsung mengganti strategi agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar.

banner

5 Prinsip Forecast

Saat melakukan forecast, perlu adanya pengaplikasian berbagai prinsip yang mampu membuat hasil akhirnya tetap objektif. Masalahnya tidak jarang hasil analisis jadi melenceng karena pengaruh prinsip yang tidak diperlukan selama proses prediksi. Pastikan Anda memasukkan prinsip-prinsip berikut dalam proses forecast.

1. Data yang Akurat

Data yang digunakan dalam forecast haruslah akurat dan relevan dengan situasi yang sedang dihadapi. Data yang tidak akurat atau tidak relevan dapat menghasilkan forecast yang tidak berguna.

2. Metode yang Tepat

Pemilihan metode yang tepat sangat penting untuk menghasilkan forecast yang akurat. Ada banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan forecast, seperti metode moving average, exponential smoothing, dan regresi linier. Pemilihan metode yang tepat harus didasarkan pada karakteristik data dan tujuan forecast yang ingin dicapai.

Baca Juga: Mengenal SEO Forecasting Tool Sebagai Strategi Optimasi

3. Evaluasi dan Perbaikan

Hasil forecast harus dievaluasi secara berkala dan diperbaiki jika diperlukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hasil forecast tetap akurat dan relevan dengan situasi yang berjalan sekarang.

4. Keterlibatan Tim

Proses forecast harus melibatkan tim yang terdiri dari berbagai departemen atau divisi perusahaan, seperti tim produksi, pemasaran, keuangan, dan lain sebagainya. Hal ini membantu memastikan bahwa data yang digunakan dalam forecast benar-benar akurat, serta memperoleh pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi permintaan pasar.

5. Penggunaan Teknologi

Penggunaan teknologi seperti software forecast dapat membantu meminimalkan risiko human-error. Penggunaan teknologi yang tepat akan membantu perusahaan dalam memproses data yang besar dan kompleks secara lebih mudah dan efektif.

6 Jenis Forecast

Forecast terbagi menjadi beberapa jenis yang bisa Anda manfaatkan untuk memprediksi berbagai macam hal seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ada forecast untuk penjualan, keuangan, produksi, dan lain sebagainya. 

1. Sales Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi penjualan suatu produk atau jasa pada masa depan. Sales forecast sangat penting untuk perencanaan bisnis, termasuk dalam mengatur stok dan produksi.

2. Financial Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi kinerja keuangan perusahaan pada masa depan, termasuk pendapatan, biaya, dan laba. Financial forecast penting dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan investasi.

3. Production Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi jumlah produksi yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar pada masa mendatang. Production forecast penting untuk mengatur persediaan bahan baku dan memastikan bagian produksi dapat memenuhi permintaan pasar.

Baca Juga: Apa Itu Forecasting? Pahami Metode dan Contohnya Bagi Bisnis

4. Workforce Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi kebutuhan tenaga kerja pada masa depan. Workforce forecast penting dalam perencanaan sumber daya manusia, termasuk dalam mengatur rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan.

5. Technology Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi perkembangan teknologi pada masa depan dan dampaknya terhadap bisnis. Technology forecast penting dalam perencanaan strategis dan inovasi produk atau jasa.

6. Demand Forecast

Jenis forecast ini digunakan untuk memprediksi permintaan pasar pada masa depan. Demand forecast penting untuk mengatur produksi, stok, dan pemasaran produk atau jasa.

Dalam bisnis, forecast adalah hal yang sangat penting untuk digunakan dalam perencanaan strategi yang lebih baik bagi perusahaan. Berbicara soal strategi bisnis, ToffeeDev dapat menjadi mitra kerja yang mampu mengembangkan bisnis Anda dalam media digital. 

ToffeeDev bisa membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Sebagai salah satu digital marketing agency terbaik, ToffeeDev memiliki tim ahli yang terus memantau tren terbaru dalam pemasaran digital dan memastikan bahwa bisnis Anda tetap berada di atas game

Jadi, jika Anda ingin meningkatkan bisnis dan mencapai hasil yang lebih baik, hubungi ToffeeDev sekarang juga!

Share this post :

Toffeedev’s Pick