Online Advertising Adalah Salah Satu Strategi Pemasaran Paling Efektif

Saat ini siapa lagi yang tidak kenal dengan periklanan? Ke mana pun kita pergi pasti kita melihat papan iklan yang besar seperti baliho, banner atau spanduk, dan iklan yang ada di setiap social media yang kita gunakan. Iklan seolah telah ada sejak dimulainya peradaban manusia dan menjadi bagian dari kehidupan manusia di bumi ini. Apalagi di saat ini, dimana teknologi sedang sangat berkembang yang membuat kegiatan periklanan semakin mudah dan efektif. Iklan juga semakin dekat dengan kita yakni hanya dalam genggaman tangan kita. Maksudnya ialah lewat smartphone kita. Iklan yang ada di dalam HP kita merupakan iklan yang termasuk online advertising. Jadi apa itu online advertising? Secara sederhana, online advertising adalah iklan yang biasanya sering Anda lihat saat Anda membuka social media atau saat Anda membuka suatu website.

Online advertising hanya salah satu bagian dari jenis-jenis advertising lainnya yang ada dan digunakan saat ini. Online advertising memang menjadi salah satu strategi efektif untuk melakukan promosi suatu produk. Namun tidak hanya digunakan dalam bisnis, online advertising juga sering digunakan oleh kalangan tertentu untuk membantu menyadarkan dan menghimbau masyarakat akan suatu informasi penting. Misalnya iklan ini digunakan untuk memberitahu masyarakat Indonesia agar lebih aware terhadap bahaya Covid-19 dan mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat pergi ke luar rumah. 

Pada artikel ini ToffeeDev akan mengajak Anda untuk lebih lagi mendalami mengenai dunia advertising, khususnya online advertising. Kami akan mengajak Anda mengerti apa itu advertising, segala jenisnya, manfaat saat kita menggunakannya dan bagaimana cara melakukannya. Simak semua informasi berikut sampai akhir untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh.

Sekilas Sejarah Advertising

Advertising adalah sebuah teknik atau metode untuk membawa produk barang, jasa dan opini ke dalam suatu media atau platform yang memiliki tujuan agar masyarakat mengetahui kehadiran produk tersebut dan mengajak mereka untuk merespon apa yang dipasarkan. Iklan digunakan supaya orang yang membacanya tertarik akan apa yang sedang diiklankan. Meskipun dapat digunakan sebagai alat untuk menghimbau masyarakat tentang suatu informasi penting, iklan lebih sering digunakan untuk memasarkan produk-produk yang dijual oleh para pebisnis. Iklan memang menjadi cara yang sangat efektif untuk mengenalkan produk barang dan jasa kepada masyarakat luas. 

Namun tahukah Anda bahwa iklan bukan strategi yang baru muncul 10 – 20 tahun yang lalu, melainkan sudah ada sejak manusia ada. Bentuk awal iklan adalah “word of mouth” atau yang biasa kita kenal dengan iklan dari mulut ke mulut. Misalnya, jika ada barang bagus yang kita gunakan, kita pasti akan memberi tahu teman-teman dan orang disekeliling kita untuk mencoba produk yang sama agar mendapatkan manfaat yang sama dengan kita. Lalu pada abad ke-15 dan ke-16 barulah iklan diperkenalkan dalam bentuk media cetak yakni dalam percetakan koran.  

Saat kemudian muncul agensi periklanan pertama, layanan yang diberikan hanyalah space bagi perusahaan bisnis untuk mengiklankan materinya pada media-media yang ada. Jadi materi yang dipublish adalah materi yang disediakan oleh perusahaan masing-masing. Namun saat ini kita dapat melihat bahwa pelayanan yang diberikan oleh agensi periklanan sudah semakin berkembang. Layanan yang diberikan saat ini merambah pada pembuatan tulisan dan desain yang nantinya akan dipublish. Bahkan saat ini terus berkembang sampai ke media mana saja materi iklan tersebut akan dipublish. 

Saat ini agensi periklanan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk memudahkan para pemilik bisnis, seperti melakukan konsultasi dan diskusi terkait media mana saja yang cocok untuk menarik perhatian dari target audience tertentu. Media yang dapat digunakan untuk periklanan saat ini juga semakin beragam. Tidak hanya koran dan majalah tetapi juga televisi dan radio hingga social media yang kita gunakan sehari-hari. Dengan ini kita jadi mengetahui bahwa dalam industri periklanan, strategi yang digunakan di dalamnya tidak hanya satu melainkan ada beberapa jenis yang dapat dipilih oleh pebisnis. Berikut ini adalah jenis-jenis dari advertising.

Baca Juga: Apa Itu Strategi Diferensiasi Produk dalam Dunia Bisnis?

Jenis-jenis Advertising Berdasarkan Media yang Digunakan

1. Iklan Media Cetak

Seperti namanya, iklan media cetak adalah iklan yang yang memasarkan produknya dengan menggunakan media yang sudah diprint atau dicetak dalam sebuah kertas seperti halnya koran dan majalah. Iklan ini bisa kita katakan sebagai iklan generasi pertama, dimana semua orang saat itu masih membutuhkan koran untuk dibaca setiap pagi agar mereka dapat mengetahui berita terkini. Koran juga digunakan untuk mencari informasi penting lainnya seperti iklan lowongan pekerjaan. Saat ini penggunaan iklan pada media cetak mungkin tidak lagi diminati banyak pebisnis karena sudah ada strategi yang lebih efektif. Akan tetapi eksistensinya tetap ada dan masih digunakan oleh beberapa pebisnis untuk menjangkau orang-orang yang masih lebih memilih media cetak daripada media lainnya. 

Baca Juga: Cari Tahu Perbedaan Iklan Media Cetak dan Elektronik

2. Iklan Televisi

Tentu saja iklan ini menggunakan televisi sebagai medianya. Periklanan melalui televisi juga sangat diminati oleh beberapa kalangan. Meskipun sudah banyak media efektif yang baru muncul, namun iklan menggunakan televisi tetap diminati oleh beberapa produk untuk mempromosikan bisnisnya. Untuk dapat memasang iklan Anda di dalam suatu saluran televisi, Anda harus menyiapkan dana yang lumayan besar dan materi menarik yang singkat. Hal ini dikarenakan harga yang dikenakan untuk 1x iklan Anda muncul di televisi terbilang mahal. Durasi yang diberikan juga sedikit, hanya 30 detik hingga 1 menit.

3. Iklan Audio

Iklan audio adalah iklan yang hanya dapat kita dengarkan suaranya dalam media tertentu seperti radio dan podcast. Beriklan melalui media audio sangat cocok jika target audience Anda adalah mereka yang mayoritas merupakan seorang pekerja yang menghabiskan banyak waktunya di jalanan untuk pergi meeting atau ke kantor. Apalagi mereka yang sangat sibuk sehingga tidak lagi sempat untuk membaca berita di koran dan majalah atau tidak sempat untuk menonton televisi. Saat ini, semakin banyak orang yang menggunakan waktu mereka di jalan sambil mendengarkan podcast bermanfaat yang menambah wawasan mereka. Dengan begitu selipan iklan yang ada di podcast-podcast tersebut akan membantu Anda menjangkau lebih banyak orang. 

Baca Juga: Inilah Cara Membuat Iklan Yang Menarik

4. Iklan Outdoor

Iklan outdoor atau iklan luar ruangan merupakan iklan yang biasanya dipasang di jalan-jalan yang akan dilewati oleh banyak orang. Pemasangan iklan di jalan-jalan masih sangat sering kita temui seperti baliho besar yang biasanya ada di jalan tol, dan spanduk-spanduk yang terdapat di pinggir jalan. Iklan outdoor ini juga bisa berupa iklan yang berada di LCD gedung-gedung tinggi di perkotaan. Penggunaan iklan ini akan sangat cocok Anda gunakan untuk menargetkan audience Anda yang selalu berada di luar rumah.

5. Product Placement

Iklan satu ini memiliki daya tariknya sendiri dan masih digunakan sampai saat ini. Jika Anda merupakan salah satu dari ratusan orang yang gemar menonton K-drama, maka Anda pasti menyadari bahwa salah satu produk Indonesia yakni permen Kopiko muncul di salah satu adegan dalam drama Vincenzo. Kemunculan permen Kopiko inilah yang disebut dengan product placement. Intinya jenis periklanan product placement, merupakan iklan yang menggunakan film sebagai sarananya. Iklan ini digunakan dengan cara memasukkan suatu produk barang atau jasa dalam sebuah adegan film tanpa menjelaskan kegunaan atau tujuan dari produk tersebut. 

6. Iklan Online

Iklan online atau online advertising adalah iklan yang dilakukan dengan menggunakan website, platform-platform online dan juga social media. Iklan ini terbilang baru, namun semakin banyak digunakan dan semakin berkembang mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai online advertising, simak di bawah ini.

Jasa SEO

Apa Itu Online Advertising?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya online advertising adalah iklan yang menggunakan platform media secara online. Lebih jelasnya semua media pemasaran yang dijalankan dengan menggunakan internet adalah online advertising. Hal ini berarti termasuk e-mail yang kita gunakan untuk mengirim pesan. Online advertising sangat efektif digunakan karena Anda dapat melakukan banyak penyesuaian seperti menyesuaikan budget yang sesuai dengan ‘kantong’ dan menyesuaikan target audience Anda. Penyesuaian yang dimaksudkan adalah penyesuaian seperti umur dan gender. Lalu Anda juga bisa menyesuaikan tujuan dari iklan yang Anda buat, apakah iklan tersebut untuk mendapatkan lebih banyak traffic pada website atau lebih banyak traffic di akun social media Anda. 

Baca Juga: 7 Kesalahan dalam Iklan yang Harus Dihindari

Kegunaan Online Advertising 

Jadi sebenarnya mengapa jenis ini sangat diminati oleh para pebisnis sampai akhirnya terus berkembang hingga hari ini? Tentu saja karena iklan khususnya online advertising memiliki manfaat yang sangat berdampak dalam aspek bisnis. Berikut adalah beberapa kegunaan menggunakan online advertising.

1. Harga Lebih Terjangkau

Harga untuk membayar iklan secara online dapat dikatakan jauh lebih murah dari jenis iklan lainnya. Online advertising dapat Anda sesuaikan dengan budget yang Anda miliki jadi Anda tidak perlu khawatir dengan biayanya. Terdapat berbagai macam variasi harga yang dapat Anda pilih, tergantung pada fitur atau package mana yang Anda ingin gunakan untuk produk Anda. Jangka waktu untuk menggunakan iklan ini juga sangat flexible, semuanya benar-benar bergantung pada kebutuhan Anda saat ingin memasarkan produk Anda.

2. Menjangkau Lebih Banyak Orang

Dengan internet yang bisa diakses oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan, jangkauan orang yang dapat dijangkau juga sangat luas. Jika Anda menggunakan iklan pada social media misalnya, Anda dapat menjangkau siapapun pada daerah atau negara mana pun. Seperti kita tahu bahwa teknologi yang berkembang saat ini membuat negara yang satu dengan yang lain seolah tidak lagi memiliki border. Kita bisa melakukan penjualan langsung kepada setiap individu seolah kita sedang melakukan business trip, padahal kita sedang melakukannya dari rumah kita atau tempat kita bekerja. Alasan inilah yang membuat banyak perusahaan mengambil strategi pemasaran produk mereka dengan mengiklankannya di platform online karena strategi ini sangat dekat dengan target audience mereka. 

Baca Juga: Jenis-jenis Promosi Dalam Dunia Bisnis

3. Dapat Mengukur Kesuksesan dan Kegagalan

Dengan adanya goal dan penyesuaian target audience pada online advertising, Anda jadi bisa melihat apakah strategi-strategi pemasaran iklan yang Anda jalankan berhasil atau gagal. Hal ini dapat dilihat dari laporan harian, mingguan dan bulanan yang telah disediakan oleh platform-platform online yang Anda gunakan. Selain itu penggunaan iklan secara online memungkinkan Anda untuk melakukan tes percobaan pada strategi yang Anda pilih. Tes percobaan yang dimaksudkan adalah Anda dapat menerapkan strategi pilihan Anda dalam waktu yang singkat terlebih dahulu untuk melihat hasil dari strategi yang Anda pilih. 

Misalnya Anda menggunakan iklan berbayar pada social media Instagram, Anda dapat mengaturnya dalam jangka waktu yang paling singkat. Untuk contoh ini, andaikan Anda memilih akan mengiklankan produk Anda dalam waktu 7 hari. Selama 7 hari ini Anda jadi bisa melihat apakah goal yang sudah Anda tentukan tadi akan memperlihatkan hasil yang positif atau negatif. Jadi jika strategi pemasaran tersebut gagal, Anda tidak harus kehilangan uang lebih banyak. Dengan begitu keputusan-keputusan yang genting dapat langsung diambil saat ada strategi yang tidak berhasil. 

4. Tepat Sasaran

Kegunaan yang juga tidak kalah pentingnya ialah bahwa online advertising membuat target yang telah dibuat dapat mengenai sasaran dengan tepat. Akibat penyesuaian-penyesuaian yang dapat dilakukan, maka goal yang sudah ditetapkan jadi sangat mungkin untuk Anda capai. Online advertising sebenarnya juga memudahkan Anda dalam mengenali target audience yang sesungguhnya dari produk Anda. 

Misalnya jika Anda sudah menentukan strategi pemasaran untuk target audience A, namun pemasaran tersebut ternyata membuat target audience B yang membeli produk Anda. Dengan begitu Anda jadi mengetahui bahwa ternyata audience B yang lebih tertarik pada produk Anda dan lebih tepat menggunakan strategi tersebut untuk karakteristik dari audience B daripada audience A. Menggunakan online advertising memudahkan Anda dalam menggunakan strategi atau format yang berbeda-beda sesuai dengan target audience Anda. Anda jadi dapat membagi-bagi target audience yang ingin Anda jangkau dengan sangat efektif karena setiap strategi sudah diatur sesuai dengan audience masing-masing.

Baca Juga: Manfaat Facebook Ads untuk Bisnis

5. Kecepatan

Untuk mengiklankan materi Anda, Anda tidak membutuhkan waktu yang lama. Dengan menggunakan online advertising, Anda jadi tidak perlu menunggu jadwal dari agensi iklan seperti halnya saat Anda ingin memasang baliho atau banner di jalanan. Anda tinggal menentukan jadwal Anda sendiri saat ingin menayangkan iklan Anda secara online. Selain itu jika ada informasi terbaru mengenai produk Anda yang ingin Anda ubah dari iklan sebelumnya yang telah ditayangkan, Anda dapat mengubahnya dengan waktu yang sangat singkat. Jadi iklan yang Anda tayangkan merupakan iklan yang paling up-to-date bagi target audience Anda.

6. Beragam Jenis Format Iklan

Jika pada iklan outdoor Anda hanya dapat menggunakan format foto atau tulisan. Berbeda halnya dalam online advertising, di sini Anda dapat memilih berbagai jenis format yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Video, audio, foto, tulisan, dan tautan lainnya dapat Anda gunakan sesuai dengan target audience yang Anda miliki.

Jenis-jenis Online Advertising

1. Social Media Ads

Jenis iklan yang satu ini tidak perlu dipertanyakan atau diragukan lagi. Saat ini beriklan di social media merupakan strategi paling hangat, yang sering digunakan untuk mempromosikan barang atau jasa yang Anda miliki. Dengan jutaan pengguna social media yang terus bertambah setiap tahunnya, Anda tentu tidak ingin melewati strategi periklanan menggunakan social media. Banyak pengguna berarti periklanan yang Anda lakukan akan dapat menjangkau orang yang sangat banyak dan itu berarti periklanan Anda dilakukan dengan sangat efektif sesuai dengan rencana Anda. 

Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Biaya Instagram Ads untuk Promosi Bisnis Anda!

2. Display Ads

Online advertising satu ini dapat Anda lihat saat Anda membuka sebuah website. Biasanya display ads muncul dalam beberapa bentuk pada bagian kiri, kanan, atas dan bawah sebuah website. Berikut adalah jenis-jenis display ads:

  1. Static Images: iklan berbentuk banner kotak. Iklan jenis ini dapat Anda temukan saat Anda membaca sebuah artikel pada blog-blog tertentu. 
  2. Pop-up: iklan yang muncul dengan tampilan tab baru saat Anda sedang membuka suatu website. 
  3. Video: konten iklan yang muncul dalam bentuk video singkat yang akan langsung terputar begitu Anda masuk pada suatu website. Biasanya Anda akan menemukan jenis ini pada website-website berita. 

Tarif dari display ads juga biasanya berbeda-beda, tergantung pada situs mana yang Anda gunakan untuk memasarkan produk Anda. Jadi Anda bisa menyesuaikannya dengan budget yang Anda miliki. 

3. Search Engine Marketing (SEM)

SEM merupakan strategi iklan berbayar yang menggunakan keyword dalam membantu memasarkan bisnis Anda. Iklan jenis ini umumnya digunakan jika Anda memiliki website. SEM akan membantu website Anda untuk muncul pada halaman bagian pertama dalam mesin pencarian. 

4. Native Ads

Native ads adalah jenis iklan yang akan banyak Anda temukan dalam artikel-artikel saat Anda sedang membaca informasi. Misalnya saat Anda mencari “apa itu SEO?”, lalu Anda memilih suatu website yang akan Anda baca supaya Anda jadi lebih mengerti tentang SEO. Pada akhir dari artikel tersebut Anda akan menemukan tulisan seperti “kunjungi website kami sekarang juga untuk jasa SEO yang Anda cari”. Kalimat seperti inilah yang disebut dengan native ads. Jenis iklan ini sangat sering digunakan karena bentuknya yang sangat menyatu dengan konteks dari artikel yang ada, sehingga dalam promosinya iklan ini tidak terasa seperti jualan tetapi lebih seperti advice yang diberikan oleh seorang teman.

Baca Juga: Manfaat Digital Marketing Dalam Bisnis Anda

5. Video Ads

Memasarkan produk Anda melalui iklan dengan konten video juga merupakan jenis yang diminati karena saat ini orang-orang lebih suka menonton video daripada membaca tulisan yang panjang. Iklan jenis ini dapat Anda temukan saat menggunakan platform video seperti YouTube dan Dailymotion. Misalnya saat Anda mengetik keyword dari informasi yang Anda cari pada platform YouTube, biasanya akan muncul 2-3 video yang bertuliskan “Ad”. Jika ada tulisan tersebut maka video-video tersebut menggunakan iklan berbayar. 

6. E-mail Ads

Siapa sangka e-mail menjadi salah satu tempat untuk memasarkan produk? Namun hal ini memang benar dilakukan oleh beberapa perusahaan khususnya yang menawarkan produk jasa. Biasanya mereka mengirimkan e-mail kepada Anda untuk memberitahukan produk terbaru dari bisnis mereka. Newsletter juga merupakan salah satu bentuk promosi secara tidak langsung yang sangat sering digunakan. 

Bisa jadi Anda merasa kebingungan dengan jenis iklan yang satu ini, Anda merasa tidak pernah sign-up untuk newsletter dari suatu produk tetapi e-mail dari produk tersebut terus masuk ke dalam e-mail Anda. Ini disebabkan oleh website yang sebenarnya pernah kita kunjungi, lalu ada tulisan untuk subscribe yang biasanya harus Anda pilih supaya bisa melanjutkan pencarian informasi Anda dalam website tersebut.

Baca Juga: 10 Keunggulan Email Marketing untuk Bisnis

Tips Menggunakan Online Advertising

1. Tentukan Target Audience Anda

Mengetahui dan mengenali siapa target audience Anda adalah langkah awal yang sangat krusial. Target audience penting diketahui karena merekalah yang akan menentukan keberhasilan dari periklanan yang Anda lakukan. Jika Anda salah mengenal audience Anda, maka goal yang telah Anda tetapkan bisa jadi tidak akan pernah dicapai. Carilah informasi mengenai setiap karakteristik mengenai audience Anda. Semakin banyak informasi yang dapat Anda kumpulkan, akan membuat strategi yang Anda gunakan semakin efektif. Menentukan siapa audience Anda yang sesungguhnya sama pentingnya seperti menentukan strategi pemasaran yang tepat. 

Jika Anda sudah mengetahui siapa target audience Anda, tentu pembuatan konten juga akan lebih mudah dan tepat sasaran. Pesan dari konten yang Anda buat juga akan sampai kepada audience. Dengan begitu strategi pemasaran Anda akan berjalan efektif dan juga efisien. Tidak hanya efektif dan efisien dalam waktu tetapi juga uang yang harus Anda keluarkan. Mengetahui audience Anda akan membuat produk Anda dikenal oleh orang-orang yang memang membutuhkan produk Anda. 

Selain itu dana yang Anda keluarkan memang sudah tepat untuk menjangkau orang-orang yang benar, bukan orang yang salah yang tidak membutuhkan produk Anda. Jika Anda bingung bagaimana cara menentukan target audience Anda, cara paling mudah untuk mendefinisikannya adalah dengan melakukan analisis audience yang dimiliki oleh kompetitor bisnis Anda. 

Analisis setiap akun social media dan website yang dimiliki oleh kompetitor Anda. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin, dengan begitu Anda akan mengetahui target audience yang tepat bagi produk yang Anda jual. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai apa itu target audience dan semua hal yang perlu Anda ketahui dapat Anda baca di sini.

2. Tentukan Goal yang Ingin Anda Capai

Sebelum mulai memilih strategi iklan yang akan Anda pilih, pastikan bahwa goal yang telah Anda buat adalah goal yang realistis dan dapat dicapai. Tinjau ulang goal Anda apakah sudah sesuai dengan target audience dan posisi bisnis Anda saat ini. Tentukan Jenis online advertising yang akan digunakan Jika Anda sudah mengetahui audience Anda, kini saatnya menggunakan semua informasi yang telah berhasil Anda kumpulkan untuk menentukan jenis iklan yang Anda gunakan supaya dapat mengenai sasaran dengan tepat. Gunakan jenis yang sesuai dengan karakteristik dan perilaku audience Anda. 

Baca Juga: Cara Menyusun Framework Strategi Digital Marketing untuk Bisnis

3. Lakukan Percobaan

Jangan lupa untuk melakukan percobaan terlebih dulu sebelum Anda menetapkan strategi yang paling tepat. Lihat dulu hasil dari percobaan Anda, apakah strategi tersebut membawa hasil yang positif atau negatif. Catat dan teliti strategi yang Anda coba setiap hari, lalu simpulkan pada akhir dari percobaan Anda apakah strategi tersebut layak untuk Anda gunakan lebih lanjut atau tidak.

4. Evaluasi

Jika Anda sudah melakukan percobaan dan sudah mulai mengeksekusi strategi online advertising tersebut, jangan lupa untuk melakukan evaluasi terhadap strategi yang telah Anda lakukan. Analisis hasilnya dan bandingkan dengan data-data yang Anda miliki sebelumnya. Meskipun Anda sudah melakukan percobaan, namun percobaan tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang singkat, jadi bisa saja hasil akhir yang diakibatkan dari strategi tersebut berbeda saat Anda melakukannya dalam waktu yang pendek dan panjang. Pastikan untuk melakukan evaluasi pada setiap strategi yang Anda lakukan jika Anda menggunakan beberapa jenis iklan online. Dengan melakukan evaluasi pada setiap jenis iklan, Anda akan mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh terkait bisnis Anda. 

Baca Juga: Mengenal Profesi Digital Marketing Specialist

Beberapa Hal yang Perlu Anda Perhatikan

1. Banyaknya Penipuan

Meskipun online advertising terlihat sangat menjanjikan, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam penggunaannya. Hal ini dikarenakan masih saja ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab saat mereka menggunakan iklan. Terdapat banyak penipuan dan tindakan ilegal lainnya dari mereka yang ingin mendapatkan keuntungan dengan cepat. Ingatlah bahwa setiap proses membutuhkan waktu yang tidak sebentar, oleh karena itu jangan melewatkan setiap tahapan dan proses yang ada hanya demi keuntungan besar semata. Biasanya apa yang cepat datang, cepat juga untuk pergi. 

2. Pemblokiran Iklan

Saat ini banyak browser yang sudah langsung melakukan blokir pada iklan-iklan tertentu. Pemblokiran iklan adalah teknologi yang telah berhasil dikembangkan yang berupa program perangkat lunak atau add-on. Jika target audience Anda dapat menggunakan add-on ini pada browser mereka dan saat mereka menggunakannya kemungkinan besar iklan yang Anda pasang menjadi tidak terlihat dan target Anda jadi tidak bisa dijangkau. 

3. Do Not Track Option

Dalam beberapa browser, pengguna dapat memilih untuk menyembunyikan informasi tentang diri mereka saat mereka melakukan penelusuran dalam internet. Fitur ini dinamakan “InCognito”. Jika pengguna memilih fitur ini, maka orang tersebut dapat menelusuri semua hal dalam internet secara anonymous atau tidak diketahui. Hal ini berlaku pada semua situs yang pengguna kunjungi, sehingga Anda tidak dapat menggunakan cookie untuk menayangkan iklan pada pengguna yang menjadi target audience Anda. 

4. Kepercayaan Berkurang

Dengan adanya praktik penipuan yang terjadi, hal ini membuat banyak iklan yang sebenarnya dapat menjangkau banyak orang menjadi tidak berhasil. Kepercayaan target audience Anda pada iklan-iklan yang beredar bisa jadi sudah tidak ada lagi akibat perilaku penipuan yang sering digunakan. Hal ini tentu saja bukan salah Anda, namun jika itu terjadi pada Anda coba pikirkan ulang kembali strategi yang ingin Anda gunakan. 

Jangan sampai uang yang sudah Anda keluarkan untuk memasang iklan justru akan habis dengan tidak menghasilkan apa-apa. Jika begini, maka ada baiknya Anda mengganti jenis iklan yang Anda gunakan dengan jenis iklan lainnya yang lebih mendapat kepercayaan dari target audience Anda. Misalnya gunakan jenis iklan social media yang saat ini lebih dapat dipercaya oleh audience. 

Baca Juga: Branding Vs Quality Vs ‘Good’ enough

Menggunakan iklan sebagai salah satu strategi dalam pemasaran Anda sangat baik untuk dilakukan khususnya iklan secara online. Online advertising memang merupakan cara yang sangat efektif untuk mempromosikan produk Anda, semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Sebelum mulai melakukannya, pastikan Anda mengenali setiap keuntungan dan juga resiko dari setiap strategi yang akan Anda gunakan. Jika Anda memerlukan penulisan materi dan konten secara SEO friendly, Anda dapat menggunakan Jasa dari ToffeeDev. Kami menyediakan jasa SEO terbaik untuk bisnis Anda. Feel free untuk bertanya dan berkonsultasi pada tim kami, Anda bisa klik di sini. Untuk informasi selengkapnya mengenai jasa dari ToffeeDev, Anda dapat mengunjungi website kami di sini.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat